Trotoar itu Milik Siapa?

BELAKANGAN ini, banyak pedagang yang berjualan di atas trotoar. Salah satunya di daerah Kebonjati. Foto ini saya ambil dari trotoar yang ada di depan sekolah saya. Hal ini membuat saya berpikir. Sebenarnya, trotoar itu buat siapa sih?

Sudah jelas, trotoar itu digunakan bagi pejalan kaki. Pejalan kaki akan berjalan di atas trotoar sehingga mengurangi kemungkinan untuk terjadinya kecelakaan, baik bagi pengendara maupun bagi pejalan kaki. Trotoar memang disediakan bagi pejalan kaki, bukan disediakan untuk pedagang kaki lima atau yang biasa disebut PKL.

Menurut saya, ada baiknya pemerintah menyediakan tempat tersendiri bagi PKL untuk berjualan dan mengantisipasi para PKL agar tidak berjualan di atas trotar. Jika PKL memiliki tempat tersendiri untuk berjualan, jalanan pun pasti akan lebih tertib. Para pejalan kaki pun pasti merasa nyaman dan benar-benar merasa bahwa trotoar lebih fungsional untuk pejalan kaki, bukan untuk para pedagang. Trotoar pun pasti terlihat lebih bersih karena tidak ada sampah yang menumpuk akibat PKL.

Berbagai peringatan bagi para PKL yang masih berjualan di atas trotar pun dapat dilakukan. Mulai dari ditindak langsung dengan mengenakan denda sesuai peraturan yang berlaku, memperingatkan mereka berupa poster ataupun iklan di televisi, broadcast massage di media sosial, dan masih banyak lagi. Jadi seharusnya, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak dapat mencegah PKL berdagang di trotoar.

 

Angelica Leviani Rivela

X-6/03 SMA Trinitas

Jalan Kebon Jati No 209

Ciroyom, Kota Bandung