Hadapi Agresi Rusia, Pemerintah Ukraina Minta Bantuan NATO

KIEV, (PRLM).- Menghadapi sikap provokatif Rusia ini, pemerintahan baru Ukraina langsung memperingatkan warganya, kemungkinan terjadinya perang dalam waktu dekat ini.

Sebagai persiapan mengahdapi invasi Rusia, pemerintah Ukraina telah menyiagakan pasukannya dan juga meminta bantuan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).

Seperti diketahui, dunia Barat yang dimotori Amerika Serikat tengah mengalami konfrotasi terbesar dengan Rusia sejak Perang Dingin berakhir lebih dari dua dekade lalu.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Reuters dan AFP, Minggu (2/3/2014), konfrotasi ini terjadi setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan, pihaknya punya hak untuk mengirim pasukan ke Ukraina.

Saat ini dilaporkan, 150.000 pasukan Rusia yang memang punya markas di Crimea, Ukraina, sudah bersiap-siap untuk melakukan serangan. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Erdogan Perluas Pembersihan hingga ke Luar Turki

ANKARA, (PR).- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tak juga meredakan aksi pembersihan negaranya dari kelompok pendukung Gulen yang disebutnya sebagai kelompok teroris.

Rencana Gabung UE Dijegal, Turki Sebut Austria Rasis

ANKARA, (PR).- ​Pemerintah Turki berang saat otoritas Austria meminta Uni Eropa (UE) untuk menghentikan pembicaraan dengan Turki terkait rencana negara tersebut ingin masuk menjadi anggota blok terbesar di Eropa tersebut.