Karya SMKN 1 Anjatan Kab. Indramayu

“Selendang Sintren” Film Terbaik “Ungkara Award 2”

SENI BUDAYA
KRU Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Kab. Indramayu sabet empat kategori penghargaan di Festival Film Remaja Jawa Barat 2013 “Ungkara Award 2”, Rabu (4/12/2013) bertempat di Gedung Serbaguna As Sakinah Balai Latihan Kerja Cianjur, Jl. KH. Abdullah
RETNO HERIYANTO/PRLM
KRU Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Kab. Indramayu sabet empat kategori penghargaan di Festival Film Remaja Jawa Barat 2013 “Ungkara Award 2”, Rabu (4/12/2013) bertempat di Gedung Serbaguna As Sakinah Balai Latihan Kerja Cianjur, Jl. KH. Abdullah Bin Nuh, Cianjur.*

CIANJUR, (PRLM).- Film pendek “Selendang Sintren” karya Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Kab. Indramayu sabet empat kategori penghargaan di Festival Film Remaja Jawa Barat 2013 “Ungkara Award 2”. Selain dinyatakan sebagai film terbaik,“Selendang Sintren” juga menyabet kategori sutradara terbaik, penulis skenario, dan artistik terbaik.

Festival Film Remaja Jawa Barat “Ungkara Award” yang diselenggarakan Dewan Kesenian Cianjur,merupakan festival rutin untuk kelimakalinya dan keduakalinya mendapat dukungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. Selain sebagai ruang melahirkan sineas muda memiliki kualitas dan menciptakan kantung-kantung budaya perfilman di daerah, “Ungkara Award” diarahkan sebagai wahana mengangkat foto lokal dalam bentuk sineas.

Malam puncak Festival Film Remaja Jawa Barat 2013 “Ungkara Award 2”, Rabu (4/12/2013) bertempat di Gedung Serbaguna As Sakinah Balai Latihan Kerja Cianjur, Jln. KH. Abdullah Bin Nuh, Cianjur, dihadiri Wakil Gubernur Jabar H. Deddy Mizwar, Wakil Bupati Cianjur dr. H. Suranto,MM., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Drs. Nunung Sobari MM., serta para sineas sejumlah daerah.

Hasil lengkap Festival Film Remaja Jawa Barat 2013 “Ungkara Award 2”, menetapkan “Selendang Sintren” produksi Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Indramayu sebagai Film Terbaik. Fadlan Ridwanallah yang berperan sebagai Aku pada film “Talatah” produksi Bafia Production Bandung terpilih sebagai Pemeran Pria Terbaik dan Ulfi Nopitasari sebagai Febby di film“Aku dan Tarian Topeng” produksi YKS Production SMKN 1 Anjatan Indramayu sebagai Pemeran Wanita Terbaik.

Suntradara Terbaik diraih Maya Triana untuk film “Selendang Sintren” (Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Indramayu), Penulis Skenario Terbaik Siti Makhmudah “Selendang Sintren” (Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Indramayu), Editing Terbaik Alisyha Purnamasari “Pesawat Tempur” (Lamp. Picture Cianjur), Kameramen Terbaik Alisyha Purnamasari “Pesawat Tempur” (Lamp. Picture Cianjur), Artistik Terbaik Pingky M.G. “Selendang Sintren” (Potret Cinema Production SMKN 1 Anjatan Indramayu). Dewan Kesenian Cianjur sebagai penyelenggara juga memberikan Penghargaan Khusus Ungara kepada Marta Algifari yang memerankan Ojak kecil di film“Pesan Pesawat” karya Lamp. Picture Cianjur. (A-87/A-147)***

Baca Juga

Melukis dengan Basis TI

SENI BUDAYA
Melukis dengan Basis TI

Bermuncunlan Kritik, Patung Nefertiti Akhirnya Diturunkan

SENI BUDAYA
SEORANG warga Mesir, Wael Saad, membandingkan patung Nefertiti tahun 2015 dan tahun 1345.*

KAIRO, (PRLM).- Dewan Kota Samalut di Mesir akhirnya menurunkan tiruan patung Nefertiti yang disebut-sebut lebih mirip dengan monster Frankenstein dibanding ratu yang cantik tersebut.

Patung itu dipesan untuk didirikan di gerbang masuk kota.

Seniman Tuangkan Kritik Lewat Lukisan

SENI BUDAYA
YOGYAKARTA, (PRLM).- Keprihatinan yang selama ini dituangkan dalam kata-kata menjadi sering menjadi apatis yang berlebihan.

Lukisan Mona Lisa Menjadi "Hidup"

SENI BUDAYA
VERSI interaktif dari lukisan terkenal Leonardo da Vinci ini memungkinkan dia mengubah posisi kepalanya, berkedip matanya, mengerutkan bibirnya, cemberut dan bahkan bernapas.*

PARIS, (PRLM).- Matanya dikatakan mengikuti pecinta seni di seluruh ruangan dan senyum misterius Mona Lisa memberinya kehidupan yang aneh seperti kualitas yang menawan hati orang-orang yang menatap dirinya.