Hadapi Agresi Rusia, Pemerintah Ukraina Minta Bantuan NATO

LUAR NEGERI

KIEV, (PRLM).- Menghadapi sikap provokatif Rusia ini, pemerintahan baru Ukraina langsung memperingatkan warganya, kemungkinan terjadinya perang dalam waktu dekat ini.

Sebagai persiapan mengahdapi invasi Rusia, pemerintah Ukraina telah menyiagakan pasukannya dan juga meminta bantuan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara).

Seperti diketahui, dunia Barat yang dimotori Amerika Serikat tengah mengalami konfrotasi terbesar dengan Rusia sejak Perang Dingin berakhir lebih dari dua dekade lalu.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Reuters dan AFP, Minggu (2/3/2014), konfrotasi ini terjadi setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan, pihaknya punya hak untuk mengirim pasukan ke Ukraina.

Saat ini dilaporkan, 150.000 pasukan Rusia yang memang punya markas di Crimea, Ukraina, sudah bersiap-siap untuk melakukan serangan. (A-133/A-108)***

Baca Juga

ISIS Aktif di Tiga Provinsi di Afghanistan

LUAR NEGERI

KABUL, (PRLM).- Seorang pejabat Afghanistan mengatakan, kelompok ISIS kini diketahui eksis di tiga proVinsi namun pemerintah bertekad untuk mengusirnya.

Tersangka Pemenggalan di Prancis Bantah Ada Motif Agama

LUAR NEGERI

PARIS, (PRLM).- Pria yang ditahan di Perancis atas dugaan memenggal atasannya dan mencoba meledakkan sebuah pabrik, mengatakan kepada penyelidik tidak ada motif atas dasar agama di balik serangan ini, menurut sebuah sumber, Senin (29/6/2015).

Negosiasi Krisis Yunani Berlanjut

LUAR NEGERI

ATHENA, (PRLM).- Dalam konferensi darurat hari Selasa (30/6/2015) malam, ke-19 menteri keuangan zona euro membahas permintaan Yunani untuk mendapat kredit selama dua tahun. Konferensi itu berlangsung hanya beberapa jam sebelum program dana talangan negara itu kedaluwarsa Selasa tengah malam.

Pemberontak Suriah Filmkan Penembakan Milisi ISIS

LUAR NEGERI

DAMASKUS, (PRLM).- Kelompok pemberontak Islamis garis keras di Suriah mengeluarkan video yang memperlihatkan pejuangnya menembak mati milisi dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.