Barack Obama Dekati Iran

LUAR NEGERI

WASHINGTON, (PRLM).- Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mencoba mengikis kecurigaan dan permusuhan AS-Iran yang sudah berlangsung selama beberapa dekade dengan meluncurkan sebuah pesan sinyal perdamaian dan awal baru hubungan AS-Iran yang langsung disampaikan Obama kepada masyarakat serta para pemimpin Iran, Jumat (20/3). Presiden Obama menyerukan himbauan mencairkan perbedaan dan sebuah kesepakatan jujur dengan Teheran.

Presiden Obama merilis sebuah pesan video dengan judul Farsi yang menghimbau kedua negara (AS-Iran) untuk mencairkan permusuhan dan kebencian yang sudah terlalu lama terjadi. Video pesan itu dibuat bertepatan dengan festival Nowruz (no-ROOZ), yang berarti "new day" ("Hari yang Baru"). Festival itu menandai musim semi dan hari libur besar di Iran.

"Jadi dalam musim permulaan baru ini saya ingin berbicara dengan secara langsung kepada para pemimpin Iran," kata Obama dalam video tersebut. "Kami memiliki perbedaan diplomasi yang serius yang terus memanas sepanjang waktu. Pemerintahan saya saat ini berkomitmen untuk menjalin diplomasi yang ditujukan untuk mengatasi semua cakupan masalah diantara kita dan kembali mengkonstruksi hubungan diantara AS, Iran, serta komunitas internasional," tandas presiden Obama. (A-151/A-26).***

Baca Juga

Eksekusi Mati

Manfaatkan KTT ASEAN, Presiden Filipina Minta Jokowi Ampuni Mary Jane

LUAR NEGERI

KUALA LUMPUR, (PRLM).- Presiden Filipina di sela-sela KTT ASEAN, sempat bertemu Presiden Joko Widodo untuk meminta warganya diampuni.

Keprihatinan Soal Laut China Selatan Dominasi KTT ASEAN

LUAR NEGERI

KUALA LUMPUR, (PRLM).- Konferensi Tinggi Tinggi Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dimulai di Kuala Lumpur hari Senin (27/4/2015), dan usaha pembangunan pulau oleh Beijing di Laut China Selatan akan mendominasi pertemuan dua hari itu.

Eksekusi Mati

Bagi Indonesia, Australia Mitra Penting

LUAR NEGERI

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Luar Negeri Retno Lestari P. Marsudi mengatakan Australia merupakan mitra yang penting bagi Indonesia.

Gempa Nepal

Tim Kemanusian Indonesia untuk Nepal Telah Berangkat

LUAR NEGERI

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Luar Negeri RI melepas tim bantuan kemanusian untuk Nepal pada tanggal 29 April 2015.