KPU Garut Gunakan Quick Count

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Garut 26 Oktober 2008,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut menyiapkan perangkat "quick count" (system perhitungan cepat).

Menurut anggota KPU, Dadang Sudrajat, melalui sistem yang menggunakan SMS berikut perangkatnnya,seperti komputer, internet, hand phone, serta sejumlah alat lainnya, nantinnya setiap TPS bisa langsung melaporkan informasi hasil perolehan suara di tempatnnya masing-masing ke KPU, tanpa harus melalui atau melapor dulu ke PPK.

Dengan demikian, KPU Garut bisa lebih cepat menginformasikan hasil perolehan suara sementara Pilkada kepada masyarakat luas.

Dadang menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan LP Sistel Fakultas Teknik Universitas Garut dalam penggunaan sistem tersebut. Untuk mencegah hal-hal yang tidak dikehendaki atau terjadinnya laporan palsu, penambahan atau pengurangan hasil perolehan suara, pihak KPU telah melakukan antisipasi sistem itu, dengan cara melegalisasi terdahulu nomor-nomor hand phone yang akan digunakan untuk laporan. Sehingga bilamana saatnnya nanti ada orang iseng atau yang menggunakan nomor tak dilegalisasi tidak akan bisa masuk ke operator yang ada di pusat (Kantor KPU Garut, red).

Menurut Dadang, hasil perolehan suara dengan menggunakan sistem quick count hanya bersifat sementara saja, karena data akurat tetap dari hasil penghitungan suara yang dilakukan secara manual. (A-14/A-147)***

 

Baca Juga

Lagi, Bupati Cianjur Mutasi Pejabatnya

JAWA BARAT
Lagi, Bupati Cianjur Mutasi Pejabatnya

CIANJUR,(PRLM).- Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh, Kamis (14/1/2016) kembali melakukan mutasi, rotasi dan promosi terhadap para pejabat dilingkungan Pemkab Cianjur.

Seorang Korban Bom Sarinah Warga Sumedang

JAWA BARAT

SUMEDANG,(PRLM).- Salah seorang korban ledakan bom sarinah di Jalan MH Thamrin Jakarta diketahui Agus Kurnia (35), warga Dusun Pamagersari RT 04 RW 05 Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Sejak Masuk Pesantren di Subang, Perilaku Ahmad Berubah

JAWA BARAT
 Sejak Masuk Pesantren di Subang, Perilaku Ahmad Berubah

INDRAMAYU, (PRLM).- Ahmad Muhazab (25), warga Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu yang menjadi korban pengeboman Sarinah, dikenal pendiam di kalangan warga. Bahkan, setelah masuk Pesantren Miftahul Huda di Kabupaten Subang, pandangan agamanya menjadi berubah.

Serangan Burung Meningkat, Panen Padi Terancam Gagal

JAWA BARAT
SAWAH di Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka dipasangi tali aneka warna dan tiangnya dipasangi kaleng serta plastik dan bebegig (orang-orangan). Hal itu dilakukan petani untuk mengusir burung pipit yang menyerang padi hingga rusak

MAJALENGKA,(PRLM).- Ribuan burung pipit menyerang padi yang mulai berisi dan menguning di Kelurahan Simpeureum dan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Akibat serangan tersebut sebagian tanaman rusak dan nyaris tak bisa dipanen.