Bendungan Utama Waduk Jatiluhur Alami Pergerakan

PURWAKARTA, (PRLM).- Seiring dengan tingginya curah hujan dan besarnya debit air di waduk Jatiluhur, bendungan utama waduk Jatiluhur Purwakarta mengalami pergerakan karena besarnya tekanan air. Namun demikian, pergerakan bendungan utama waduk Jatiluhur tidak usah dikhawatirkan karena merupakan konsekuensi dari bendungan dengan sistem urugan.

Kepala Seksi Monitoring bendungan Divisi IV PJT II Akbar Haidir kepada "PRLM", Rabu (15/1/2014) di ruang kerjanya mengatakan adanya pergerakan tanah di bendungan utama waduk Jatiluhur, Purwakarta tidak akan menimbulkan efek seperti akan jebolnya tanggul utama waduk Jatiluhur. Pasalnya, bendungan dimanapun di dunia yang dibangun dengan sistem urugan dipastikan akan rentan mengalami pergerakan tanahnya.

"Pergerakan tanah di bendungan utama karena adanya beban air yang tinggi sehingga bendungan mengalami pergeseran," katanya.

Ia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab terjadinya pergerakan tanah yaitu adanya pemadatan tanah (konsolidasi) dan adanya pengaruh karena tinggi muka air (korelasi).

Menurutnya, sebagai tim monitoring senantiasa melaporkan adanya pergerakan tanah di bendungan utama kepada kantor pusat Kementerian Pekerjaan Umum yang menampung seluruh laporan dari semua bendungan yang ada di Indonesia. (A-86/A-108)***

Baca Juga

Kementerian BUMN Gelar Bazar Murah 4.000 Paket Sembako

GARUT, (PR).- Sebanyak 4.000 paket kebutuhan pokok dijual murah pada bazar murah di Alun-alun Garut, Jumat 24 Juni 2016. Dari paket senilai Rp 150.000 itu, warga hanya perlu membayar sebesar Rp 25.000.

Aklamasi, Supriadi Jabat Ketua DPD KNPI Cianjur

CIANJUR, (PR).- Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga DPD KNPI Cianjur, Supriadi akhirnya terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Periode 2016-2019 pada Musyawarah Daerah (Musda), ke-13 DPD KNPI Cianjur yang digelar di Wisma Sinar Kasih Pacet, Minggu, 26 Juni 2016.