Barack Obama Dekati Iran

WASHINGTON, (PRLM).- Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mencoba mengikis kecurigaan dan permusuhan AS-Iran yang sudah berlangsung selama beberapa dekade dengan meluncurkan sebuah pesan sinyal perdamaian dan awal baru hubungan AS-Iran yang langsung disampaikan Obama kepada masyarakat serta para pemimpin Iran, Jumat (20/3). Presiden Obama menyerukan himbauan mencairkan perbedaan dan sebuah kesepakatan jujur dengan Teheran.

Presiden Obama merilis sebuah pesan video dengan judul Farsi yang menghimbau kedua negara (AS-Iran) untuk mencairkan permusuhan dan kebencian yang sudah terlalu lama terjadi. Video pesan itu dibuat bertepatan dengan festival Nowruz (no-ROOZ), yang berarti "new day" ("Hari yang Baru"). Festival itu menandai musim semi dan hari libur besar di Iran.

"Jadi dalam musim permulaan baru ini saya ingin berbicara dengan secara langsung kepada para pemimpin Iran," kata Obama dalam video tersebut. "Kami memiliki perbedaan diplomasi yang serius yang terus memanas sepanjang waktu. Pemerintahan saya saat ini berkomitmen untuk menjalin diplomasi yang ditujukan untuk mengatasi semua cakupan masalah diantara kita dan kembali mengkonstruksi hubungan diantara AS, Iran, serta komunitas internasional," tandas presiden Obama. (A-151/A-26).***

Baca Juga

Donald Trump dan Xi Jinping Akan Bahas 5 Agenda Penting

PALM BEACH, (PR).- Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang berlangsung Jumat dan Sabtu, 7-8 April 2017 di kawasan Palm Beach, Florida, menjadi perhatian banyak negara di dunia.

Anak Terkena Kanker di Negara Miskin Minim Perhatian

BERDASARKAN data milik WHO, selama 20 tahun terakhir jumlah anak penderita kanker meningkat sebanyak 13% di seluruh dunia. Dilansir dari The Guardian, kanker pada anak cukup jarang terjadi.