Panwas Minta Klarifikasi Gotas

SUMBER, (PRLM).- Panitia pengawas (panwas) pemilu Kab. Cirebon meminta klarifikasi Tasiya Soemadi (Gotas), terkait pemasangan iklan dan baliho calon legislatif (caleg) itu yang mencantumkan kata "barang akas". Pemanggilan Gotas tersebut, menyusul adanya pengaduan dari masyarakat kepada panwas, yang menilai kata "barang akas"  menjurus kepada kata-kata asusila.

Ketua Panwas Kab. Cirebon, Didit Adut Karyadi, Rabu (7/1), mengatakan, pihaknya memang telah memeinta klarifikasi kepada Gotas. Sebelumnya, panwas juga sudah meminta para bahasa dan budayawan Cirebon. Sebagian dari pakar bahasa Cirebon, menilai "barang akas" cenderung kepada alat kelamin. Sementara, Gotas memberi penjelasan, "barang akas" tersebut berarti semangat orang Cirebon. "Kita masih mempelajari masalah ini untuk ditindaklanjuti," ujarnya. (C-17/A-147)***

Baca Juga

Waspadai Penyebaran Anthraks di Perbatasan Jabar

CIAMIS, (PR).- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap hewan ternak, khususnya sapi yang berasal dari wilayah Jawa Tengah maupun Yogyakarta.

Perbatasan Daerah Jadi Sasaran Curanmor

CIBINONG, (PR).- Komplotan pencuri kendaraan bermotor menyasar wilayah perbatasan Cibinong Kabupaten Bogor. Kepala Polisi Sektor Cibinong Hida Tjahjono mengaku menangani beberapa laporan tindak kejahatan serupa selama Januari 2017.

50 Rumah Nelayan Siap Dibangun Lagi di Pangandaran

PARIGI, (PR).- Sebanyak 50 unit rumah khusus nelayan di Kecamatan Pangandaran siap dibangun pada 2017 ini. Sebelumnya, total 104 unit rumah di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak sudah diserahkan pada nelayan sepanjang tahun 2016 lalu.

Pimpinan Pandawa Group Mangkir Saat Dipanggil OJK

DEPOK, (PR).- Pimpinan Pandawa Group Salman Nuryanto mangkir saat dipanggil guna dimintai keterangan oleh Otoritas‎ Jasa Keuangan (OJK), Kamis, 26 Januari 2017. Keberadaan Nuryanto pun misterius.