Panwas Minta Klarifikasi Gotas

SUMBER, (PRLM).- Panitia pengawas (panwas) pemilu Kab. Cirebon meminta klarifikasi Tasiya Soemadi (Gotas), terkait pemasangan iklan dan baliho calon legislatif (caleg) itu yang mencantumkan kata "barang akas". Pemanggilan Gotas tersebut, menyusul adanya pengaduan dari masyarakat kepada panwas, yang menilai kata "barang akas"  menjurus kepada kata-kata asusila.

Ketua Panwas Kab. Cirebon, Didit Adut Karyadi, Rabu (7/1), mengatakan, pihaknya memang telah memeinta klarifikasi kepada Gotas. Sebelumnya, panwas juga sudah meminta para bahasa dan budayawan Cirebon. Sebagian dari pakar bahasa Cirebon, menilai "barang akas" cenderung kepada alat kelamin. Sementara, Gotas memberi penjelasan, "barang akas" tersebut berarti semangat orang Cirebon. "Kita masih mempelajari masalah ini untuk ditindaklanjuti," ujarnya. (C-17/A-147)***

Baca Juga

Angka Kematian Ibu dan Bayi Jabar Tertinggi Nasional

KARAWANG, (PR).- Angka kematian ibu dan bayi di Jawa Barat masih merupakan yang tertinggi di Indonesia meski ada penurunan jumlah. Angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Karawang merupakan yang tertinggi di Jawa Barat.

PKL Kertabumi dan Taman Bencong Akan Direlokasi

KARAWANG, (PR).- Dengan dibonceng sepeda motor Wakil Bupati Karawang, Jimmy Ahmad Zamakshari, memantau keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Kertabumi dan Taman Bencong, Karawang Barat, Kamis. 28 Juli 2016.

245 Rumah Terendam Banjir

PARIGI, (PR).- Akibat diguyur hujan Kamis 28 Juli 2016 malam, ratusan rumah di Kabupaten Pangandaran terendam banjir.

Korban Tewas Kecelakaan Bangbayang Dapat Santunan Rp 25 Juta

SUKABUMI, (PR).- PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi-Cianjur segera memberikan santunan bagi ahli waris korban kecelakaan maut di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Kampung/Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Sabtu 30 Juli 2016. Santunan akan diserahkan Senin 1 Juli 2016.