Headlines

Majalah Playboy akan Ganti "Mucikari"

CHICAGO, (PRLM).- Bos Playboy, Hugh Hefner, dikabarkan bangkrut. Kakek 83 tahun itu akan menyerahkan kerajaan bisnis Playboy -nya kepada bilyuner Inggris, Sir Richard Branson.

Bisnis yang berdiri 56 tahun lampau itu, terkena imbas resesi ekonomi. Selain itu, drastisnya peningkatan situs internet porno juga menyebabkan kantong Playboy kembang kempis. Dalam tiga bulan pertama, tahun 2009, majalah pria dewasa berlogo kelinci itu merugi sebesar US$13 juta.

Seorang sumber menyatakan, Hefner berniat untuk pensiun. Branson disebut-sebut sebagai pembeli Playboy yang paling potensial. Majalah bulanan yang didirikan di Chicago, Illinois, itu kabarnya bakal dibeli dengan harga US$300 juta.

Jurubicara Playboy membantah sudah terjadi transaksi jual beli Playboy antara Hefner dan bos Virgin Grup itu. Tapi tidak dipungkiri, Hefner akan menerima segala bentuk proposal yang dapat memberi keuntungan kepada semua pemegang saham.

Berdiri semenjak tahun 1953, Hefner mengalami jatuh bangun bersama Playboy. Sebelum mendirikan Playboy, Hefner sempat bergabung dengan majalah Esquire sebagai penulis, tapi kemudian hengkang setelah permintaan kenaikan gajinya ditolak.

Marilyn Monroe dengan tema Stag Party (Pesta Rusa), jadi cover sampul majalah Playboy pertama, Desember 1953. Dalam hitungan minggu majalah itu habis terjual. Sejak saat itu, Playboy melejit menjadi salah satu majalah terbesar di dunia. (das)***

×