Headlines

Pembangunan Jalur Ganda KA Prupuk-Purwokerto Tersendat

PURWOKERTO, (PRLM).- Pembangunan jalan kereta api (KA) jalur ganda (double track) antara Prupuk - Purwokerto Jawa Tengah (Jateng) terkena imbas krisis finansial global, akibat harga material naik hingga 20 persen. Satuan Kerja (Satker) pembangunan jalur dauble track berharap pemerintah tidak memotong anggaran yang sudah dialokasikan dari APBN sebesar Rp 428 miliar.

Kepala Satker Jalur Ganda Direktorat Jendral (Dirjen) Perkeretaapian Deperteman Perhubungan Hendy Siswanto mengatakan, proyek pembangunan jalur ganda antara Prupuk - Purwokerto sepanjang 25 kilometer (km) terkena imbas krisis finansial global. "Dampak krisis menyebabkan harga material untuk pembangunan jalur ganda mengalami kenaikan rata-rata sebesar 20 persen dari sebelum terjadi krisis," katanya, saat mendampingi kunjungan Dirjen Perkeretapian Wendy Aritenang di Stasiun Purwokerto, Rabu (12/11).

Naiknya harga mulai dirasakan sejak Juni 2008, seperti harga besi beton yang digunakan untuk membuat jembatan sebelumnya hanya Rp 9.000/kg naik menjadi Rp 13.000/kg. Selain besi beton ada beberapa jenis material yang naik. Naiknya harga komponen material berpengaruh besar terhadap kelancaran proyek pembangunan jalur ganda.

Olah karenanya Hendy sangat berharap agar pemerintah tidak memotong anggaran proyek jalur trek ganda yang sudah dialokasikan dari APBN sebesar Rp 428 miliar, "Dengana adanya krisis finansial keuangan negara jelas akan terganggu, sehingga kemungkinan akan adanya pemotongan anggaran pembangunan itu ada. Namun kita berharap tidak akan terjadi karena akan berpengaruh besar terhadap rencana pembangunan. Bisa molor dari jadwal yang sudah direncanakan yakni 2009 selesai," terangnya.

Dirjen Perkretaapian Wendy Aritenang usai kunjungan kepada wartawan mengatakan, pembangunan KA jalur ganda Prupuk _ Purwokerto dimulai 2007 saat ini sudah mencapi 60 persen. Diharapkan pada awal November 2009 sudah selesai dan bisa dioperasikan.(A-99)***