PJU Kota Solo Diganti "Listrik Pintar" Hemat Energi

SOLO, (PRLM).-Memasuki tahun 2014 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan penghematan energi listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) dengan mengganti lampu-lampu yang selama ini menyedot catudaya tinggi.

Sebanyak 200-an lampu hemat energi yang disebut "listrik pintar" hasil rekayasa Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), kini diujicoba di sepanjang jalan protokol, Jl. Slamet Riyadi Solo.

"Kemen ESDM membantu Pemkot Solo 200 titik lampu untuk diujicoba. Kalau uji coba beberapa bulan ini menunjukkan hasil positif akan dikembangkan lebih luas," ujar Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Sabtu (1/2/14).

Pelaksanaan uji coba 200 titik lampu tersebut, menurut Rudy, bertujuan untuk melihat kemampuan dan daya tahan lampu, serta memantau fungsi perangkat pengatur penggunaan catudaya.

Dia mengungkapkan, dengan perangkat pengatur catudaya pada "listrik pintar" tersebut, dapat diatur pencahayaan lampu dari cahaya penuh pada saat diperlukan dan cahaya minimal saat tidak dibutuhkan.

"PJU dengan listrik pintar itu diatur, mulai pukul 22.00 cahaya lampu akan turun sampai 50%. Kalau asumsi perhitungan penggunaan dayanya masih seperti yang lama, setidaknya akan terjadi penghematan biaya hampir separuhnya," jelasnya.(Tok Suwarto/A-107).***

Baca Juga

PETUGAS menyuntikkan vaksin meningitis kepada calon jemaah haji di Puskesmas Ciwidey, Jln. Babakan Tilu, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jumat (7/8/2015).

Perbedaan Harga Jadi Penyebab Munculnya Vaksin Palsu

JAKARTA, (PR).- Perbedaan harga vaksin diduga menjadi penyebab munculnya vaksin palsu. Kementerian Kesehatan menyatakan layanan kesehatan serta dokter yang terlibat dalam penyebaran vaksin palsu bisa terkena sanksi pidana.

Pengadilan Putuskan Johnson Ketua INSA

JAKARTA (PR).- Indonesian National Shipowner's kini memiliki ketua umum yang resmi secara hukum. Hal itu dipastikan setelah pengadilan negeri mengeluarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 492/PTG/2015/PN.JKT.PST dan mengesahkan Johnson W Sutjipto.