SBH akan Bongkar Patung Semar

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Managemen Inna Samudra Beach Hotel (SBH), Selasa (24/3) sekitar pukul 9.00 WIB akan membongkar patung semar yang berdiri di muara Sungai Cisukawayana, Ds/Kec. Cikakak, Kab. Sukabumi. Pembongkaran tersebut sudah disetujui oleh keluarga besar "Gunung Tangkil Sasak Sakawayana" yang membangun patung semar tersebut.

"Rencananya besok, patung semar akan dibongkar. Kami sendiri yang akan membongkarnya. Pembongkaran ini sudah dikoordinasikan dengan pihak yang mendirikan patung ini," ujar General Manager Inna SBH, Yayat Hidayat ketika ditemui di kantornya, Senin (23/3).

Menurut dia, pembongkaran patung semar itu beralasan karena dalam pembangunannya tidak mempunyai izin dari managemen SBH, tidak memiliki IMB dan tidak mendapatkan izin dari aparat kecamatan dan desa setempat, termasuk dari lingkungan masyarakat sekitar.

"Diperkuat lagi, keberadaan patung semar dengan segala aktivitas peribadatannya sudah meresahkan masyarakat sekitar. Dengan alasan itu lah, kami besok akan membongkarnya. Pembongkaran itu pun, sesuai dengan arahan dari aparat setempat, baik pihak kecamatan maupun aparat kepolisian," kata Yayat.

Dikatakan, pembongkaran patung semar pada Selasa (24/3), tepat dengan batas waktu yang diminta ratusan tokoh alim ulama dan tokoh masyarakat di Wil. IV Palabuhanratu. Hal itu seperti dalam surat pernyataan sikapnya yang dibuat Minggu (22/3) lalu di Masjid Agung Palabuhanratu. "Jadi pelaksanaan pembongkaran itu, tepat dengan batas waktu yang tertera dalam surat pernyataan sikap. Para tokoh alim ulama dan masyarakat sekitar memberikan toleransi waktu tiga hari sejak dibuatnya surat, untuk pelaksanaan pembongkaran," tuturnya.

Dijelaskan Yayat, pembongkaran patung semar itu sekaligus juga dengan penghentian segala aktivitas peribatadannya. Sebab aktivitas kelompok keluarga besar " Gunung Tangkil Sasak Sakawayana" itu pun dinilai sudah meresahkan masyarakat. "Kami sudah bertemu dan berbicara langsung dengan tiga perwakilan kelompok keluarga besar itu, yakni Jejen, H. Badri dan Yudi. Mereka bersedia patung semarnya dibongkar termasuk menghentikan segala aktivitas peribadatannya," ujarnya. (A-67/das)***

Baca Juga

Polresta Tasikmalaya Musnahkan Miras dan Petasan

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Razia cipta kondisi selama enam bulan, dari Januari hingga Juli 2015, Polres Kota (Polresta) Tasikmalaya dan jajarannya berhasil mengamankan 2000 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan 47 ribu petasan berbagai jenis dan ukuran.

Kekeringan Meluas, BPBD Indramayu Salurkan Air Bersih

JAWA BARAT
Kekeringan Meluas, BPBD Indramayu Salurkan Air Bersih

INDRAMAYU, (PRLM).- Kekeringan di Kabupaten Indramayu meluas sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indramayu menetapkan siaga darurat bencana. Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Indramayu siap menyalurkan air bersih ke setiap wilayah yang krisis air bersih.

Polisi Masih Selidiki Kasus Penculikan Bayi di RSUD Sumedang

JAWA BARAT
Polisi Masih Selidiki Kasus Penculikan Bayi di RSUD Sumedang

SUMEDANG, (PRLM).- Polsek Sumedang Selatan hingga kini masih menyelidiki kasus dugaan penculikan bayi berumur 11 hari di RSUD Sumedang, Selasa (7/7/2015).

Kepala Lapas tak Lindungi Petugas yang Terlibat Narkoba

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Salah seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya, (DS) warga Jalan Tentara Pelajar Gang Empang Wetan RT 03 RW 09 Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya tertangkap karena kasus narkoba.