Sri Bintang Kembali Berurusan dengan Polisi

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sri Bintang Pamungkas, kembali jadi sorotan. Bintang yang sempat mengejutkan dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) di zaman Orde Baru (Orba), kali menyelenggarakan kongres golongan putih (golput) di Yogyakarta. Namun, akibat ulahnya itu, dia berurusan dengan aparat dari Poltabes Yogyakarta.

Setelah diamankan, hingga semalam, Bintang menolak untuk diperiksa dan memberi keterangan. Kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Muhammad Irsyad Thamrin dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan kliennya menolak diperiksa atau memberi keterangan karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Irsyad, Bintang harus segera dilepaskan. Polisi tidak menyebutkan apa pelanggaran apa yang dilakukan Bintang. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran dan Bintang belum juga dibebaskan, hal itu berarti pelanggaran hukum.

"Klien kami menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan interpretasi dari hak menyampaikan pendapat dan hak berpolitik. Ini ada aturan dan perundangannya," katanya kepada "Antara".

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agus Sukamso mengatakan, pembubaran Kongres Nasional Golput tersebut karena pihak penyelenggara tidak mengantongi izin kegiatan. (A-147)***

Baca Juga

Ini Alasan Pemerintah Tunda Eksekusi 10 Terpidana Mati

JAKARTA, (PR).- Empat dari empat belas terpidana mati sudah dieksekusi kejaksaan agung, sedangkan sepuluh terpidana lainnya ditunda untuk dieksekusi pada waktu yang tepat. Pemerintah mengaku menerima berbagai masukan berkaitan eksekusi mati seperti dari mantan Presiden RI B.J.

PKH Antarkan 400.000 Keluarga Jadi Mandiri

JAKARTA, (PR).- Pemerintah akan terus melanjutkan Program Keluarga Harapan (PKH) karena menunjukkan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Program yang sudah berjalan sejak 2007, per Desember 2015 sudah melahirkan 400.000 keluarga sangat miskin (KSM) menjadi mandiri.

Tim Unsoed Ekspedisi ke Puncak Huascaran Peru

PURWOKERTO, (PR).- Ekspedisi Soedirman VI dari tim Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed) diberangkatkan ke Peru untuk menaklukkan salah satu gunung tertinggi di dunia, Gunung Huascaran.

Kontras Siap Dampingi Haris Azhar

JAKARTA, (PR).- Kontras siap menghadapi proses hukum yang mungkin akan diterima koordinatornya Haris Azhar terkait pernyataannya seputar keterlibatan aparat dalam bisnis narkoba.