Rawan Pencurian, Hati-hati Jika Berada di Rest Area Ini

Tol Jakarta-Cikampek/DODO RIHANTO/PR

PURWAKARTA, (PR).- Hati-hati meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan di rest area KM 72 A, KM 72 B dan KM 88 Tol Purbaleunyi. Hal ini dikarenakan rest area tersebut rawan pencurian barang yang disimpan di dalam kendaraan.

Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta‎ baru saja menangkap komplotan pencuri ini. Meski demikian bukan tidak mungkin ada kompolotan pencuri lain yang mengintai isi dalam mobil yang terparkir di area ini.

Kapolres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Twedi Aditya Bennyahdi didampingi Kanit Jatanras Inspektur Dua Putra membenarkan hal tersebut. Karena akhirnya pihaknya berhasil menangkap komplotan yang sering mencuri di dua rest area yang saling bersebrangan tersebut.

"Kami telah menangkap 3 orang yang menjadi pelaku pencurian ini. Pelaku ini berinisial IA (40), lalu AM (34) dan NFM (42). IA dan NFM merupakan warga Karawang dan AM merupakan warga Subang," ucap Twedi di Mapolres Purwakarta, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, pada Selasa 4 September 2018.

Menurut Twedi mereka tertangkap basah saat menjalankan aksinya yang terjadi pada 22 Agustus 2018 lalu. Saat itu mereka mengambil tas yang berisi barang-barang berharga‎ yang terparkir di rest area KM 72 B tersebut.

"Jadi modus operandinya adalah mereka mengambil barang berharga yang ada di mobil. Mobil ini jenisnya Toyota Avanza yang di dalamnya terdapat korban atas nama Rosmi Herlina," katanya.

Barang berharga yang diambil pelaku pada saat itu cukup banyak. Di antaranya adalah 4 buah kalung emas, 1 buah ponsel merk Nokia X2 dan sebuah cincin emas. Sehingga kerugia‎n pun ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pengakuan pelaku

Berdasarkan pengakuan dari para pelaku, sudah berkali-kali mereka ini melakukan aksinya. Yaitu untuk KM 72 B sebanyak 1 kali, untuk KM 72 A sebanyak 8 kali. Terakhir untuk  KM 88 sebanyak 2 kali.

"Ini merupakan pengakuan para pelaku yang kini jadi tersangka. Bukan tidak mungkin, mereka telah melakukan pencurian ini lebih dari itu. Atau bahkan ada juga komplotan lainnya yang akan kita terus selidiki dan tumpas," ucapnya.

Akibat perbuatannya tersebut para pelaku dijerat pasal 363 KUH Pidana. Sementara ancaman hukuman yang diterima oleh pelaku adalah maksimal selama 7 tahun.

Oleh karena itu Twedi pun mengimbau kepada para pengendara yang berisitirahat di rest area agar berhati-hati. Khususnya rest area yang berada di wilayah hukum Polres Purwakarta. Di antaranya KM 72 A dan B, KM 88 dan KM 97.

"Jangan sampai pencurian ini bisa terjadi lagi. Kami pun akan memberikan pengamanan ekstra di rest area ini. Sehingga tak ada lagi tempat bagi para pencuri tersebut untuk kembali melakukan aksinya," ucapnya.***

Baca Juga

Menteri Sosial Sebut Kesehatan Sungai Citarum Harga Mati

PURWAKARTA, (PR).- Mentri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa kesehatan Sungai Citarum adalah harga mati. Hal ini dikarenakan Sungai Citarum merupakan tulang punggung pengairan di Jawa Barat dan DKI Jakarta.