Kesbang Perjuangkan Pencairan Honor Untuk Linmas

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Badan Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Kesbang Linmas dan PB) Kab. Sumedang, sedang memperjuangkan pencairan honor bagi ribuan petugas Linmas (Perlindungan Masyarakat) untuk membantu penyelenggaraan Pileg (Pemilihan Legislatif) 9 April nanti. Upaya itu, sehubungan honor Pileg untuk 3.736 orang petugas Linmas hingga kini belum jelas pencairannya.

“Para petugas Linmas yang belum mendapatkan honor, tak perlu resah sebab kami masih memperjuangkan supaya honornya segera cair. Bahkan tadi sudah dirapatkan oleh Pak Sekda. Mudah-mudahan, hari ini ada titik terang sehingga honornya bisa secepatnya cair. Oleh sebab itu, saya menghimbau kepada para petugas Linmas untuk tetap bertugas seoptimal mungkin guna kesuksesan Pileg,” kata Kepala Badan Kesbang Linmas dan PB Kab. Sumedang, H. Asep Sudrajat, di kantornya, Rabu (2/4/2014).

Asep menyebutkan, 3.736 orang petugas Linmas yang belum mendapatkan honor tersebut, khusus yang dibiayai dari APBD Kab. Sumedang. Mereka bertugas membantu keamanan, ketertiban dan kelancaraan penyelenggaraan Pileg di wilayah kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan.

Contohnya, membantu pengamanan dan pengangkutan kotak dan bilik suara di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Selain itu juga, membantu pengamanan mengangkut kotak dan bilik suara pascapemungutan suara, termasuk membantu kelancaran perhitungan suara di PPS dan PPK.

“Dari 3.736 orang Linmas tersebut, masing-masing di wilayah desa/kelurahan sebanyak 2.830 orang, di kecamatan 806 orang dan kabupaten 100 orang,” ujarnya.

Sementara untuk petugas Linmas yang bertugas di TPS, kata dia, honornya dinilai aman dan sudah dialokasikan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kab. Sumedang yang bersumber dari APBN.

Jumlah Linmas yang bertugas di TPS sebanyak 4.716 orang dan masing-masing TPS dijaga 2 orang Linmas. Honornya Rp 200.000 per orang. “Kalau sudah cair, honor Linmas dari APBD pun sama Rp 200.000 per orang,” tutur Asep.

Lebih jauh dia menambahkan, petugas Linmas yang bertugas membantu keamanan dan kelancaran penyelenggaraan Pileg, mulai bertugas H-5 sampai H+5 Pileg 9 April. Tugas pengamanan Linmas, di bawah kendali operasi Polres Sumedang.

“Nanti juga ada gelar pasukan pengamanan Pileg 2014 oleh Polres Sumedang yang melibatkan para petugas Linmas. Mudah-mudahan dengan keterlibatan petugas Linmas, penyelenggaraan Pileg bisa berjalan sukses,” katanya. (A-67/A-89)***

Baca Juga

Kebudayaan Harus Lahirkan Sesuatu yang Unggul

JAWA BARAT
KETUA KAHMI Jawa Barat, Dedi Mulyadi berfoto bersama dengan Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi dan pengurus KAHMI Kabupaten Majalengka usai pelantikan pengurus Kahmi Majalengka, Sabtu (16/5/2015).*

MAJALENGKA,(PRLM).- Sebagian kalangan menilai jika kebudayaan sunda hanya berupa kesenian, baik seni tari, seni suara, seni rupa atau segalanya yang berkaitan dengan kesenian.

Garut Siap Rebut Kejuaraan Batu Akik President Cup

JAWA BARAT
Garut Siap Rebut Kejuaraan Batu Akik President Cup

GARUT, (PRLM).- Ketua Indonesia Gemstone, Suwandi Gazali, mendatangi Lasminingrat Gemstone. Kedatangannya tersebut, merupakan bagian dari sosialisasi kepada gemslover di Kabupaten Garut dengan akan digelarnya kontes batu President Cup.

Pengunjuk Rasa Ajak Anggota DPRD "Berjemur"

JAWA BARAT
SEJUMLAH anggota DPRD Kota Tasikmalaya berpanas-panasan memenuhi permintaan para pengunjuk rasa di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2015).*

TASIKMALAYA, (PRLM).- Sejumlah anggota DPRD Kota Tasikmalaya berpanas-panasan memenuhi permintaan para pengunjuk rasa di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2015).

Warga Meminta Kejelasan Proses Hukum Bupati Sumedang

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).-Ratusan warga adat Pandika Pasundan di Kabupaten Sumedang, berencana akan mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar di Bandung, Kamis (21/5/2015).