Bupati Bireun NAD Terkesan Pola Gotong Royong Warga Subang

SUBANG, (PRLM).-Bupati Bireun Nangro Aceh Darussalam (NAD), Nurdin Abdul Rahman, mengaku terkesan atas pola gotong royong dan pelayanan yang dikembangkan Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMD) Pemkab Subang. Hal tersebut diungkapkan yang bersangkutan ketika berkujung ke Subang, Jumat (20/3).

"Kami kagum atas aktifitas gotong royong masyarakat Subang. Mudah-mudahan hal itu bisa ditiru masyarakat Bireun," ujar Nurdin ketika memberikan sambutan di hadapan Wakil Bupati Subang, Ojang Sohandi.

Menurut dia, pihaknya sengaja datang ke Subang untuk melakukan studi banding tentang BPMD yang baru dibentuk di daerahnya dua bulan silam. Hal itu perlu dipelajari karena di antara mayarakat Bireun masih terjadi konflik.

Ia menginginkan hasil kunjungan ke Kab. Subang bisa diterapkan di daerahnya. "Ternyata pola gontong royong yang menjadi daya tarik Kab. Subang," kata dia.

 Kepala BPMP Subang, Ir. Hj. Sri Renny Bacharudin mengatakan, dalapan bulan pihaknya mampu mengembangkan sistem pelayanan secara optimal. Hal itu bisa dicapai berkat semangat dan pelatihan yang telah diperoleh dari konsultan B-Trust dan Asia Foundation.

Menurut Renny, dengan gotong royong, semangat kerja para karyawan selalu prima walaupun sarana yang digunakan masih sederhana. "Mereka mampu bersinergi dalam memberikan pelayanan prima, transparan dan friendly (bersahabat)," kata Renny. (A-106/A-50)***

Baca Juga

Polisi Gagalkan Peredaran Tuak untuk Tahun Baru

BANJAR, (PR).- Jajaran Polresta Banjar berhasil menggagalkan pengirman ratusan liter minuman keras jenis tuak. Diperkirakan pengirman minuman tradisional memabukkan tersebut, adalah untuk persiapan dijual pada malam tahun baru.

Tiga Mahasiswa Itenas Belum Ditemukan

SUKABUMI, (PR).- Tiga mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung, (Itenas) tenggelam saat berenang di kawasan Ujunggenteng, Sukabumi, Senin, 26 Desember 2016. Hingga petang ini, pencarian belummembuahkan hasil.

Pos Polisi Purwakarta Jadi Target Bom Tahun Baru

JAKARTA, (PR).- Empat terduga teroris yang ditangkap dan ditembak mati di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta telah merencanakan aksi pada malam pergantian tahun.