Solo Ditengarai Jadi Target Ujicoba Teror

NASIONAL

SOLO, (PRLM).- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan antisipasi, menyusul adanya informasi gangguan keamanan di Kota Solo pada perayaan Natal 2013 dan malam pergantian tahun 2014. Sedangkan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta juga melakukan langkah yang sama dengan mengerahkan 1.500 personel gabungan.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Solo, Suharso dan Kapolresta AKBP Iriansyah, mengungkapkan hal itu kepada wartawan di tempat terpisah, Selasa (17/12/2013). Keduanya menanggapi tentang kesiapan pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2014 di Kota Solo.

Menyinggung tentang situasi keamanan menjelang natal dan tahun baru, Suharso mengungkapkan, Kota Solo kemungkinan merupakan salah satu di antara tiga kota di Indonesia yang bakal dijadikan 'ujicoba' aksi teror.

Informasi tersebut didapat Kepala Kantor Kesbangpol dalam rakernas dengan Kapolri baru-baru ini, yang harus segera ditindaklanjuti dan diantisipasi melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Upaya yang ditempuh Kantor Kesbangpol, menurut Suharso, antara lain meneruskan informasi tersebut dalam pertemuan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan forum persaudaraan lain. Dia juga berkoordinasi dengan Muspida, termasuk mengumpulkan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pimpinan parpol.

"Para pimpinan parpol juga dilibatkan karena massa parpol rawan gesekan. Sebab dalam Pemilu 2014 perhitungan caleg didasarkan atas jumlah suara. Padahal dalam satu daerah pemilihan (Dapil) terdapat sejumlah calon. Bahkan caleg dalam satu partai pun bisa timbul gesekan," jelasnya.

Kapolresta Surakarta, AKBP Iriansyah mengemukakan, jumlah 1.500 personel yang dilibatkan dalam pengamanan perayaan Natal dan malam Tahun Baru 2014 merupakan gabungan Polri, Brimob, TNI, Satpol PP dan kelompok Ormas. Rinciannya adalah, sebanyak 600 orang berasal dari Polri dan sisanya dari TNI, Brimob, Satpol PP dan kelompok Ormas.

Mereka akan ditempatkan untuk mengamankan 123 gereja dari 143 gereja yang akan mengadakan perayaan Natal. Selain itu sebanyak 63 gereja akan menyelenggarakan misa khusus menyambut tahun baru 2014.

"Dalam pengamanan Natal dan tahun baru, petugas akan bertindak tegas terhadap pengganggu keamanan. Tidak ada tempat bagi mereka yang akan mengacau Kota Solo," tandasnya (Tok Suwarto/A_88)***

Baca Juga

Uang Hasil Penipuan Oknum Polisi Polda Papua Berupa Aset

NASIONAL

TASIKMALAYA, (PRLM).- Uang hasil penipuan sebesar 12 miliar oleh pelaku Briptu Eric sebagian besar berupa aset yang ada di Papua.

Eksekusi Mati

Rakyat Setuju Hukum Mati Bagi Pengedar Narkoba

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengeluarkan surat perintah untuk eksekusi mati terhadap 10 terpidana mati gelombang kedua. Walau ada penolakan, namun mayoritas rakyat Indonesia atau sebanyak 86 persen ternyata setuju dan mendukung menghukum mati pengedar narkoba.

Eksekusi Mati

Kejagung "Keukeuh" takkan Sebutkan Tanggal Eksekusi

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kejaksaan Agung tetap enggan menyampaikan waktu dan tanggal eksekusi mati tahap kedua kepada sembilan terpidana mati. Alasannya, Kejaksaan Agung menganggap publikasi tanggal dapat mengganggu tim eksekutor dalam menjalankan tugasnya.

Eksekusi Mati

Eksekusi Ditunda, Mary Jane Balik ke Lapas Wirogunan

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM). - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan Yogyakarta kembali menerima terpidana mati kasus narkotika, Mary Jane Fiesta Veloso, Rabu (29/4/2015), setelah eksekusinya diputuskan untuk ditunda.