Sri Bintang Kembali Berurusan dengan Polisi

YOGYAKARTA, (PRLM).- Sri Bintang Pamungkas, kembali jadi sorotan. Bintang yang sempat mengejutkan dengan mendirikan Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) di zaman Orde Baru (Orba), kali menyelenggarakan kongres golongan putih (golput) di Yogyakarta. Namun, akibat ulahnya itu, dia berurusan dengan aparat dari Poltabes Yogyakarta.

Setelah diamankan, hingga semalam, Bintang menolak untuk diperiksa dan memberi keterangan. Kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Muhammad Irsyad Thamrin dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengatakan kliennya menolak diperiksa atau memberi keterangan karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Irsyad, Bintang harus segera dilepaskan. Polisi tidak menyebutkan apa pelanggaran apa yang dilakukan Bintang. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran dan Bintang belum juga dibebaskan, hal itu berarti pelanggaran hukum.

"Klien kami menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan interpretasi dari hak menyampaikan pendapat dan hak berpolitik. Ini ada aturan dan perundangannya," katanya kepada "Antara".

Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agus Sukamso mengatakan, pembubaran Kongres Nasional Golput tersebut karena pihak penyelenggara tidak mengantongi izin kegiatan. (A-147)***

Baca Juga

Zulkifli Hasan: Kondisi Bangsa Baik-baik Saja

JAKARTA, (PR).- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa situasi dan kondisi kebangsaan Indonesia saat ini baik-baik saja. Walaupun ada permasalahan, itu biasa di negara demokrasi.

Sukamta Kecam Penembakan Aktivis Pembela Rohingya

JAKARTA, (PR).- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengecam penembakan seseorang bernama Ko Ni yang merupakan advokat yang selama ini dikenal rajin membela masyarakat minoritas Rohingya. Penembakan itu berlangsung di Bandara Internasional Yangon, Myanmar pada 29 Januari lalu.

Menteri Agama: Jaga Marwah Pemuka Agama

JAKARTA, (PR).- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak semua pihak untuk menjaga marwah dan martabat para pemuka agama. Menurut dia, masyarakat Indonesia sangat religius di mana agama menjadi ruh sekaligus jiwa bangsa.