Lima Orang Tewas Jatuh dari Menara RCTI

JAKARTA, (PRLM).-Lima orang petugas perbaikan menara RCTI tewas setelah jatuh dari menara pemancar statiun televisi yang berlokasi di Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Kelima korban itu jatuh dari ketinggilan 137 meter, akibat tali sling gondola yang mereka gunakan putus. Perisitwa tersebut terjadi Kamis (28/8). Kelima korban sedang melakukan perbaikan rutin pada menara pemancar yang mempunyai ketinggian 275 meter sejak Minggu (24/8) lalu.

"Itu separo tower, saat lima pekerja sedang memperbaiki sejak hari minggu lalu," kata Marketing Komunikasi RCTI, Yulia More, di Gedung RCTI. Namun, ia tidak memberikan keterangan lebih panjang. "Kejadian pastinya nanti akan dijelaskan oleh Dirut Sutanto Hartono," ujarnya.

Jenazah kelima korban dibawa ke RSCM dengan menggunakan mobil jenazah dari Kantor Pelayanan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta. Semua jenazah dalam kondisi mengenaskan.

Menurut keterangan petugas mobil jenazah, lima korban tewas itu adalah Kasyono (43) dan Syahril (39) berasal dari Jakarta, Budiono (43), warga Desa Papar Selatan RT/RW 05/01, Kediri Jatim, dan Sigiono (29), warga Desa Kali Jurang 11 RT/RW 003/03 Kelurahan Kali Jurang Kecamatan Tonjong Berebes, Jawa Tengah, sedangkan Sutrisno (38) belum diketahui alamatnya. (A-75/A-50)***

 

Baca Juga

Ledakan di Depan Gereja Oikumene Samarinda Lukai Anak-anak

SAMARINDA, (PR).- Ledakan yang diduga berasal dari bom molotov terjadi di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu siang, 13 November 2016. Kejadia ini mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

Pemerintah tak Ingin Ada Unjuk Rasa 25 November

JAKARTA, (PR).- Melalui konsolidasi yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo baik pada TNI, Polri, para ulama, serta proses penegakan hukum yang dilakukan transparan atas Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama, pemerintah berharap tidak ada lagi unjuk rasa 25 November 2016.

Komisi III Apresiasi Polisi dalam Penetapan Tersangka Ahok

JAKARTA, (PR).- Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kapada Polri yang telah bekerja secara profesional, independen dan transparan atas keputusan yang diambil dalam gelar perkara yang telah menyita perhatian publik secara luar biasa itu.