Organisasi Islam Dukung Pembatasan Jam Hiburan Malam

JAWA BARAT

MAJALENGKA, (PRLM).- Sejumlah organisasi Islam di Majalengka serta Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Majalengka dukung kebijakan Kapolwil Cirebon soal pembatasan jam hiburan malam hingga pukul 24.00 WIB, untuk mengurangi tindak kriminalitas yang ditimbulkan akibat dampak dari kegiatan tersebut.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Majalengka, Hj.Suratih Puspa menyebutkan, tempat hiburan malam di Kabupaten Majalengka sangat terbatas hanya ada tiga buah tempat karaoke keluarga yang jumlah ruangannya pun demikian terbatas. Itu hanya ada di Tiga Dara dengan jumlah ruangan delapan, Legenda di Desa Salagedang, sebanyak 5 ruangans serta di Cigasong sebanyak tiga ruangan.

“Di Majalengka ini tempat hiburan malam memang hanya sedikit, kalaupun ada tempat hiburan malam adalah karaoke keluarga, jam bukanyapun terbatas hanya sampai pukul 23.00 WIB. Jadi bila kepolisian menyatakan jam buka hanya sampai pukul 24.00 WIB di Majalengka justru kurang dari itu,” ungkap Hj.Suratih Puspa.

Sehingga, menurutnya, ketika ada imbauan pembatasan waktu penyelenggaraan pun cukup mudah untuk dilakukan sosialisasi terhadap para pemiliknya.

Ketua FPI Majalengka, Dede Iwan ditemui di Mapolres Majalengka ketika membahas hal tersebut menyatakan dukungannya. Menurut Dede Selain mengurangi tindak kriminalitas pembatasan hiburan malam tersebut juga secara tidak langsung mendukung aksi dakwah.

“Kalau selama ini ada tuduhan di tempat hiburan malam terkadang dijadikan tempat maksiat maka dengan pembatasan waktu ini diharapkan kegiatan maksiatpun akan semakin berkurang. Dan itu akan mengurangi beban tugas kepolisian juga untuk melakukan penjagaan,” ungkap Dede Iwan.

Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Majalengka H.Jojo Hadiwijaya menyatakan selama ini pihaknya baru mengeluarkan ijin usaha hiburan malam bagi tiga pemohon. Keluarnya ijin tersebut setelah semua pemohon memenuhi seluruh persyaratan ijin usaha. Sedangkan ijin kegiatan waktu hiburan menurutnya dikeluarkan aparat berwenang.

Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Bulang Bayu Samudra menyebutkan, penyelenggaraan hiburan malam di Majalengka sudah dibatasi sejak lama. Dan itu tidak hanya berlaku bagi tempat karaoke namun juga kegiatan huburan terbuka lainnya, seperti pentas hiburan yang diselenggarakan oleh EO yang disponsori perusahaan manapun.

Menyinggung soal penyelenggaraan hiburan di lokasi hajat, Kapolres menyatakan sudah mengkaji sejumlah daerah yang dianggap rawan tindak kriminal baik krminal murni ataupun yang tindak kriminalnya dipicu oleh peredaran miras. Hal inipun kemungkinan akan dibatasi. “Penyelenggaraan hiburan di lokasi hajat kami kaji kembali,” ujarnya.(C-31/A-147)***

Baca Juga

Perajin Tepung Tapioka cemari Sungai Cikeas

JAWA BARAT

CIBINONG, (PRLM).- Sebanyak 134 usaha perajin tepung tapioka di Kecamatan Babakan Madang dan Sukaraja cemari aliran Sungai Cikeas Kabupaten Bogor. Seluruh pengusaha tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah, sehingga limbah cair dibuang langsung ke sungai.

Dibiarkan 3 Tahun, Kerusakan Jalan Warungkondang-Bunisari Kian Parah

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Jalan Warungkondang-Bunisari yang berada di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur rusak parah. Jalan sejauh hampir tujuh kilometer ini hancur. Menurut sejumlah warga, jalan tersebut tak kunjung diperbaiki selama hampir tiga tahun.

Bulog Ciamis Siap Ganti Raskin yang Jelek

JAWA BARAT
Bulog Ciamis Siap Ganti Raskin yang Jelek

CIAMIS, (PRLM).- Bulog Sub Divisi Regional (Sub. Divre) Ciamis siap mengganti beras rakyat miskin yang dikembalikan oleh rumah tangga sasaran, karena dinilai kualitasnya jelek. Saat ini badan penyangga pangan di wilayah priangan timur memiliki stok beras aman hingga Bulan November 2015.

Kondisi Jembatan Kangraksan Mulai Melengkung

JAWA BARAT
SEJUMLOAH kendaraan melintas di atas jembatan Kanggraksan yang kondisinya sudah melengkung. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV bakal segera mengganti jembatan Kanggraksan di jalur utama pantura Kota Cirebon.*

CIREBON, (PRLM).- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV bakal segera mengganti jembatan Kanggraksan di jalur utama pantura Kota Cirebon. Penggantian jembatan yang usianya hampir setengah abad itu, karena kondisi jembatan memprihatinkan sehingga bakal membahayakan pengguna jalan.