Sri Bintang Kembali Berurusan dengan Polisi

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sri Bintang Pamungkas, kembali jadi sorotan. Bintang yang sempat mengejutkan dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) di zaman Orde Baru (Orba), kali menyelenggarakan kongres golongan putih (golput) di Yogyakarta. Namun, akibat ulahnya itu, dia berurusan dengan aparat dari Poltabes Yogyakarta.

Setelah diamankan, hingga semalam, Bintang menolak untuk diperiksa dan memberi keterangan. Kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Muhammad Irsyad Thamrin dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan kliennya menolak diperiksa atau memberi keterangan karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Irsyad, Bintang harus segera dilepaskan. Polisi tidak menyebutkan apa pelanggaran apa yang dilakukan Bintang. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran dan Bintang belum juga dibebaskan, hal itu berarti pelanggaran hukum.

"Klien kami menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan interpretasi dari hak menyampaikan pendapat dan hak berpolitik. Ini ada aturan dan perundangannya," katanya kepada "Antara".

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agus Sukamso mengatakan, pembubaran Kongres Nasional Golput tersebut karena pihak penyelenggara tidak mengantongi izin kegiatan. (A-147)***

Baca Juga

KY Rencanakan Periksa Hakim Dalam Sidang Kasus Yance

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Komisi Yudisial mulai mengusut putusan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang membebaskan bekas Bupati Indramayu Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin (Yance). Kini, KY tengah mengumpulkan data-data terkait putusan tersebut.

Polri Harus Bongkar Dugaan Permainan KPK Lindungi Ibas

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- ‎Pengamat Politik dari Universitas Indonesia,Muhammad Budyatna meminta Polri untuk menyelidiki dan mendalami dugaan permainan KPK dalam melindungi kasus yang melibatkan Mantan Sekjen Partai Demokrat,Edhie Baskoro Yudhoyono.

Presiden Jokowi "Lamaran" Berjalan Kaki ke Rumah Besan

NASIONAL

SOLO, (PRLM).- Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (9/6/2015) sekitar pukul 19.02 malam secara khusus bertandang ke rumah calon besannya, Didiet Suprijadi, di Kampung Sumber, yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumah pribadi presiden.

Pro-Kontra ‎Presiden Tunjuk KSAD Gatot Nurmantyo dan Sutiyoso

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- ‎Presiden RI Joko Widodo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat, Gatot Nurmantyo, sebagai calon tunggal Panglima TNI. Sementara Mantan Pangdam Jaya yang juga Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sutiyoso, ditunjuk sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara.