PJU Kota Solo Diganti "Listrik Pintar" Hemat Energi

SOLO, (PRLM).-Memasuki tahun 2014 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan penghematan energi listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) dengan mengganti lampu-lampu yang selama ini menyedot catudaya tinggi.

Sebanyak 200-an lampu hemat energi yang disebut "listrik pintar" hasil rekayasa Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), kini diujicoba di sepanjang jalan protokol, Jl. Slamet Riyadi Solo.

"Kemen ESDM membantu Pemkot Solo 200 titik lampu untuk diujicoba. Kalau uji coba beberapa bulan ini menunjukkan hasil positif akan dikembangkan lebih luas," ujar Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Sabtu (1/2/14).

Pelaksanaan uji coba 200 titik lampu tersebut, menurut Rudy, bertujuan untuk melihat kemampuan dan daya tahan lampu, serta memantau fungsi perangkat pengatur penggunaan catudaya.

Dia mengungkapkan, dengan perangkat pengatur catudaya pada "listrik pintar" tersebut, dapat diatur pencahayaan lampu dari cahaya penuh pada saat diperlukan dan cahaya minimal saat tidak dibutuhkan.

"PJU dengan listrik pintar itu diatur, mulai pukul 22.00 cahaya lampu akan turun sampai 50%. Kalau asumsi perhitungan penggunaan dayanya masih seperti yang lama, setidaknya akan terjadi penghematan biaya hampir separuhnya," jelasnya.(Tok Suwarto/A-107).***

Baca Juga

150 Relawan PMI Surakarta dan Kedu Dilatih Tangani Dampak Bencana

SOLO, (PR).- Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mengadakan latihan gabungan (Latgab) penanggulangan bencana bagi 150 relawan se wilayah regional Surakarta dan Kedu, di markas Badan SAR Nasional (Basarnas), Kampung Bolon, Colomadu, Kab. Karanganyar, Senin 30 Mei 2016.

Terminal 3 Ultimate Soetta Diresmikan Pertengahan Juni

JAKARTA, (PR).- Pembangunan Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, secara fisik dinyatakan sudah selesai 100 persen. Menurut rencana, terminal yang mempunyai kapasitas 25 juta penumpang itu akan diresmikan pada 15 Juni 1016 mendatang.

Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

ACEH dan Sumedang memiliki keterikatan emosional yang tinggi karena pahlawan nasional Aceh, Cut Nyak Dien pernah diasingkan ke Sumedang oleh pemerintahan Belanda  pada 1906.

Gempa Bumi Sumatera Barat, 2.663 Rumah Rusak dan 1 Orang Meninggal

JAKARTA, (PR).- Gempa bumi 6,5 skala Richter di barat daya Pesisir Selatan, Sumatera Barat , Kamis 2 Juni 2016 pukul 5.56 WIB telah merusakkan 2.663 rumah dan 103 ruang kelas di 19 kelurahan atau 16 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Kerinci, dan Kota Padang.