Penyebab Pusing Saat Berdiri dan Cara Mengatasinya

Sumber gambar: Getty Images.

Pernahkah Anda merasa pusing saat berdiri secara tiba-tiba atau saat bangun dari tempat tidur? Dalam beberapa kasus, biasanya rasa pusing ini disertai dengan pengelihatan yang kabur.

Rasa pusing ini tidak akan berlangsung lama. Biasanya orang hanya membutuhkan beberapa detik saja untuk berdiam diri hingga rasa pusing tersebut hilang. Namun, tahukah Anda mengapa rasa pusing tersebut muncul saat kita berdiri?

Seperti dikutip dari Time, ahli menamai kondisi ini dengan sebutan hipotensi ortostatik awal (OH). Jika Anda sering mengalaminya, Anda tidak perlu khawatir karena hal ini tidak berbahaya.

APLIKASI Dream:ON membuat mimpi jadi indah.*

“Gejala ini terjadi karena adanya penurunan sementara jumlah darah yang memasok oksigen ke otak,” kata  Ikram, peneliti dan ketua epidemiologi OH, di Erasmus University Medical Center Rotterdam di Belanda.

Seperti botol air

Bayangkanlah tubuh dan aliran darah Anda sebagai botol air yang setengah penuh. Jika botol air dalam posisi tergeletak, cairan di dalamnya akan menjadi rata. Tetapi ketika botol tersebut diberdirikan, air akan meluncur ke bawah. Hal serupa juga akan terjadi pada tubuh Anda ketika berdiri.

“Gravitasi membuat sebagian besar darah turun ke kaki dan tubuh bagian bawah. Sehingga jantung dan pembuluh darah harus bekerja lebih banyak untuk mendapatkan jumlah darah yang cukup ke otak Anda,” kata Ikram.

TERTIDUR singkat membantu Anda untuk menyimpan informasi yang telah Anda pelajari dan secara 'signifikan' meningkatkan daya ingat.*

Sementara itu, Rebecca Gottesman, profesor neurologi di Johns Hopkins University, mengatakan OH dapat terjadi kapanpun tekanan darah Anda menurun oleh sebab apapun. Biasanya, orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah adalah mereka yang sangat bugar dan sering berlatih fisik untuk kompetisi ketahanan. Orang-orang seperti ini cenderung lebih sering terkena gejala OH.

Selain tekanan darah rendah, dehidrasi juga dapat meningkatkan risiko OH ini. “Jika Anda mengalami dehidrasi, volume darah Anda mungkin lebih rendah. Sehingga tekanannya pun akan lebih rendah,” kata Gottesman menjelaskan.

Bisa fatal

Gejala pusing saat berdiri juga dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan dan kehamilan. Gejala pusing ini tidak akan berbahaya jika hilang dalam waktu beberapa detik dan jika Anda masih berusia di bawah 30 tahun. Menurut penelitian, rasa pusing ini cenderung menghilang seiring bertambahnya usia.

Akan tetapi, jika Anda berusia 44 hingga 66 tahun dan mengalami gejala OH, Anda harus berhati-hati. Hal ini karena OH berisiko membuat Anda terjatuh serta patah tulang yang dapat menyebabkan kematian.

Terlepas dari usia Anda, jika gelaja pusing berlangsung lebih dari beberapa detik disertai dengan pikiran yang kabur, sakit kepala, jantung berdebar, berkeringat atau lemas, segera hubungi dokter. Gejala OH yang seperti ini dapat disebabkan oleh kondisi medis yang serius.

Jika pusing hanya terasa sebentar dan tidak ada gejala lain, coba atasi dengan minum air lebih banyak dan berdiri dengan perlahan-lahan. (Annisa Fauziah)***

Baca Juga

6 Jenis Air Minum, Mana yang Terbaik?

BERBAGAI jenis air minum dalam kemasan (AMDK) atau air mineral menjejali berbagai toko. Mulai dari toko kelontong, mini market, hingga pasar swalayan. 

Waspadai 10 Tanda Kurang Makan Sayuran

DALAM masa pertumbuhan, sering kali para orang tua menyuruh anak-anaknya agar sering mengonsumsi sayuran dengan alasan sangat baik bagi tubuh.