Bendungan Utama Waduk Jatiluhur Alami Pergerakan

PURWAKARTA, (PRLM).- Seiring dengan tingginya curah hujan dan besarnya debit air di waduk Jatiluhur, bendungan utama waduk Jatiluhur Purwakarta mengalami pergerakan karena besarnya tekanan air. Namun demikian, pergerakan bendungan utama waduk Jatiluhur tidak usah dikhawatirkan karena merupakan konsekuensi dari bendungan dengan sistem urugan.

Kepala Seksi Monitoring bendungan Divisi IV PJT II Akbar Haidir kepada "PRLM", Rabu (15/1/2014) di ruang kerjanya mengatakan adanya pergerakan tanah di bendungan utama waduk Jatiluhur, Purwakarta tidak akan menimbulkan efek seperti akan jebolnya tanggul utama waduk Jatiluhur. Pasalnya, bendungan dimanapun di dunia yang dibangun dengan sistem urugan dipastikan akan rentan mengalami pergerakan tanahnya.

"Pergerakan tanah di bendungan utama karena adanya beban air yang tinggi sehingga bendungan mengalami pergeseran," katanya.

Ia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab terjadinya pergerakan tanah yaitu adanya pemadatan tanah (konsolidasi) dan adanya pengaruh karena tinggi muka air (korelasi).

Menurutnya, sebagai tim monitoring senantiasa melaporkan adanya pergerakan tanah di bendungan utama kepada kantor pusat Kementerian Pekerjaan Umum yang menampung seluruh laporan dari semua bendungan yang ada di Indonesia. (A-86/A-108)***

Baca Juga

SEJUMLAH pegawai negeri sipil (PNS) mengucap ulang saat pengambilan sumpah oleh Bupati Bandung Dadang Naser di Bale Sawala, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kecamatan Soreang, Senin (9/3/2015). Sebanyak 49 PNS diangkat dari kategori I terdiri dari

BKD Indramayu Pastikan tak Ada PNS Fiktif

INDRAMAYU, (PR).-Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Indramayu sempat mengalami kesalahan teknis dalam pengiriman data Pegawai Negeri Sipil daerahnya ke pusat. Namun, Sekretaris BKD, Ahmad Syadali memastikan tak ada PNS yang fiktif di daerahnya.

PHK Ratusan Karyawan, PT IMC Tekno Dipanggil Dewan

PURWAKARTA, (PR).- Komisi D DPRD Kabupaten Purwakarta akan memanggil manajemen PT IMC Tekno terkait masalah pemutusan hubungan kerja yang menimpa sekitar ratusan pegawainya. Di samping itu, akan dibahas juga masalah belum terakomodirnya para buruh dalam berserikat di lingkungan perusahaan.

pasars enggol, bekasi, summarecon mall,

Wisata Kuliner di Pasar Senggol Bekasi

KEDATANGAN Alfiana (19) ke Pasar Senggol, Minggu 8 Mei 2016, merupakan kali ketiga ia berkunjung ke gelaran rutin Summarecon Mal Bekasi yang tahun ini mengusung tema "Jelajahi Kuliner Asia".