Sri Bintang Kembali Berurusan dengan Polisi

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sri Bintang Pamungkas, kembali jadi sorotan. Bintang yang sempat mengejutkan dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) di zaman Orde Baru (Orba), kali menyelenggarakan kongres golongan putih (golput) di Yogyakarta. Namun, akibat ulahnya itu, dia berurusan dengan aparat dari Poltabes Yogyakarta.

Setelah diamankan, hingga semalam, Bintang menolak untuk diperiksa dan memberi keterangan. Kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Muhammad Irsyad Thamrin dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan kliennya menolak diperiksa atau memberi keterangan karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Irsyad, Bintang harus segera dilepaskan. Polisi tidak menyebutkan apa pelanggaran apa yang dilakukan Bintang. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran dan Bintang belum juga dibebaskan, hal itu berarti pelanggaran hukum.

"Klien kami menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan interpretasi dari hak menyampaikan pendapat dan hak berpolitik. Ini ada aturan dan perundangannya," katanya kepada "Antara".

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agus Sukamso mengatakan, pembubaran Kongres Nasional Golput tersebut karena pihak penyelenggara tidak mengantongi izin kegiatan. (A-147)***

Baca Juga

Marinir Indonesia-AS Latihan Bersama di Situbondo

NASIONAL
REUTERS/PRLM

SITUBONDO, (PRLM).- Pasukan Katak TNI Angkatan Laut memulai program latihan bersama dengan Korps Marinir AS di Karangtekok, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, tanggal 19 Maret 2015.

Ferry Bertekad Jadikan Kementerian ATR Instansi Terbuka

NASIONAL
MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PRLM

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan terus berupaya mendorong kementerian yang dipimpinnya untuk menjadi instansi yang terbuka.

Kemenhukam dan BNPT Akan Bina Napi Teroris Secara Khusus

NASIONAL

SENTUL, (PRLM).-Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhukam) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan membina narapidanateroris secara khusus.

Jokowi Bantah Komentar Media Soal Klaim Cina

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Presiden Indonesia Joko Widodo membantah komentar yang banyak dikutip media baru-baru ini menyangkut China dan klaim negara itu di Laut Cina Selatan dengan mengatakan bahwa Jakarta tidak berpihak dengan negara manapun dalam konflik yang sedang berlangsung.