Hadapi Agresi Rusia, Pemerintah Ukraina Minta Bantuan NATO

KIEV, (PRLM).- Menghadapi sikap provokatif Rusia ini, pemerintahan baru Ukraina langsung memperingatkan warganya, kemungkinan terjadinya perang dalam waktu dekat ini.

Sebagai persiapan mengahdapi invasi Rusia, pemerintah Ukraina telah menyiagakan pasukannya dan juga meminta bantuan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).

Seperti diketahui, dunia Barat yang dimotori Amerika Serikat tengah mengalami konfrotasi terbesar dengan Rusia sejak Perang Dingin berakhir lebih dari dua dekade lalu.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Reuters dan AFP, Minggu (2/3/2014), konfrotasi ini terjadi setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan, pihaknya punya hak untuk mengirim pasukan ke Ukraina.

Saat ini dilaporkan, 150.000 pasukan Rusia yang memang punya markas di Crimea, Ukraina, sudah bersiap-siap untuk melakukan serangan. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Polisi Yunani Bentrok dengan Migran yang Terlantar

ATHENA, (PR).- Polisi Yunani yang berpatroli di perbatasan utara negara itu hari Selasa 29 Maret 2016 bentrok dengan ratusan migran, banyak di antaranya yang melarikan diri dari perang di Suriah. Mereka dilarang masuk ke Makedonia.

Obama Peringatkan Ancaman Nuklir Teroris

WASHINGTON, (PR).- Upaya teroris yang mencoba untuk meluncurkan serangan nuklir yang akan "mengubah dunia kita" adalah ancaman nyata, kata Presiden Barack Obama yang dikutip BBC.

Pelanggan PSK Terancam Denda Rp 57 juta

PARIS, (PR).- Parlemen Prancis telah meloloskan sebuah undang-undang yang menghukum pengguna layanan pekerja seks komersial (PSK) dengan denda mencapai 3.750 euro atau setara dengan Rp 57 juta.

PM Ukraina Mengundurkan Diri

KIEV, (PR).- Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk hari Minggu 10 April 2016 mengatakan akan mengundurkan diri.