Bupati Engkon Komara Undur Diri

CIAMIS, (PRLM) - Bupati Ciamis Engkon Komara menyatakan akan mengundurkan diri terhitung 1 Agustus mendatang, berkenaan dengan dirinya akan kembali ikut meramaikan bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kab. Ciamis periode 2009 -2014 yang akan berlangsung pada tanggal 26 Oktober 2008.

Sebenarnya, apabila tidak ikut dalam pilkada, Engkon akan memangku jabatannya hingga bulan April 2009 mendatang. Sesuai ketentuan, incumbent yang akan kembali maju pilkada harus meletakkan jabatan. Dia menyampaikan hal itu disela-sela memberikan sambutan pada peresmian Gedung Pengadilan Agama (PA) Ciamis, Kamis (3/7).

Selain itu, Engkon menyatakan permintaan maaf sekaligus doa restu karena akan kembali mencalonkan sebagai Bupati Ciamis. "Perlu diketahui, saya mengundurkan drii terhitung tanggal 1 Agustus 2008. Dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kesalahan dan kekurangan selama saya menjabat Bupati Ciamis," tuturnya

Seperti diketahui, Engkon Komara akan kembali mencalonkan sebagai C1 (Bupati Ciamis) melalui Partai Golkar. Saat ini partai berlambang pohon beringin itu juga belum memutuskan siapa yang bakal mendampingi Engkon, atau menjadi wakil bupatinya.

Selain Engkon, Ketua DPRD Ciamis Jeje Wiradinata juga dipastikan akan ikut mencalonkan sebagai Bupati Ciamis melalui PDI P. Sedangkan parpol lainnya belum memutuskan sikapnya, akah akan mengusung calon sendiri atau berkoalisi dengan partai lain. Selain itu juga ada tiga calon bupati dari jalur perseorangan atau independen.

Secara terpisah Anggota DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa juga mengatakan, apakah Partai Golkar Ciamis akan melakukan koalisi atau mengajukan pasangan murni, sepenuhnya merupakan hak DPD II. Menurutnya, Partai Golkar tidak hanya membidik suara dari alangan tua tetapi juga pemilih pemula.

"Dan kita juga mencoba mendulang suara dari kelompok yang sebelumnya tidak mempergunakan hak pilihnya. Persentase warga yang tidak mempergunakan hak pilihnya cukup tinggi. Ini ada apa dan sekaligus juga peluang bagi kami untuk menarik simpati dari kalangan tersebut," tuturnya..(A-101/A-37)***

Baca Juga

Bencana Pergerakan Tanah Bantarkalong Meluas

SUKABUMI, (PR).- Jembatan darurat yang menghubungi warga di Kampung Ciambar dan Kampung Babakan Pendeuy, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis 22 Februari 2017 ambruk. Padahal, jembatan itu belum genap diresmikan dan menghabiskan anggaran kisaran Rp 300 juta.

Dana Bantuan DKI tak Cukup untuk Atasi Banjir

CIBINONG, (PR).- Dana Bantuan Provinsi (Banprov) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bogor sebesar Rp 94 miliar, hanya dikabulkan Pemerintah DKI Jakarta sebesar Rp 5 miliar di antaranya.

Pelayanan ke Semua Agama Baik, Purwakarta Diganjar Harmoni Award

JAKARTA, (PR).- Kementerian Agama Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Harmoni Award 2016 kepada 10 kepala daerah, Minggu, 26 Februari 2017. Purwakarta menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang menerima penghargaan tersebut.