6 Orang Tersisa dalam Lelang Jabatan Sekda Bandung Barat

Area Perkantoran Pemkab Bandung Barat/DEDEN IMAN/PR
WARGA melintas di area perkantoran kawasan Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin 9 Juli 2018. Sebagian kepala dinas dan ASN lainnya di rotasi dan mutasi menempati jabatan baru di Pemkab Bandung Barat.

NGAMPRAH, (PR).- Proses seleksi lelang jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat kini menyisakan 6 kandidat yang akan bersaing menjadi 3 besar. Dari 9 kandidat awal, 3 di antaranya dinyatakan gugur lantaran tak memenuhi persyaratan.

Keenam kandidat yang tersisa, yaitu Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Asep Sodikin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Asep Wahyu, Staf Ahli Pemda Asep Sehabudin, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Rachmat Adang Syafaat, Plt Kadisperindag Maman Sulaeman, dan Asda III Agustina Priyanti.

Sementara itu, tiga kandidat yang dinyatakan gugur, yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Wandiana, Asda II Asep Ilyas, dan Aji Giatmiko Sugiat yang menjabat sebagai Staf Ahli di Pemkot Bandung.

"Ketiga pejabat yang gugur dari seleksi tidak memenuhi persyaratan, di antaranya faktor usia serta tidak ikut penulisan makalah," kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengembangan Karier pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bandung Barat, Ali Kurniawan di Ngamprah, Kamis 6 September 2018.

Dia menuturkan, Aji Giatmiko Sugiat yang menjabat sebagai Staf Ahli di Pemkot Bandung gugur karena faktor usia. Berdasarkan aturan, usia kandidat setinggi-setingginya 56 tahun pada Oktober 2018, sementara yang bersangkutan usianya 56 tahun pada Juli 2018.

Sementara itu, Wandiana dan Asep Ilyas tidak mengikuti proses penulisan makalah di hadapan Tim Pansel Provinsi yang digelar Rabu 5 September 2018. Wandiana beralasan ingin fokus pada jabatan sekarang, sedangkan Asep Ilyas masih menunaikan ibadah haji dan baru akan pulang pada 23 September 2018.

Persyaratan

Dia menjelaskan, ada tujuh persyaratan khusus dan sembilan umum yang harus dipenuhi pejabat yang ikut seleksi Sekda. Persyaratan umum, yaitu harus berstatus PNS di Jawa Barat, usia maksimal 56 tahun pada waktu pelantikan, tidak jadi pengurus partai politik, tidak pernah menjalani hukuman disiplin tingkat sedang dan atau berat, serta tidak pernah dijatuhi hukuman atau sedang tersangkut kasus pidana dan atau perdata. 

"Persyaratan khusus, di antaranya sedang atau pernah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau jabatan fungsional madya sekurang-kurangnya selama dua tahun," katanya.

Para kandidat yang lulus  penulisan makalah, selanjutnya akan mengikuti uji kompetensi, wawancara, dan tes kesehatan. Tiga kandidat terbaik akan diumumkan pada 24 September untuk kemudian disampaikan kepada bupati terpilih. Sebulan kemudian, sekda definitif akan dilantik menggantikan Wahyu Diguna, Plt Sekda Kabupaten Bandung Barat sekarang.***

Baca Juga

UMSK 2019 Disahkan Februari

BANDUNG, (PR).- Dewan Pengupahan Provinsi Jabar mengingatkan dewan pengupahan tingkat kota/kabupaten agar segera mempersiapkan penentuan upah ­minimum sektoral kota/kabupaten 2019.

Cegah Rabies, 200 Anjing dan Kucing Diberi Vaksin

NGAMPRAH, (PR).- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat memberikan vaksinasi antirabies terhadap 200 anjing dan kucing di kompleks perkantoran pemerintah daerah, Kecamatan Ngamprah, Minggu, 7 Oktober 2018.

Bandung Barat Siapkan 20.000 Rumah untuk Buruh

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan pembangunan perumahan untuk para buruh bisa direalisasikan pada 2019 nanti. Rencananya, akan dibangun 20.000 unit rumah bersubsidi bekerja sama dengan investor.