Waspadai Upaya Pemekaran Wilayah di Jabar

BANDUNG, (PRLM).- Masyarakat lokal di Jabar diingatkan agar berhati-hati menyikapi gencarnya keinginan sejumlah pihak untuk melakukan pemekaran wilayah. Berbagai upaya pemekaran wilayah di Jabar dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dalam skala besar, dan patut dicurigai sebagai upaya menimbulkan perpecahan di antara masyarakat lokal, khususnya orang Sunda.

Wakil Ketua Legiun Veteran Jabar, HR Wikusumah, di Bandung, Jumat (29/5)mengatakan, dari berbagai pengalaman diketahui, bahwa pihak-pihak yang bernafsu melakukan pemekaran wilayah di Jabar, sebenarnya kelompok pendatang yang menggunakan "boneka" sebagian tokoh masyarakat lokal serta elit politik setempat.

Padahal sudah terbukti, pemekaran-pemakaran wilayah di Jabar pada akhirnya hanya menyuburkan kehadiran kaum pendatang, seperti dicontohkan di Banten, Kab. Bandung Barat, Tangerang Selatan, yang diingatkan agar jangan terulang lagi melalui keinginan pembentukan Kab. Pangandaran, Kab. Bogor Barat, Garut Selatan, Kab. Jampang Mandiri, Kota Cipanas, dll.

"Banyak pihak luar yang mengincar potensi dan sumber kekayaan masyarakat Jabar, seperti halnya di bagian Selatan yang sejak lama ada upaya pihak asing untuk mengeksploitasi sumber pertambangan. Akan sangat besar kerugian yang dialami masyarakat lokal Jabar, jika daerah mereka banyak dirusak dengan kedok pemekaran wilayah, padahal nyatanya hanya sebagai upaya eksploitasi," katanya. (A-81/das)***

Baca Juga

50 Veteran Dapat Paket Sembako

SUBANG, (PR).- Sebanyak 50 veteran di Kabupaten Subang mendapat bingkisan paket sembako bertepatan dengan peringatan hari pahlawan. Penyerahan paket sembako berasal dari donasi konsumen Alfamart tersebut berlangsung di Kantor LVRI Kabupaten Subang, Jumat 11 November 2016.

Bahan dan Cara Membuat Nugget dari Jamur Tiram

PROSES pembelajaran di luar kelas atau metode learning by doing mulai banyak diterapkan oleh berbagai sekolah. Tak hanya mengenalkan potensi alam, tetapi anak-anak diajar untuk mengolah bahan baku yang ada. Seperti yang dilakukan 130 siswa dari salah satu sekolah dasar di Cianjur.