Pikiran Rakyat Luncurkan Format Baru

BANDUNG, (PRLM).-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Pikiran Rakyat berlangsung semarak di Balai Sartika Convention Hall, Jln. Suryalaya Indah Buah Batu Bandung, Selasa (24/3). Dalam acara tersebut, Pikiran Rakyat juga sekaligus meluncurkan format baru surat kabar, radio PR FM, dan e-paper Pikiran Rakyat.

Wajah "PR" kini berubah menjadi lebih ramping dengan format 7 kolom. Perubahan sebelumnya, terjadi dari format broadsheet menjadi format compact pada 2 Januari 2006, di hari mulai beroperasinya mesin cetak baru Goss Universal 50.

"Begitulah industri pers sebagai industri kreatif yang selalu berubah, termasuk formatnya yang cepat menyesuaikan diri baik karena perkembangan teknologi maupun perkembangan pasar," kata Direktur Utama PT Pikiran Rakyat Bandung H. Syafik Umar dalam pidatonya.

Untuk menjawab kebutuhan pengguna internet, Pikiran Rakyat juga meluncurkan e-paper. Format web 2.0 yang diadopsi, memungkinkan adanya interaksi dua arah yang berkutat pada dunia internet/online.

Sedangkan dalam bentuk radio dan streaming, Pikiran Rakyat meresmikan PR FM yang bisa diakses pada gelombang 107,5 FM. PR FM yang sebelumnya bernama Mustika FM dengan tagline "Be Smart and Beautiful", diubah menjadi "Inspiring News 'n Music".

Acara juga diisi oleh penganugerahan penghargaan kepada 21 karyawan berprestasi, 20 wartawan berprestasi, dan pemberian cincin emas kepada 19 karyawan dengan masa kerja 25 tahun.(A-175/A-50)***

Baca Juga

Longsor Timbun Warung Kopi, 1 Orang Tewas

SOREANG, (PR).- Diduga akibat kelalaian pelaksanaan proyek pembangunan Bendungan Situ Cianjing di Kampung Lebaksari, RW 16, Desa Cibeureum, Kabupaten Bandung, dua warga Kampung Neglasari, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Band

PETUGAS merekam sidik jari warga yang mengaktifkan kartu tanda penduduk elektroniknya (e-KTP) di Kantor Kecamatan Soreang, Jln. Sindang Wargi, Desa/Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (11/4).  Masyarakat yang KTP elektronik (e-KTP) salah data agar

45 ribu Warga KBB Harus Nunggu KTP-el Hingga 2017

NGAMPRAH, (PR).-Sebanyak 45.592 warga Kabupaten Bandung Barat yang sudah melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik harus menunggu hingga tahun depan untuk mendapatkan KTP-el.