Panwas Minta Klarifikasi Gotas

JAWA BARAT

SUMBER, (PRLM).- Panitia pengawas (panwas) pemilu Kab. Cirebon meminta klarifikasi Tasiya Soemadi (Gotas), terkait pemasangan iklan dan baliho calon legislatif (caleg) itu yang mencantumkan kata "barang akas". Pemanggilan Gotas tersebut, menyusul adanya pengaduan dari masyarakat kepada panwas, yang menilai kata "barang akas"  menjurus kepada kata-kata asusila.

Ketua Panwas Kab. Cirebon, Didit Adut Karyadi, Rabu (7/1), mengatakan, pihaknya memang telah memeinta klarifikasi kepada Gotas. Sebelumnya, panwas juga sudah meminta para bahasa dan budayawan Cirebon. Sebagian dari pakar bahasa Cirebon, menilai "barang akas" cenderung kepada alat kelamin. Sementara, Gotas memberi penjelasan, "barang akas" tersebut berarti semangat orang Cirebon. "Kita masih mempelajari masalah ini untuk ditindaklanjuti," ujarnya. (C-17/A-147)***

Baca Juga

Rumah Pendamping PKH Distroni Maling

JAWA BARAT

CIANJUR,(PRLM).- Rumah seorang pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Nia Sugiantara (41) di Kampung Sukawening RT 05/RW 04 Desa Sukamantri Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur, Rabu (3/6/2015) disatroni maling.

Desa Siap Menyelesaikan APBDes Sesuai Jadwal

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Sejumlah desa di Kabupaten Subang menyatakan kesiapannya menyelesaikan revisi APBDes sesuai waktu yang telah ditentukan Pemkab Subang. Mereka mengatakan tak mengalami kesulitan merevisi APBDes sekaligus menentukan program sesuai skala prioritas.

Ulama Minta Pemerintah Tutup Tempat Hiburan Jelang Bulan Puasa

JAWA BARAT
Ulama Minta Pemerintah Tutup Tempat Hiburan Jelang Bulan Puasa

SUMEDANG, (PRLM).- Kalangan ulama di Kabupaten Sumedang mengharapkan sekaligus mengimbau kepada pemerintah dan masyarakat terutama para pengusaha tempat hiburan untuk menutup tempat-tempat hiburan selama bulan Ramadan 1436 Hijriah yang tinggal beberapa hari lagi.

Penghuni Bangunan di Jalan Raya Margonda Mulai Pindah

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Penghuni bangunan di Jalan Raya Margonda yang melanggar aturan Garis Sempadan Bangunan (GSB) ada yang mulai pindah atau memundurkan bangunan dengan cara merubuhkannya terlebih dahulu.