Waspadai Upaya Pemekaran Wilayah di Jabar

BANDUNG, (PRLM).- Masyarakat lokal di Jabar diingatkan agar berhati-hati menyikapi gencarnya keinginan sejumlah pihak untuk melakukan pemekaran wilayah. Berbagai upaya pemekaran wilayah di Jabar dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dalam skala besar, dan patut dicurigai sebagai upaya menimbulkan perpecahan di antara masyarakat lokal, khususnya orang Sunda.

Wakil Ketua Legiun Veteran Jabar, HR Wikusumah, di Bandung, Jumat (29/5)mengatakan, dari berbagai pengalaman diketahui, bahwa pihak-pihak yang bernafsu melakukan pemekaran wilayah di Jabar, sebenarnya kelompok pendatang yang menggunakan "boneka" sebagian tokoh masyarakat lokal serta elit politik setempat.

Padahal sudah terbukti, pemekaran-pemakaran wilayah di Jabar pada akhirnya hanya menyuburkan kehadiran kaum pendatang, seperti dicontohkan di Banten, Kab. Bandung Barat, Tangerang Selatan, yang diingatkan agar jangan terulang lagi melalui keinginan pembentukan Kab. Pangandaran, Kab. Bogor Barat, Garut Selatan, Kab. Jampang Mandiri, Kota Cipanas, dll.

"Banyak pihak luar yang mengincar potensi dan sumber kekayaan masyarakat Jabar, seperti halnya di bagian Selatan yang sejak lama ada upaya pihak asing untuk mengeksploitasi sumber pertambangan. Akan sangat besar kerugian yang dialami masyarakat lokal Jabar, jika daerah mereka banyak dirusak dengan kedok pemekaran wilayah, padahal nyatanya hanya sebagai upaya eksploitasi," katanya. (A-81/das)***

Baca Juga

2 Utusan Dubes AS Gali Informasi Soal BIJB Kertajati

MAJALENGKA,(PR).- Dua utusan Konsuler Officer US Embassy, Jakarta datangi Pemerintah Kabupaten Majalengka menanyakan manfaat keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati serta dampak bagi perkembangan ekonomi di Majalengka serta Cirebon, Rabu, 21 Desember 2016.

PDAM Tirta Anom Kembalikan 600 Pelanggan

BANJAR,(PR).- Sebanyak 600 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anom , Kota Banjar yang berada di di wilayah Kecamatan Cisaga, dikembalikan kepada PDAM Tirta Galuh, Ciamis.