Pilwalkot Bogor, Diani Sementara Unggul dengan Meraih 57 Persen

JAWA BARAT

BOGOR, (PRLM).- Koalisi partai besar Partai Golkar, PDIP, PKS dan enam partai kecil lainnya yang mengusung pasangan calon walikota Bogor incumbent (sedang menjabat) Diani Budiarto yang berpasangan dengan Ahmad Ru’yat (Wakil Ketua DPRD Jabar) unggul sementara dalam pemilihan walikota Sabtu (25/10). Hasil data elektronik KPU Kota Bogor sampai pukul 20.00 Wib. pasangan ini meraih suara sementara 34.533 atau sebesar 57 persen.

 Sementara, pasangan nomor urut empat Doddy Rosadi-Erik Irawan Suganda yang dicalonkan PAN, PPP, PBB dan PKB meraih 9.071 atau 15 persen, pasangan nomor urut satu Syafei Baratasendjaja-Akik Darul Tahkik (calon perseorangan) 6.359 suara atau 10 persen, pasangan nomor dua,Iman Santoso (Ki Gendeng Pamungkas)-Achmad Chusaeri (calon perseorangan) 5.792 suara atau sebesar 10 persen dan pasangan nomor urut tioga Iis Supriatni-Ahani yang diusung Partai Demokrat, PKPB, PBR dan PPNUI mendapatkan 5.175 suara atau 8 persen.

Total suara yang masuk ke data elektronik KPU Kota Bogor sebanyak 60.930 suara yang sah dan suara tidak sah sebanyak 5.961 suara. Sementara, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 603.029.

Ketua KPUD Kota Bogor Radjab Tampubolon mengatakan, data elektronik itu bukanlah data resmi dan sah. Data resmi dan sah adalah setelah KPUD melakukan rapat rekapitulasi suara tingkat KPUD yang akan dilaksanakan pada 29 Oktober. "Data elektronik merupakan data yang kita terima dari kelurahan yang mendapatkan hasil rekapitulasi di masing-masing TPS," ujarnya.

Radjab mengatakan, perolehan suara yang sah masing-masing para calon akan diumumkan pada rapat pleno rekapitulasi nanti. Kemudian, akan diikuti dengan penetapan pemenang pemilihan walikota. (A-134/A-122) ***

Baca Juga

Kejari Tahan Kepala MAN Terkait Korupsi Ruang Belajar

JAWA BARAT
DEDE Kamaludin, Kepala Madrasah Negeri di Cianjur, digelandang menuju Lembaga Pemasyarakatan Cianjur, Kamis (5/6/2015). Dede menjadi tersangka pembangunan ruang belajar di MAN Pacet Kabupaten Cianjur dengan total anggaran Rp 4,5 miliar.*

CIANJUR, (PRLM).- Kepala salah satu madrasah aliyah negeri di Cianjur, Moh. Dede Kamaludin ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur. Pria 50 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan ruang belajar MAN Pacet Kabupaten Cianjur tahun 2011.

Alkon Pil dan Suntik Masih Jadi Pilihan Utama

JAWA BARAT

SUKABUMI,(PRLM).-Alat kontrasepsi jenis suntik dan pil di Kabupaten Sukabumi masih menjadi pilihan utama akseptor keluarga berencana.

Meski demikian, tren pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang, saat ini cenderung meningkat.

Keluarga Miliki Peran Penting Wujudkan Kepribadian

JAWA BARAT

BOGOR,(PRLM).-Lingkungan memiliki peran penting dalam memujudkan kepribadian individu, khususnya lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan basis awal kehidupan bagi setiap manusia dimana awal pendidikan sebenarnya dimulai.

Pedagang Rugi Akibat Isu Merica Palsu

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Merica palsu juga ditemukan di wilayah Garut, tepatnya di Pasar Tradisional Cibatu. Bahkan beredar isu bahwa pabrik pembuatan merica palsu pun berada di dekat kawasan tersebut yaitu di Kampung Cicageur, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.