Sri Bintang Kembali Berurusan dengan Polisi

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sri Bintang Pamungkas, kembali jadi sorotan. Bintang yang sempat mengejutkan dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) di zaman Orde Baru (Orba), kali menyelenggarakan kongres golongan putih (golput) di Yogyakarta. Namun, akibat ulahnya itu, dia berurusan dengan aparat dari Poltabes Yogyakarta.

Setelah diamankan, hingga semalam, Bintang menolak untuk diperiksa dan memberi keterangan. Kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Muhammad Irsyad Thamrin dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan kliennya menolak diperiksa atau memberi keterangan karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Irsyad, Bintang harus segera dilepaskan. Polisi tidak menyebutkan apa pelanggaran apa yang dilakukan Bintang. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran dan Bintang belum juga dibebaskan, hal itu berarti pelanggaran hukum.

"Klien kami menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan interpretasi dari hak menyampaikan pendapat dan hak berpolitik. Ini ada aturan dan perundangannya," katanya kepada "Antara".

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agus Sukamso mengatakan, pembubaran Kongres Nasional Golput tersebut karena pihak penyelenggara tidak mengantongi izin kegiatan. (A-147)***

Baca Juga

AMG dan Rumah Zakat Sebarkan Paket Kado Lebaran

JAKARTA, (PR).- PT Alternative Media Group (AMG) yang merupakan market leader dan pinoneer Digital Out of Home Media di Indonesia menyelenggarakan program Ramadan yang bertema Berbagi.

Menteri dan Pejabat Eselon I Bayar Zakat Serentak di Istana

JAKARTA,(PR).- Para pejabat di kementerian/lembaga negara hari ini secara serentak tunaikan zakat di Istana Negara, Jakarta. Jika biasanya para pejabat menunaikan sendiri zakatnya, kali ini mereka diajak berkumpul di Istana dan menunaikan zakatnya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kasus Perdata, KPK Tangkap Santoso Panitera PN Jakpus

JAKARTA, (PR).- Penangkapan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Muhammad Santoso oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis 30 Juni 2016 malam berkaitan dengan kasus perdata yang ditangani di pengadilan tersebut.