Bendungan Utama Waduk Jatiluhur Alami Pergerakan

JAWA BARAT

PURWAKARTA, (PRLM).- Seiring dengan tingginya curah hujan dan besarnya debit air di waduk Jatiluhur, bendungan utama waduk Jatiluhur Purwakarta mengalami pergerakan karena besarnya tekanan air. Namun demikian, pergerakan bendungan utama waduk Jatiluhur tidak usah dikhawatirkan karena merupakan konsekuensi dari bendungan dengan sistem urugan.

Kepala Seksi Monitoring bendungan Divisi IV PJT II Akbar Haidir kepada "PRLM", Rabu (15/1/2014) di ruang kerjanya mengatakan adanya pergerakan tanah di bendungan utama waduk Jatiluhur, Purwakarta tidak akan menimbulkan efek seperti akan jebolnya tanggul utama waduk Jatiluhur. Pasalnya, bendungan dimanapun di dunia yang dibangun dengan sistem urugan dipastikan akan rentan mengalami pergerakan tanahnya.

"Pergerakan tanah di bendungan utama karena adanya beban air yang tinggi sehingga bendungan mengalami pergeseran," katanya.

Ia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab terjadinya pergerakan tanah yaitu adanya pemadatan tanah (konsolidasi) dan adanya pengaruh karena tinggi muka air (korelasi).

Menurutnya, sebagai tim monitoring senantiasa melaporkan adanya pergerakan tanah di bendungan utama kepada kantor pusat Kementerian Pekerjaan Umum yang menampung seluruh laporan dari semua bendungan yang ada di Indonesia. (A-86/A-108)***

Baca Juga

Ratusan Remaja Karawang Terjaring Razia Malam

JAWA BARAT

KARAWANG, (PRLM).- Ratusan warga yang tengah menikmati malam di sekitar Gedung Olahraga Panatayudha dan Stadion Singaperbangsa Karawang dirazia aparat Kepolisian Resor setempat, Sabtu malam hingga Minggu dinihari (10/1/2016).

100.000 Warga Sumedang Belum Miliki e-KTP

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang, tahun ini akan memokuskan pelayanan pembuatan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) bagi warga yang belum memilikinya.

Rumah Sakit Nonprofit Layani 46.805 Pasien Dhuafa Sepanjang 2015

JAWA BARAT

BOGOR, (PRLM).— Rumah sakit nonprofit di Parung, Bogor yang dibangun dari dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf). Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa melayani sebanyak 46.805 pasien dhuafa sepanjang tahun 2015.

Air Waduk Jatigede Mulai Mengairi Sawah

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Sejak Senin (11/1/2016) lalu, untuk pertama kalinya air Waduk Jatigede mulai digunakan untuk mengairi areal pesawahan di daerah pantai utara (pantura), seperti Majalengka, Indramayu dan Cirebon.