Indra Mustafa Memulai Jejak Langkah di Persib

Indra Mustafa/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

AWAL gelaran Liga 1 musim 2017 sempat membuka asa bagi para pemain muda. Soalnya, ketika itu PSSI menerapkan aturan bahwa semua tim wajib memainkan tiga pemain U-23 sejak awal di setiap laga.

Di satu sisi, aturan itu diprotes karena membuat tim kesulitan melakukan rotasi pemain sepanjang musim. Soalnya, harus diakui jika pengalaman seorang pemain juga menjadi faktor penentu kemenangan di setiap laga.

Meski demikian, di sisi lain, sejumlah talenta muda negeri ini akhirnya mendapat kesempatan unjuk gigi. Tak sedikit dari mereka juga yang akhirnya membayar kesempatan itu dengan penampilan yang menawan baik bagi klub maupun bagi Timnas Indonesia.

Harus diakui, dalam skuad Persib Bandung, aturan tersebutlah yang akhirnya memunculkan Febri Hariyadi yang menjelma menjadi sosok gelandang sayap menakutkan bagi lawan. 

Kesempatan yang diberikan pun membuat Febri Hariyadi akhirnya kerap menjadi langganan Timnas dan talentanya membuat ia menjadi salah seorang pemain termahal di Indonesia saat ini.

Hal itu jelas membuktikan bahwa negeri ini memiliki potensi muda yang layak namun belum banyak mendapat kesempatan. Kemunculan Febri Hariyadi adalah fakta yang tak terbantahkan soal pentingnya kesempatan tersebut.

Betapa tidak, lonjakan prestasi Febri Hariyadi muncul hanya dalam kurun waktu setahun. Seperti diketahui pemain yang akrab disapa Bow itu masih memperkuat tim Persib U-21 bersama rekannya, Gian Zola dan Henhen Herdiana.

Meski tak secemerlang Febri Hariyadi, Gian Zola pun tampil tak mengecewakan meski lebih sering turun sebagai pengganti. Begitu pula Henhen Herdiana yang akhirnya mampu bersaing dengan pemain senior di lini belakang Maung Bandung.

Generasi terus bergulir dan giliran Indra Mustafa yang mendapat kesempatan itu. Bermain cemerlang bersama tim Persib U-19 musim lalu, Indra Mustafa dipercaya untuk mengisi skuad tim senior untuk musim 2018.

Kesempatan Indra Mustafa untuk benyak mendapat kesempatan sebenarnya terbuka lebar ketika Vladimir Vujovic memutuskan hengkang. Setidaknya, Indra Mustafa akan bergiliran menggalang tembok pertahanan Persib bersama dua seniornya Achmad Jufriyanto dan Wildansyah. 

Ternyata kesempatan itu tak selebar daun kelor karena tim pelatih masih akan mendatangkan dua stopper baru Victor Igbonefo dan Bojan Malisic. Keduanya tentu akan menjadi tantangan lain bagi Indra Mustafa dalam mendapatkan tempat di tim inti.

Sebagai pemain profesional, hal itu tentu harus disikapi secara dewasa oleh Indra Mustafa. Kedatangan mereka justru harus membuat Indra Mustafa semakin tarpacu untuk menunjukan kemampuan terbaik seperti halnya Henhen Herdiana yang mampu menyejajarkan diri dengan Supardi Nasir.

Sebuah modal besar saat ini sudah dimiliki Indra Mustafa karena ia mampu beradaptasi cepat dengan tim. Apalagi setelah pengalamannya ikut pemusatan latihan di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Indra mengaku dirinya merasa nyaman dengan tim pelatih saat ini, terutama sang kepala pelatih Roberto Carlos Mario Gomez. "Coach Gomez orangnya ramah. Saya percaya beliau bisa membangun kekeluargaan di Persib," katanya Selasa 2 Januari 2018.

Menurut Indra Mustafa, Roberto Carlos Mario Gomez tidak membedakan pemain senior dan junior ketika melatih. Tidak terkecuali kepada dia yang notabene tengah mengalami lonjakan karier yang pesat.

Dalam kondisi itu, dia merasa tak lagi canggung meski berlatih bersama pemain-pemain senior. Semoga dengan modal itu, dia bisa menunjukan kualitasnya agar bisa menjelma menjadi pemain besar di usia muda seperti Febri Hariyadi, Gian Zola, dan Henhen Herdiana.***

Baca Juga

Kemenangan Terbesar Persib di Era LSI

MINIMNYA  jumlah gol menggambarkan bahwa ketajaman lini depan merupakan salah satu kelemahan yang harus dibenahi Persib Bandung dari gelaran Liga 1 musim 2017. 

Piala Presiden 2018 Ajang Panaskan Mesin Persib

BANDUNG, (PR).- Gelaran Turnamen Piala Presiden 2018 segera bergulir mulai 19 Januari 2018. Semua tim yang akan ikut serta termasuk Persib Bandung pun kini tengah bersiap untuk menjajal kemampuan di ajang itu.

Followers Bertambah, Ini Kesan Bojan pada Bobotoh

BANDUNG, (PR).- Bek Persib Bandung, Bojan Malisic terkesan dengan keramahan bobotoh. Ia mengaku baru kali ini mendapat sambutan seperti itu sepajang karirnya di klub profesional.