Waspadai Upaya Pemekaran Wilayah di Jabar

BANDUNG, (PRLM).- Masyarakat lokal di Jabar diingatkan agar berhati-hati menyikapi gencarnya keinginan sejumlah pihak untuk melakukan pemekaran wilayah. Berbagai upaya pemekaran wilayah di Jabar dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dalam skala besar, dan patut dicurigai sebagai upaya menimbulkan perpecahan di antara masyarakat lokal, khususnya orang Sunda.

Wakil Ketua Legiun Veteran Jabar, HR Wikusumah, di Bandung, Jumat (29/5)mengatakan, dari berbagai pengalaman diketahui, bahwa pihak-pihak yang bernafsu melakukan pemekaran wilayah di Jabar, sebenarnya kelompok pendatang yang menggunakan "boneka" sebagian tokoh masyarakat lokal serta elit politik setempat.

Padahal sudah terbukti, pemekaran-pemakaran wilayah di Jabar pada akhirnya hanya menyuburkan kehadiran kaum pendatang, seperti dicontohkan di Banten, Kab. Bandung Barat, Tangerang Selatan, yang diingatkan agar jangan terulang lagi melalui keinginan pembentukan Kab. Pangandaran, Kab. Bogor Barat, Garut Selatan, Kab. Jampang Mandiri, Kota Cipanas, dll.

"Banyak pihak luar yang mengincar potensi dan sumber kekayaan masyarakat Jabar, seperti halnya di bagian Selatan yang sejak lama ada upaya pihak asing untuk mengeksploitasi sumber pertambangan. Akan sangat besar kerugian yang dialami masyarakat lokal Jabar, jika daerah mereka banyak dirusak dengan kedok pemekaran wilayah, padahal nyatanya hanya sebagai upaya eksploitasi," katanya. (A-81/das)***

Baca Juga

Taman Sri Baduga Dilarang Beroperasi Selama Ramadan

‎PURWAKARTA, (PR).- Selama Bulan Ramadan, wisata air mancur Sri Baduga di Purwakarta tidak difungsikan. Hal ini untuk membantu memberikan ketenangan bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa.

Mahasiswi Disekap Mantan Pacar di Apartemen

DEPOK, (PR).- Aksi penyekapan terjadi di Kota Depok.‎ Mahasiswi berinisial N (19) asal Cipinang, Jakarta Timur ‎disekap selama 10 jam oleh mantan pacarnya di Apartemen Margonda Residence II, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji.

Margonda Tercoreng Semrawutnya Kabel

DEPOK, (PR).- Kondisi kabel-kabel yang melintang di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, sangat semrawut. ‎Selain mengotori wajah kota, keselamatan warga juga terancam karena kabel yang centang perenang tersebut.