Sri Bintang Kembali Berurusan dengan Polisi

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sri Bintang Pamungkas, kembali jadi sorotan. Bintang yang sempat mengejutkan dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) di zaman Orde Baru (Orba), kali menyelenggarakan kongres golongan putih (golput) di Yogyakarta. Namun, akibat ulahnya itu, dia berurusan dengan aparat dari Poltabes Yogyakarta.

Setelah diamankan, hingga semalam, Bintang menolak untuk diperiksa dan memberi keterangan. Kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Muhammad Irsyad Thamrin dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan kliennya menolak diperiksa atau memberi keterangan karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Irsyad, Bintang harus segera dilepaskan. Polisi tidak menyebutkan apa pelanggaran apa yang dilakukan Bintang. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran dan Bintang belum juga dibebaskan, hal itu berarti pelanggaran hukum.

"Klien kami menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan interpretasi dari hak menyampaikan pendapat dan hak berpolitik. Ini ada aturan dan perundangannya," katanya kepada "Antara".

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agus Sukamso mengatakan, pembubaran Kongres Nasional Golput tersebut karena pihak penyelenggara tidak mengantongi izin kegiatan. (A-147)***

Baca Juga

Tujuh Dusun di Kaki Gunung Rinjani Kekeringan

NASIONAL
MATARAM, (PRLM).- Sebanyak 4.000 jiwa lebih warga yang mendiami tujuh dusun di bawah kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mengalami kesuli

Pelepasan Satga Pamtas RI-Malaysia

NASIONAL

BALIKPAPAN, (PRLM).- Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P, bertindak sebagai Irup pada upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 433/JS di dermaga pelabuhan Semayang Balikpapan Kalimantan Timur.

Korban Jatuhnya Hercules Diperkirakan di Atas 100 Jiwa

NASIONAL
Korban Jatuhnya Hercules Diperkirakan di Atas 100 Jiwa

MEDAN, (PRLM).- Pesawat angkut milik TNI Angkatan Udara Hercules C-130 yang jatuh di Medan hari Selasa (30/6/2015) di daerah permukiman membawa 113 orang, kesemuanya dikhawatirkan meninggal dunia.

Kostrad Gelar Penataran Nikgarlat

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Organisasi selalu memerlukan personel yang mempunyai kecakapan–kecakapan sehingga akumulasi dari berbagai kecakapan itu akan menghasilkan berbagai macam produk.