Barack Obama Dekati Iran

WASHINGTON, (PRLM).- Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mencoba mengikis kecurigaan dan permusuhan AS-Iran yang sudah berlangsung selama beberapa dekade dengan meluncurkan sebuah pesan sinyal perdamaian dan awal baru hubungan AS-Iran yang langsung disampaikan Obama kepada masyarakat serta para pemimpin Iran, Jumat (20/3). Presiden Obama menyerukan himbauan mencairkan perbedaan dan sebuah kesepakatan jujur dengan Teheran.

Presiden Obama merilis sebuah pesan video dengan judul Farsi yang menghimbau kedua negara (AS-Iran) untuk mencairkan permusuhan dan kebencian yang sudah terlalu lama terjadi. Video pesan itu dibuat bertepatan dengan festival Nowruz (no-ROOZ), yang berarti "new day" ("Hari yang Baru"). Festival itu menandai musim semi dan hari libur besar di Iran.

"Jadi dalam musim permulaan baru ini saya ingin berbicara dengan secara langsung kepada para pemimpin Iran," kata Obama dalam video tersebut. "Kami memiliki perbedaan diplomasi yang serius yang terus memanas sepanjang waktu. Pemerintahan saya saat ini berkomitmen untuk menjalin diplomasi yang ditujukan untuk mengatasi semua cakupan masalah diantara kita dan kembali mengkonstruksi hubungan diantara AS, Iran, serta komunitas internasional," tandas presiden Obama. (A-151/A-26).***

Baca Juga

Samsung Berencana Tarik Galaxy Note 7 yang Sudah Beredar

SEOUL, (PR).- Perusahaan teknologi raksasa, Samsung Electronics Co Ltd sedang mempertimbangkan untuk melakukan penarikan produk barunya, Galaxy Note 7 setelah mendapat laporan bahwa beberapa ponsel tersebut terbakar karena masalah baterai pada Jumat 2 September 2016, seperti diwartakan Reuters.

Jelang Gencatan Senjata, Pasukan Assad Tewaskan 114 Orang

DAMASKUS, (PR).- Menjelang gencatan senjata di Suriah yang akan dimulai pada Idul Adha, Senin 12 September 2016, pertempuran antara pasukan pemerintah dan oposisi masih belum dihentikan. Bahkan, serangan udara pun masih berlangsung beberapa jam menjelang gencatan senjata dimulai.