Iklan tidak Mengatasi Kemiskinan

NASIONAL

CILACAP, (PRLM).- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, untuk memberantas kemiskinan dan penganguran tidak cukup dengan memasang iklan di media. Kemakmukan dan kesejahteraan tidak bisa datang secara tiba-tiba dari langit namun harus ada langkah nyata untuk mengatasi kemiskinan.

"Kita  sepakat  jika semua orang meminta pemerintah  untuk segera memerangi kemiskinan dan penganguran. Kemiskinan tidak bisa di cukup dengan memasang iklan besar-besar di media. Kesejahteraan dan kemakmuran tidak datang dari langit harus ada upaya serius untuk mengejarnya," kata Presiden SBY saat berdialog dengan masyarakat dan pelaku usaha mikro di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (18/9).

Kemakmuran dan kejahteraan harus diaraih dengan langkah nyata usaha serius dari berbagai pihak bukan hanya pemerintah. Untuk meraih semua itu memang sulit tapi kita jangan mudah menyerah dan diam, harus tetap berusaha untuk mengatasi pengangguran.
 
Upaya yang harus dilakukan, kata SBY,  yakni dengan mendorong peningkatan usaha perekonomian dengan usaha mikro, seperti dibangkikannya kembali usaha kerajinan, industri kecil dan sebagainya. Pemerintah berjanji akan membantu dari segi permodalan melalui fasilitas kredit lunak, fasilitas. Pemerintah juga akan membantu di bidang pemasaran melalui pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah kabupaten (pemkab). "Kita akan memantau kinerja  bupati dan gubernur dalam upaya mendorong percepatan pengurangan pengangguran melalui usaha kecil," ujar Presiden.

Presiden yang didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono juga menyatakan semua pihak harus memiliki peran dalam penyelesaian masalah yang saat ini dihadapi oleh masyarakat.

"Semua komponen memiliki peran yang sama dan sama pentingnya. Misalkan, gubernurnya kerja keras namun bila tidak didukung bupatinya sulit juga, demikian seterusnya," kata Presiden. (A-99/A-147)****

Baca Juga

Gempa 5,3 SR Guncang Sumbawa

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah tenggara Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (9/1/2016).

2015, Pengadilan Tinggi Agama Banjarnegara Tangani 2.850 Perkara Gugat Cerai

NASIONAL

BANJARNEGARA, (PRLM).- Sedikitnya 2.850 perkara gugat cerai diterima Pengadilan Tinggi Agama Kelas I A Banjarnegara, sebanyak 2499 diputus cerai sepanjang 2015. Sementara selama 6 hari atau sampai 6 Januari 2016 perkara cerai gugat tercatat sudah 451 kasus dan 144 sudah diputus cerai.

Jika Keliru Penyebutan Jumlah Pendapatan Pajak, Menkeu Harus Minta Maaf

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pengamat Hukum Tata Negara Dr Daniel Yusmic menyarakan agar Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro meminta maaf kepada publik jika ada kekeliruan dalam penyebutan jumlah pendapatan pajak negara tahun 2015 lalu.

Pengamanan Sidang PK Lanjutan Ba'asyir Bakal Diperketat

NASIONAL

CILACAP, (PRLM).- Pengamanan sidang lanjutan peninjauan kembali (PK) terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir bakal ditingkatkan.