Gandeng Pejabat KPK, Bima Arya Bocorkan Akan Didukung 5 Partai Politik

Bima Arya dan warga/HILMI ABDUL HALIM/PR
WALI Kota Bogor Bima Arya berfoto bersama warga Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor saat pembagian kartu tanda penduduk elektronik beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bakal calon Wakil Walikota Bogor yang akan mendampinginya adalah salah seorang pejabat KPK, Dedie A Rachim.*

BOGOR, (PR).- Wali Kota Bogor Bima Arya memastikan bakal calon wakilnya dalam Pemilihan Walikota Bogor 2018 adalah salah seorang pejabat di Komisi Pemberantasan Korupsi, Dedie A Rachim. Bima Arya-Dedie A Rachim itu akan mendaftar sebagai peserta dengan diusung lima partai politik.

"Insyaallah akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (6-7 Januari 2018) saya akan mengenalkan calon wakil, kang Dedie, pada warga Bogor," kata Bima di Stadion Pajajaran Kota Bogor, Rabu 3 Januari 2018. Keputusannya dikuatkan dengan pengunduran diri Dedie sebagai Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antarkomisi dan Instansi KPK pekan lalu.

Alasannya memilih Dedie sebagai wakil diakui karena Bima cukup mengenal sosok yang bersangkutan sejak lama. Hubungan baik antara kedua belah pihak bahkan terjalin sejak kakek dan orang tua mereka dulu. Tak heran bila keduanya telah mengenal satu sama lain sejak Bima belum menjadi kepala daerah dan sebelum Dedie bekerja di KPK.

Menurut Bima, Dedie memiliki profesionalitas tinggi saat menjabat posisinya di KPK selama 12 tahun terakhir. Pertemuan keduanya terjadi saat Dedie diundang beberapa kali ke Balaikota Bogor untuk memberikan pembekalan dan pencerahan terkait reformasi birokrasi di dalam pemerintahan daerah.

Bima mengaku membutuhkan figur seperti itu untuk membenahi birokrasi di Kota Bogor. "Sesuai dengan kompetensi beliau. Beliau sangat paham dengan masalah ini karena berkecimpung di aspek pencegahan (saat menjabat) di KPK. Bagaimana membangun pemerintahan yang mengabdi dan melayani itu beliau sangat paham," katanya.

Meski bekerja di luar daerahnya, Bima meyalini figur pilihannya itu memiliki rasa kecintaan sangat besar kepada Kota Bogor karena berasal dari keturunan asli masyarakat lokal. Menurutnya, Dedie juga akan mudah diterima oleh masyarakat setempat karena memiliki sikap yang santun.

Masih rahasia

Dalam pendeklarasian itu, ia juga mengaku akan mengumumkan lima partai politik yang sepakat mengusungnya dalam Pilwalkot kali ini. Bima masih merahasiakan nama kelima partai tersebut kepada wartawan sampai ia mengumumkannya nanti.

Saat ini, ia mengaku masih fokus mempersiapkan semua persyaratan pendaftarannya menjadi calon peserta Pilwalkot Bogor 2018 yang dimulai pada Senin (8/1/2018) pekan depan. Bersamaan dengan persiapan tersebut, Bima mengaku sambil merapikan bangunan koalisi partai pengusungnya.

Keputusannya memilih pasangan dari luar partai politik diyakini Bima telah mendapatkan persetujuan kelima partai pengusung. Ia mengatakan pilihannya sudah berdasarkan pertimbangan dan kajian dalam proses penjaringan maupun survei yang dilakukan internal Partai Amanat Nasional dan disetujui Dewan Pimpinan Pusat partainya.

Sebelumnya, Partai Demokrat Kota Bogor menyatakan mengusung Bima Arya dan Dedie A Rachim sebagai peserta Pilwalkot Bogor 2018. Keputusan itu disampaikan Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) PD Jawa Barat, Sugianto Nangolah beberapa waktu lalu.

“DPP sudah memilih calon yang akan diusung, yaitu Bima Arya dan Dedie A Rachim. Itu sudah ditetapkan DPP dan kami sebagai BPOKK wajib mensosialisasikan kepada DPC atau internal dulu hasil keputusan ini,” kata Sugianto. Keputusan itu sekaligus menggugurkan kepastian Ketua PD Kota Bogor Usmar Hariman kembali mendampingi petahana.

Selain Demokrat dan PAN, petahana dan wakilnya itu kemungkinan besar akan diusung Partai Bulan Bintang. Dua partai lain yang disebut-sebut bergabung dalam koalisi mereka antara lain Partai Nasional Demokrat dan Partai Gerakan Indonesia Raya. Partai Demokrat dan Gerindra sebelumnya menyatakan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera sesuai alur koalisi di tingkat pusat maupun provinsi.***

Baca Juga

Calon Wakil Bima Arya Berinisial D

BOGOR, (PR).- Wali Kota Bogor Bima Arya membocorkan identitas calon wakil wali kota yang akan mendampinginya pada Pemilihan Wali Kota Bogor 2018 berinisial nama D.