Piagam ASEAN Diratifikasi

JAKARTA, (PRLM).-Pemberlakuan Piagam ASEAN akan mempercepat proses integrasi ekonomi dan peningkatan kerja sama untuk mewujudkan masyarakat ASEAN 2015."Sekalipun ada kemunduran politik di Thailand, yang saat ini mengetuai ASEAN, saya percaya ASEAN tidak akan dan tidak dapat diperlambat (pergerakan menuju integrasinya)," kata Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin (15/12), seusai ratifikasi atau pengesahan Piagam ASEAN.

Piagam ASEAN adalah payung hukum bagi ASEAN yang akan mengubah organisasi itu menjadi lebih berorientasi pada masyarakat.

Terhadap nada pesimisme bahwa Piagam ASEAN dapat membimbing proses perubahan ASEAN menuju organisasi yang berdasarkan hukum, Surin mengutip pernyataan mantan Menlu Indonesia Ali Alatas bahwa Piagam tersebut bukanlah dokumen yang sempurna sehingga masih cukup ruang untuk perbaikan.

Menurut Antara, Mantan Menlu Thailand itu juga menegaskan bahwa Piagam tersebut merupakan komitmen bersama negara anggota ASEAN yang telah mengatur semua hal termasuk diantaranya promosi dan perlindungan HAM.

Menurut dia, jika suatu waktu ada anggota ASEAN yang tidak melakukan kesepakatan bersama maka dengan mudah negara-negara yang lain akan merujuk pada ketentuan atau kesepakatan dalam Piagam.(A-50)***

Baca Juga

Ribuan Orang Menyemut di Cultural Night Wonderful Indonesia Laos

VIENTIANE, (PR).- Debut manis dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Kementerian Pariwisata Indonesia. Itu setelah, acara bertajuk Cultural Night Wonderful Indonesia sukses digelar untuk pertama kalinya di Lao National Cultural Hall, Laos.

Tiga Kandidat Wali Kota Ini Bernama Sama

BUKHAREST, (PR).- Pemilihan wali kota adalah hal yang biasa terjadi di mana pun di dunia. Namun, di Rumania, pemilihan wali kota Draguseni menjadi berita dunia setelah tiga kandidatnya memiliki nama yang persis sama.

Bebas Visa Kunjungan Dongkrak Jumlah Turis Australia ke Indonesia

JAKARTA - Menpar Arief Yahya semakin pede, promosi Wonderful Indonesia ke Negeri Kanguru Australia semakin memperlihatkan hasil yang signifikan. Data paling gress dari ABS (Australia Bureau of Statistics), bulan April 2016, sudah dirilis.

RISET dilakukan pada lebih dari 500 orang.*

WHO: Bahaya Rokok Setara Dampak Perang

DAMASKUS, (PR).- Di tengah berkecamuknya perang saudara di Suriah, otoritas Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan peringatan soal risiko mematikan lainnya di luar perang.