Pemkab Kuningan Petakan Jalan Lingkar

KUNINGAN, (PRLM).- Pemkab Kuningan merencanakan pembangunan jalan lingkar, untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas di tengah kota. Rencana pembangunan jalan itu juga untuk menjawab keluhan sopir angkutan umum jurusan Cirebon-Tasikmalaya atau sebaliknya, yang merasa terlalu jauh jika harus masuk ke Terminal Kertawangunan.

"Kami sudah melakukan pemetaan wilayah. Jadi kendaraan umum dari Tasikmalaya nantinya akan memasuki ruti Kadugede, Cibinuang, Citangtu dan Purwasari menuju Kertawangunan. Sementara angkutan umum dari arah Cirebon melewati Cilimur, Caracas, Panauwan, Timbang dan menuju Kertawangunan," ujar Kasi Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kuningan, Sodikin, Sabtu (10/1).

Menurut Sodikin, semula para sopir angkutan umum mengeluhkan pemindahan Terminal di Cirendang ke Kertawangunan. Sebab, dari Kertawangunan mereka harus kembali lagi masuk kota dengan jarak kira-kira 7 km. Jarak tersebut dipermasalahkan para sopir karena harus bolak-balik. Tapi, nanti para sopir tidak perlu lagi masuk kota setelah ada jalan lingkar. (A-165/A-147)***

Baca Juga

Remaja Itu Gantung Diri dengan Dasi Hitam

DEPOK, (PR).- Seorang remaja berusia 16 tahun ditemukan tewas menggantung diri di rumahnya di Kampung Kebon Duren, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Motif pelajar kelas X SMA Pembangunan I tersebut ‎mengakhiri hidupnya masih misterius.

Perusahaan Aspal tak Berizin Kembali Beroperasi

SINGAPARNA,(PR).- Pabrik pengolahan bahan aspal di Jalan Cisinga, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya yang diduga belum mengantungi izin kembali beroperasi.

Jaipongan Meriah di Gang Sempit

Hari ke-2

-6.509502, 107.799415

 

Duh aduh karembong kayas

Disawang matak kagagas

Baheula keur jeung manehna

Karembong teh jadi saksina

(potongan lirik lagu "Karembong Kayas" ciptaan U Suryana)

 

Mayoritas Pengusaha Kecil Belum Siap Hadapi MEA

SUKABUMI, (PR).- Dari 232 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Sukabumi diperkirakan hanya 10 persen yang siap menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sedangkan sisanya, para pelaku masih dihadapkan pada berbagai kesulitan yang mengancam usahannya.