Hadapi Agresi Rusia, Pemerintah Ukraina Minta Bantuan NATO

LUAR NEGERI

KIEV, (PRLM).- Menghadapi sikap provokatif Rusia ini, pemerintahan baru Ukraina langsung memperingatkan warganya, kemungkinan terjadinya perang dalam waktu dekat ini.

Sebagai persiapan mengahdapi invasi Rusia, pemerintah Ukraina telah menyiagakan pasukannya dan juga meminta bantuan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).

Seperti diketahui, dunia Barat yang dimotori Amerika Serikat tengah mengalami konfrotasi terbesar dengan Rusia sejak Perang Dingin berakhir lebih dari dua dekade lalu.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Reuters dan AFP, Minggu (2/3/2014), konfrotasi ini terjadi setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan, pihaknya punya hak untuk mengirim pasukan ke Ukraina.

Saat ini dilaporkan, 150.000 pasukan Rusia yang memang punya markas di Crimea, Ukraina, sudah bersiap-siap untuk melakukan serangan. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Kerry Akhiri Lawatan di Luar Negeri Setelah Kecelakaan Sepeda

LUAR NEGERI

JENEWA, (PRLM).- Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengalami retak tulang paha dalam kecelakaan sepeda di luar Jenewa, Swiss, dan membatalkan sisa lawatannya di Eropa.

AS Janjikan $18 Juta bagi Bantuan Kapal Patroli Vietnam

LUAR NEGERI

HANOI, (PRLM).- Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter, menjanjikan bantuan $ 18 juta kepada Vietnam untuk membeli kapal-kapal patroli pengawal pantai buatan Amerika guna meningkatkan kemampuan pertahanan maritim negara itu.

Keluarga Korban Kapal Tenggelam Mengamuk di Shanghai

LUAR NEGERI

SHANGHAI, (PRLM).- Dari Shanghai, Reuters juga melaporkan sedikitnya 50 keluarga korban tenggelam marah lantaran pihak agen perjalanan yang memberangkatkan kerabat mereka plesiran dengan kapal pesiar tersebut, tak bisa memberikan penjelasan terbaru soal insiden di Yangtze itu.

Cari Korban Hilang di Yangtze, 200 Penyelam Dikerahkan

LUAR NEGERI

BEIJING, (PRLM).- Sebanyak 200 penyelam telah dikerahkan untuk mencari lebih dari 400 korban yang hilang tersebut. Mereka mengalami kesulitan karena dalamnya Sungai Yangtze. Selain itu, cuaca buruk masih terus mengintai kawasan ternama di Tiongkok tersebut.