Pelaksanaan Pembangunan Makin Tidak Mengatasi Kemiskinan

YOGYAKARTA, (PRLM),- Menyinggung orientasi pembangunan, Guru Besar Sosiologi Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Sesetiawan, S.U menyatakan pelaksanaan pembangunan makin tidak mengatasi kemiskinan. Kenyataannya, sebagian besar pembangunan di negara berkembang tidak menghasilkan tingkat kesejahteraan rakyat yang lebih baik. Sebab kemiskinan dan kesejahteraan hanya diukur secara materiil semata yang dikontruksi oleh para ahli "pangeran pebisnis pembangunan".

Dia menyebut ada dua agen internasional di bidang pembangunan, keduanya termasuk bergerak di negeri ini. Agen pertama Bank Dunia, IMF dan berbagai lembaga internasional seperti ODA (Official Development Assistance) yang didanai 18 negara. Kedua agen organisasi LMS internasional seperti USAID, AUSAID, SIDA dan lembaga donor lainnya.

"LSM internasional inilah kaki kiri mereka, kaki kanannya adalah lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia, IMF, yang mendanai pembangunan dengan skema hutang," kata dia.

Lembaga keuangan menciptakan pertumbuhan ekonomi, privatisasi, pasar bebas, yang minim pelayanan sosial. "Para pihak (stakeholders) yakni negara, LSM dan perguruan tinggi, pelaku bisnis, seakan tidak berdaya melawan kontruksi neoliberalisme yang semakin mengganas, atau boleh jadi mereka ini bagian dari neoliberalisme (komprador) itu," kata Susetiawan.(A-84/kur)***

Baca Juga

Kemenlu dan LSPR Gelar Kompetisi Public Speaking Masyarakat ASEAN

JAKARTA, (PR).- Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bekerja sama dengan London School of Public Relations (LSPR) Jakarta menyelenggarakan kompetisi “Public Speaking” tentang Masyarakat ASEAN bagi mahasiswa di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, bertempat di Kampus

Yuk Renang Bersama Hiu Paus di Laut Gorontalo

JAKARTA, (PR).- Pemerintah pada tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 12 juta dan menghasilkan devisa sebesar Rp 172 triliun.

1 Juni Resmi Jadi Hari Libur Nasional

BANDUNG, (PR).- Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden yang ia tandatangani dalam puncak perayaan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka Bandung, Rabu, 1 Juni 2016 siang.

Empat Provinsi Ramaikan Sail Selat Karimata 2016

JAKARTA, (PR).- Gong perhelatan Sail Selat Karimata 2016 sebentar lagi bakal ditabuh. Ada empat Provinsi di Indonesia yang dipastikan ikut meramaian aktivitas berbasis wisata bahari yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan Oktober 2016 itu.