Waspadai Upaya Pemekaran Wilayah di Jabar

BANDUNG, (PRLM).- Masyarakat lokal di Jabar diingatkan agar berhati-hati menyikapi gencarnya keinginan sejumlah pihak untuk melakukan pemekaran wilayah. Berbagai upaya pemekaran wilayah di Jabar dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dalam skala besar, dan patut dicurigai sebagai upaya menimbulkan perpecahan di antara masyarakat lokal, khususnya orang Sunda.

Wakil Ketua Legiun Veteran Jabar, HR Wikusumah, di Bandung, Jumat (29/5)mengatakan, dari berbagai pengalaman diketahui, bahwa pihak-pihak yang bernafsu melakukan pemekaran wilayah di Jabar, sebenarnya kelompok pendatang yang menggunakan "boneka" sebagian tokoh masyarakat lokal serta elit politik setempat.

Padahal sudah terbukti, pemekaran-pemakaran wilayah di Jabar pada akhirnya hanya menyuburkan kehadiran kaum pendatang, seperti dicontohkan di Banten, Kab. Bandung Barat, Tangerang Selatan, yang diingatkan agar jangan terulang lagi melalui keinginan pembentukan Kab. Pangandaran, Kab. Bogor Barat, Garut Selatan, Kab. Jampang Mandiri, Kota Cipanas, dll.

"Banyak pihak luar yang mengincar potensi dan sumber kekayaan masyarakat Jabar, seperti halnya di bagian Selatan yang sejak lama ada upaya pihak asing untuk mengeksploitasi sumber pertambangan. Akan sangat besar kerugian yang dialami masyarakat lokal Jabar, jika daerah mereka banyak dirusak dengan kedok pemekaran wilayah, padahal nyatanya hanya sebagai upaya eksploitasi," katanya. (A-81/das)***

Baca Juga

42 Pengedar Narkoba Ditangkap

DEPOK, (PR).- Sebanyak 42 pengedar narkoba jenis sabu dan ganja ditangkap aparat Kepolisian Resort Kota Depok selama Mei 2016. Polisi menyita sabu seberat 49,66 gram dan ganja 1,906 gram.

Ribuan Warga Ikuti Tarhib Ramadan

SUKABUMI, (PR).- Ribuan warga Kota Sukabumi, turun kejalan menggelar pawai taaruf Tarhib Ramadhan 1437, Sabtu, 4 Juni 2016. Kegiatan yang melintasi halaman Balaikota Sukabumi sempat mengundang perhatian warga lainnya.