Projek di Lapangan Ciujung - Supratman Dipertanyakan Warga

BANDUNG RAYA
SEJUMLAH anak bermain di Lapangan Bola Ciujung, Jln. Supratman, Kota Bandung, Senin (25/11/2013). Kurang transparannya Pemerintah Kota Bandung dalam rencana membangun taman tematik membuat warga di kawasan lapang tersebut memasang sejumlah spanduk penolak
ARMIN ABDUL JABBAR/PRLM
SEJUMLAH anak bermain di Lapangan Bola Ciujung, Jln. Supratman, Kota Bandung, Senin (25/11/2013). Kurang transparannya Pemerintah Kota Bandung dalam rencana membangun taman tematik membuat warga di kawasan lapang tersebut memasang sejumlah spanduk penolakan.*

BANDUNG, (PRLM).- Warga mempertanyakan pekerjaan pembuatan pondasi di sekeliling Lapangan Ciujung, Jln. Supratman, Kota Bandung, Senin (25/11/2013). Warga menilai Pemkot Bandung kurang transparan dalam rencana pembangunan di lahan tersebut, sehingga muncul banyak dugaan dan pemasangan spanduk penolakan di sekililing lapangan tersebut.

Berdasarkan pantauan "PRLM", terdapat sedikitnya enam spanduk berwarna putih yang menolak rencana pembangunan di lapangan bola tersebut. Isinya antara lain "Kuring teu suka, kuring teu ridho tempat ulin budak kuring dipelakan beton" dan "Bongkar pondasi demi rakyat kuring nolaak".

Selain itu, juga terlihat beberapa spanduk putih besar yang berisi petisi atau ajakan untuk menolak alih fungsi lahan lapangan yang rencananya akan dijadikan taman tematis Persib tersebut. Sejumlah elemen masyarakat tampak ikut membubuhkan tanda tangan di atas spanduk tersebut, antara lain Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), SSB, Warga Cikaso, Ikatan Seniman Sunda, dan lain-lain.

Di sekeliling lapangan juga tampak ada pengerjaan pondasi setinggi 40 cm yang belum diselesaikan. Namun, tak tampak satu pun pekerja yang menyelesaikan pondasi itu. Di beberapa titik, terlihat material seperti batu kali dan pasir cor yang ditinggalkan begitu saja. Senin sore, hanya terlihat beberapa anak-anak sedang bermain sepak bola.

Salah seorang penarik becak yang sekitar 20 tahun terakhir mangkal di sekitar Lapangan Ciujung, Enco (50), mengatakan bahwa spanduk tersebut baru dipasang warga pada Minggu (24/11/2013) sore. "Katanya di sini mau dijadikan lapangan futsal, makanya banyak warga yang protes dan masang spanduk ini," kata Enco, ketika ditemui di Lapangan Supratman. (A-175/A_88)***

Baca Juga

Kinerja DPRD Kab. Bandung Dipertanyakan

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).-Sejumlah pihak mempertanyakan kinerja setahun DPRD Kab. Bandung yang lebih banyak mengadakan kunjungan ke luar daerah maupun menggelar rapat di hotel. Sedangkan rapat kerja di ruangan komisi DPRD jarang diselenggarakan.

Sampah Dibiarkan Menumpuk di Cangkuang

BANDUNG RAYA
Sampah Dibiarkan Menumpuk

SOREANG, (PRLM).- Warga yang melintas di Jalan Raya Soreang-Banjaran khususnya pengendara sepeda motor, merasa terganggu dengan keberadaan tumpukan sampah di pinggir jalan tepatnya di wilayah Cangkuang Kabupaten Bandung.

Tetap Waspada Meski tak Terjadi Peningkatan Kasus Demam Berdarah

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Tidak terjadi peningkatan kasus demam berdarah di Kota Bandung. Meski demikian, perlu tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan kasus tersebut.

Volume Kendaraan Padat, Lalu Lintas Jadi Macet

BANDUNG RAYA
PEMANDANGAN rutin setiap pagi di Jln. Selontongn dan Jln. Sekar Manis  kawasan Buah Batu Kota Bandung, yakni kemacetan lalu lintas. Pengemudi motor dan mobil berusaha saling berebut posisi, Senin (10/08/2015).*