Rp 193 Miliar untuk Desa di Bandung Barat

Ilustrasi/GELORA GUSTAFA RAHMAN

NGAMPRAH, (PR).- Pada 2018 ini dana desa yang disalurkan pemerintah pusat untuk 165 desa di Kabupaten Bandung Barat kembali mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Total dana desa tahun ini berjumlah sekitar Rp 193 miliar, lebih besar dibandingkan pada 2017 yang berjumlah Rp 152 miliar.

"Dana desa itu sudah sampai Rp 1 miliar per desa. Malah lebih, karena kalau Rp 1 miliar per desa saja kan hanya Rp 165 miliar," kata Rambey Solihin, Rabu 2 Januari 2018. Rambey adalah Kepala Bidang Penataan, Pengelolaan keuangan, dan Aset Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung Barat.

Menurut dia, peruntukan dana desa masih sama seperti tahun lalu, yakni untuk mendanai urusan pemerintah desa di bidang pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan kemasyarakatan. Jadi, pemerintah desa tidak boleh menggunakan dana desa di luar skala prioritas. semua itu sudah diatur dalam peraturan menteri desa.

Rambey menuturkan, pencairan dana desa juga masih dilakukan dalam dua tahap, setelah pemerintah desa menyelesaikan urusan administrasi. Dinas PMD juga terus melakukan pendampingan untuk meminimalisasi kesalahan dalam menyusun laporan pengajuan dana desa. Dia optimistis pencairan dana desa akan berjalan lancar, karena pemerintah desa pun sudah lebih berpengalaman dalam membuat laporan.

"Kalau di Jawa Barat, Kabupaten Bandung Barat itu termasuk tiga kabupaten yang dapat menyalurkan dana desa tahap pertama dan kedua paling cepat. Jadi, tahun lalu itu dana desa sudah cair seluruhnya sampai dengan November. Makanya, tahun ini pun kami optimistis pencairan dana desa bisa cepat," katanya.

Realisasi penggunaan

Terkait dengan pelaporan realisasi penggunaan dana desa pada 2017, Rambey mengakui, sebagian desa masih belum menyampaikannya. Dia tak menyebutkan secara pasti berapa desa yang belum menyerahkan laporan tersebut, namun menekankan bahwa pada 10 Januari 2018 pemerintah desa diharapkan sudah membereskannya.

"Saya belum tahu secara pasti berapa desa yang belum. Soalnya, laporan realisasinya itu ada yang baru setengahnya beres, ada juga yang sekitar 70 persen. Jadi bermacam-macam. Nah, kami ingin lihat kualitas laporannya, tapi belum 100 persen tersaji. Soalnya, memang ada sejumlah kendala yang dihadapi pemerintah desa. Di antaranya karena sibuk menyelesaikan kegiatan akhir tahun," katanya.

Selain dana desa, dia menyebutkan bahwa pemerintah desa juga bakal menerima alokasi dana desa yang bersumber dari APBD Bandung Barat. "Jumlah total anggaran dana desa tahun ini sekitar Rp 115 miliar. Itu turun sekitar Rp 3 miliar dibandingkan tahun lalu," katanya.***

Baca Juga

Liburan Datang, Sampah Lembang Menggunung

NGAMPRAH, (PR).- Lonjakan jumlah wisatawan pada libur panjang Natal kali ini dipastikan membawa peningkatan volume sampah di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.