KPU Depok Catat 82.000 Pemilih Baru

POLITIK

DEPOK, (PRLM).- Sebanyak 82.000 pemilih baru telah tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu presiden (pilpres) Juli mendatang. Nama-nama tersebut didapat oleh KPU Kota Depok dari hasil pemutakhiran daftar pemilih sementara (DPS). Demikian dikatakan Ketua Divisi Teknis KPU Kota Depok, Impi Khani Badjuri, Senin (18/5).

Menurut Impi, penambahan tersebut melebihi target KPU Kota Depok sebanyak delapan persen dari DPT pemilu legislatif (pileg) lalu yang hanya 1.145.121 pemilih. KPU Kota Depok juga terus berupaya meminimalisasi nama pemilih yang tidak berhak memiliki suara seperti anggota TNI/Polri agar tidak masuk dalam DPT.

Dia  menjelaskan, penambahan jumlah tersebut merupakan hasil laporan petugas PPK yang ada di enam kecamatan Kota Depok. Rata-rata,  setiap kecamatan mengalami perubahan pemilih antara 10.000-15.000. Namun, yang paling banyak adalah di Kecamatan Cimanggis. Di Cimanggis penambahan pemilih mencapai 20.000.

Dari hasil penambahan tersebut, lanjutnya, terdiri atas beberapa kategori. Di antaranya, pemilih yang belum masuk dalam DPT pemilu legislatif lalu, pemilih yang pindah ke Depok maupun pemilih yang baru berusia 17 tahun menjelang pilpres.

Impi menjabarkan, saat melakukan validasi data, pihaknya mengerahkan petugas sebanyak 3.000 petugas pemuktahiran data pemilih (PPDS). Selain itu, pihak RT maupun RW juga turut serta dalam rangka pemutakhiran data pemilih. “Selain petugas PPDS, pihak RT/RW juga rajin untuk mengecek warganya yang belum masuk dalam DPT,” jelasnya. (A-163/A-147)***

Baca Juga

PPP Ancam Laporkan Menkumham ke Mahkamah Internasional

POLITIK
JAKARTA,(PRLM).- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengancam akan melaporkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly ke Mahkamah Internasional jika tidak segera mengesahkan kepengurusan PPP pimpinan Djan Faridz sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA).
 

DPRD Cianjur Belum akan Gelar Rapat Paripurna Penetapan Bupati

POLITIK

CIANJUR,(PRLM).- Meski KPU Cianjur telah menetapkan calon bupati dan wakil bupati Kab. Cianjur terpilih, DPRD Cianjur belum akan mengagendakan kapan akan menggelar rapat paripurna tentang hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Kab. Cianjur.

Munaslub yang Kredibel Akan Selesaikan Masalah Golkar

POLITIK
JAKARTA, (PRLM).- Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Ade Komarudin, menganggap musyawarah nasional luar biasa (munaslub) bisa jadi cara ampuh un

Fraksi PKS Minta Hentikan Kampanye LGBT

POLITIK

BANDUNG,(PRLM).- Ketua Fraksi PKS DPR. Jazuli Juwaini, angkat bicara mengenai pro kontra Lesbi, Gay, Biseksual, Transeksual (LGBT) yang sedang hangat menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini.