Penyebab Kebakaran Belum Dipastikan

BEKASI, (PRLM).- Kebakaran yang melalap 14 rumah toko (ruko) di kompleks Ruko Bekasi Fajar, Cikarang Barat, Kab. Bekasi hingga sekarang belum dapat dipadamkan. Sebanyak 10 mobil pemadam kebakaran gabungan dari petugas pemadam dari Kab. Bekasi, petugas pemadam dari kawasan industri Jababeka, Ejip, dan MM 2000 belum dapat memadamkan api dengan total.

Masih ada sekitar 4 ruko yang dikelilingi api. "Karena api merembet dengan cepat dan terlampau besar kami susah melakukan pemadaman. Meski begitu, hingga kini tinggal 4 ruko lagi," ujar salah satu petugas pemdam kebakaran, Hamid (35).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cibitung, AKP M. Rosyid yang menangani kasus ini mengatakan belum bisa memastikan penyebab kebakaran dan jumlah kerugian akibat kebakaran ini. "Kami masih dalam tahap penyelidikan. Bahkan, ada tidaknya korban masih kami selidiki," kata M. Rosyid. (A-186/A-147)***

Baca Juga

Calon Ketua Kadin Purwakarta Bermunculan

PURWAKARTA, (PR).- Sejumlah nama mulai bermunculan dan siap bersaing dalam Musyawarah Kabupaten VI Kamar Dagang Indonesia (Mukab VI Kadin) Purwakarta yang akan digelar 18 Mei 2016. Sejumlah nama yang muncul itu di antaranya adalah Iwan Torana, Yayat, Sahat, dan Mamat Abdulatif.

Warga Desak Jembatan Timbang Dioperasionalkan Kembali

SUKABUMI, (PR).- Warga Kota dan Kabupaten Sukabumi mendesak agar pemerintah untuk segera mengoperasionalkan kembali jembatan timbang di sejumlah ruas jalan. Terutama pembangunan jembatan timbang di pintu masuk dan keluar Sukabumi.

KAMMI Tuntut Transparansi Anggaran Pendidikan

GARUT, (PR).- Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa dalam menyikapi Hari Pendidikan Nasional. Mereka menganggap Pemerintah Kabupaten Garut belum benar-benar berpihak terhadap pendidikan.

Calon penumpang kereta ekonomi masih mengantre untuk mendapatkan tiket mudik. Antrean tiket yang dibuka untuk semua jurusan ini berlangsung sejak pkl. 7.00 WIB.*

1.000 Lebih Calon Penumpang KA Kehabisan Tiket

SUKABUMI, (PR).- Seribu lebih calon penumpang gerbong di Stasiun Kereta Api Sukabumi harus berjibaku untuk mendapatkan tiket. Sebagian besar calon penumpang harus kembali pulang dengan tangan hampa.