Pemkot Bangun Rusun di Tiga Daerah Padat

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Pemkot Bandung segera menyusun rencana pembangunan rumah susun (rusun) di beberapa daerah di Kota Bandung, di antaranya Jamika, Taman Sari, dan Cicadas. Penyusunan rencana tersebut, menyusul pembangunan lima unit rusun Cingised di Kel. Cisaranten Kulon, Kec. Arcamanik, beberapa waktu lalu.

"Diharapkan pembangunan rusun di daerah-daerah itu dapat mengatasi masalah kepadatan penduduk dan kekumuhan. Di Jamika misalnya, tercatat 30.000 penduduk yang mendiami daerah seluas 52 hektare. Ini mengindikasikan, setiap 1 ha lahan di kawasan tersebut dihuni oleh 600 orang," ujar Wali Kota Bandung H. Dada Rosada yang ditemui seusai acara penyerahan bantuan rumah berbenah kampung, pemberian beras, dan pengobatan gratis dari Kodam III/Siliwangi, Pemkot Bandung, dan Yayasan Buddha Tzu Chi di Jln. Raya Pagarsih, Bandung, Minggu (15/2).

Dada memaparkan, saat ini pemkot tengah menyusun detail dari rencana pembangunan rusun tersebut termasuk mengenai pengajuan bantuan dana pembangunan ke pemprov dan tingkat pusat. "Kita sudah membebaskan tanah di daerah Jamika dengan dana sekitar Rp 6 miliar. Untuk pembangunannya, pemkot sedang menyusun pengajuan bantuan serta dukungan," katanya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menanggapi positif rencana tersebut. Apalagi, sebelumnya terdapat penolakan dari warga terkait pembangunan rusun di kawasan Jamika. "Kini, setelah ada penerimaan dari warga tentu harus segera kita realisasikan," kata Heryawan.

Heryawan menegaskan, provinsi akan memberikan dukungan bagi program yang dicanangkan Pemkot Bandung. Apalagi dengan status Kota Bandung sebagai ibu kota Provinsi Jabar. "Kita akan segera melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Pemkot Bandung," ujar Heryawan.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan bantuan rumah berbenah kampung dari Kodam III/Siliwangi, Pemkot Bandung, dan Yayasan Buddha Tzu Chi, sebanyak 28 rumah di RW 08 dan RW 11, Kel. Jamika, Kec. Bojongloa Kaler, Kota Bandung termasuk dalam program ini dengan 24 di antaranya telah selesai dibenahi dan 4 lainnya masih dalam proses penyelesaian. Rumah yang sebelumnya berupa bilik, dengan kondisi yang memprihatinkan, dibedah menjadi bangunan permanen yang memenuhi standar kesehatan.

Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal (TNI) Rasyid Qurnuen Aquary mengatakan, pihaknya selalu siap membantu program yang berkaitan dengan bantuan kepada masyarakat. "Sepanjang bisa dilakukan, Kodam akan selalu siap," ujar Rasyid.

Selain melakukan bedah rumah, juga dilakukan pembagian 36 ton beras gratis bagi 1.800 warga sekitar, serta pengobatan gratis dengan target 1.000 warga untuk pengobatan umum dan 500 pengobatan gigi. (A-188/das)***

Baca Juga

Bebek Berjemur di Sawah yang Masih Ada

BANDUNG RAYA
SEKELOMPOK bebek berjemur di pematang sawah yang masih ada di persimpangan Jln. Tanjungsari Asri - Sindang Sari, Kel. Antapani Wetan, Kota Bandung, Jumat (15/1/2016). Alih fungsi lahan mendesak sawah-sawah produktif di perkotaan.*

Musim Hujan, Peternak Gampang Cari Rumput

BANDUNG RAYA
SEORANG peternak sapi dengan mengendarai sepeda motor membawa rumput melintas di Jalan Raya Majalaya - Pacet, Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Peternak di musim hujan ini tidak kesulitan mencari rumput.*

Ade Irawan Yakin akan Bebas di Tingkat PK

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Bupati Sumedang non aktif Ade Irawan resmi mengajukan upaya peninjauan kembali ke Mahkamah Agung melalui Pengadilan Negeri Bandung. Rencananya sidang PK tersebut akan disidangkan pada Senin (25/1/2016) pekan depan.

Kendaran Roda Empat Langgar Rambu Larangan

BANDUNG RAYA
KENDARAAN roda empat mencoba menerobos arus lalu lintas dan melanggar rambu larangan menuju Jalan Kejaksaan, di perempatan Jalan Tamblong - Jalan Kejaksaan, Kota Bandung, Selasa (19/1/2016). Banyaknya pengguna jalan yang melanggar rambu tersebut mengakiba