Guru SMP Satu Atap Datangi BKD Sumedang

SUMEDANG, (PRLM).- Lima orang perwakilan guru SMP Satu Atap Kab. Sumedang yang berjumlah 151 orang, Selasa (22/7) mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kab. Sumedang Jawa Barat. Mereka mempertanyakan upah dan status kalangan guru SMP Satu Atap yang sampai saat ini berstatus sebagai tenaga sukwan.

Menurut Kepala Sekolah SMP Satu Atap Gunung Sangiang Kec. Cibugel Kab. Sumedang, Wawan Juwana, awalnya para guru SMP Satu Atap itu diberi upah Rp 400.000,00 per bulan dan upah tersebut sudah berakhir Juni 2008. "Kami mendatangi kantor ini bermaksud menanyakan bagaimana kelanjutan menganai upah dan status kami,"tutur Wawan.

Mengenai status, lanjut Wawan, kalangan guru SMP Satu Atap itu mempertanyakan apakah bisa menjadi CPNS seperti halnya tenaga kontrak.

Menurut Kepala BKD Kab. Sumedang, H. Zaenal Alimin, terkait dengan kelanjutan soal upah, sebetulnya upah Rp 400.000,00 tersebut berasal dari provinsi. SMP Satu Atap ini, kata H. Zaenal, adalah program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh provinsi dengan masa pembayaran upah satu tahun. "Selanjutnya program tersebut diserahkan ke Pemkab Sumedang,"katanya.

Untuk melanjutkan program tersebut, kata H. Zaenal, Pemkab Sumedang menunjuk Dinas Pendidikan untuk menanganinya melalui kegiatan di Dinas Pendidikan dengan upah setara tenaga sukwan sebesar Rp 125.000,00. "Karena Sifatnya kegiatan, pembayaran upahnya tidak setiap bulan, misalnya per tri wulan,"katanya.

Mengenai status, kata H. Zaenal, tidak mungkin mereka itu menjadi CPNS. Untuk jadi tenaga kontrak itu juga tidak bisa karena terbentur Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2005 yang menyatrakan pemkab tidak boleh mengangkat lagi tenaga kontrak.

"Jadi kalau mau jadi CPNS hanya bisa melalui jalur testing,"katanya. (A-91/A-120) ***

Baca Juga

Kabar Penculikan Ulama di Bogor Tidak Benar

CIBINONG, (PR).- Kepolisian Resor Bogor dituduh menculik seorang tokoh ulama Hizbut Tahrir Indonesia Kecamatan Parung Kabupaten Bogor dalam pesan singkat yang tersebar di media sosial akhir pekan lalu.

Bukan Mengutamakan Tilang, Operasi Simpatik Memeriksa Kelengkapan Berikut Ini

SUBANG, (PR).- Ratusan personil dari berbagai unsur, yaitu Polri, POM, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Linmas mengikuti upacara gelar pasukan Operasi Simpatik Lodaya 2017 dipimpin Kabag Ops Polres Subang, Kusno diyantara berlangsung di Lapangan Mapolres Subang, Rabu, 1 Maret 2017.

Tenaga Kerja Asing di Sumedang Kantongi Dokumen Lengkap

SUMEDANG, (PR).- Semua tenaga kerja asing (TKA)  yang ada di Kabupaten Sumedang sebanyak 300 orang lebih dinilai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang, sudah memiliki dokumen yang sah dan lengkap.   Hal itu