Harga Sayuran Turun Drastis

BANDUNG, (PRLM).- Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional Kab. Bandung mengalami penurunan. Kondisi itu berlangsung sejak 10 hari yang lalu, hingga Senin (4/5) harga sayuran sulit untuk naik, apalagi pasokan masih melimpah.

“Hampir semua jenis sayuran, kini harganya mengalami penurunan. Mulai dari tomat, kol, wortel, hngga cabai, harganya turun drastis. Bahkan, untuk harga cabai rawit, yang semulai mencapai Rp 30.000,00/kg, kini masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 8.000,00/kg. Sementara sayuran lainnya, sudah lebih dulu turun harga,” ujar Jajang (22), pedagang di Pasar Kopo Sayati, Margahayu Kab. Bandung.

Menurut Entis (35), pedagang lainnya, baik di tingkat petani, bandar, hingga pedagang di pasar, sayuran yang ada dilempar dengan harga murah. Hal itu terkait dengan tingginya pasokan, kalaupun pedagang menahan barang, bisa terkena risiko sayuran jadi busuk.

Ketimbang busuk, lebih baik jadi uang. Akhirnya pedagang menjual sayuran dengan harga murah. Tapi yang mengejutkan, memang harga cabai rawit. Penurunan harganya cukup besar, dari Rp 30.000,00/kg kini hanya Rp 8.000,00/kg,” Ny. Iis, pedagang sayuran. (A-191/A-147)***

Baca Juga

Bukopin Syariah Gulirkan Tabungan Berkah

BANDUNG, (PR).- Pemimpin Cabang Bank Bukopin Syariah Bandung, Hadi Suyanto didampingi Team Leader Pendanaan Paramita Mukti berkunjung ke Redaksi Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Senin, 25 April 2016.

Potret Bisnis Online Juga Disensus

JAKARTA, (PR).- Sensus ekonomi selama 1-31 Mei 2016 juga akan memotret usaha online yang berkembang. Instrumen untuk menggali jenis usaha ini juga sudah disiapkan.

Presiden Umumkan Langsung Paket Kebijakan XII

JAKARTA, (PR).- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan langsung paket kebijakan ekonomi XII (ke duabelas) hari ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan presiden ingin mengumumkan langung paket kebijakan itu karena paket kali ini besar dan penting.

BTN Siap Kucurkan KPR untuk PNS jelang Pensiun

JAKARTA, (PR).- Setiap tahun Bank Tabungan Negara (BTN) menerima 20 ribu debitur baru dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jumlah ini diharapkan akan bertambah menjadi 40 ribu dengan bersinergi pada PT Taspen.