Panwas Minta Klarifikasi Gotas

SUMBER, (PRLM).- Panitia pengawas (panwas) pemilu Kab. Cirebon meminta klarifikasi Tasiya Soemadi (Gotas), terkait pemasangan iklan dan baliho calon legislatif (caleg) itu yang mencantumkan kata "barang akas". Pemanggilan Gotas tersebut, menyusul adanya pengaduan dari masyarakat kepada panwas, yang menilai kata "barang akas"  menjurus kepada kata-kata asusila.

Ketua Panwas Kab. Cirebon, Didit Adut Karyadi, Rabu (7/1), mengatakan, pihaknya memang telah memeinta klarifikasi kepada Gotas. Sebelumnya, panwas juga sudah meminta para bahasa dan budayawan Cirebon. Sebagian dari pakar bahasa Cirebon, menilai "barang akas" cenderung kepada alat kelamin. Sementara, Gotas memberi penjelasan, "barang akas" tersebut berarti semangat orang Cirebon. "Kita masih mempelajari masalah ini untuk ditindaklanjuti," ujarnya. (C-17/A-147)***

Baca Juga

Warga Majalengka Perlu Waspadai Adanya Puting Beliung

MAJALENGKA, (PR).- Masyarakat Majalengka dan sejumlah wilayah lainnya di Wilayah III Cirebon harus mewaspadai masa peralihan dari musim penghujan ke kemarau menjaga kemungkinan adanya angin puting beliung, hujan lebat disertai angin kencang serta kilatan petir yang bersahutan.

WARGA rela berdesak-desakkan untuk mendapatkan pelayanan akta pencatatan sipil keliling di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Rabu (26/8/2015).*

Pelayanan Publik Buruk Bukti Kurangnya Implementasi HAM

SUMBER, (PR).- Terkendalanya pelayanan publik seringkali disebabkan tidak terimplementasikannya Hak Asasi Manusia di dalam masyarakat. Hal itu terjadi karena minimnya pemahaman aparatur pemerintahan atau masyarakat mengenai HAM.