Video Pelatihan Pelacur Bocor di Internet

INSTRUKTUR  tengah mengajari para pelacur untuk meningkatkan pelanggan.*
YOUTUBE/PRLM
INSTRUKTUR tengah mengajari para pelacur untuk meningkatkan pelanggan.*

BEIJING, (PRLM).- Sebuah video yang menunjukkan sekelompok pelacur Cina tengah menjalani kursus kilat tentang cara menggunakan internet untuk menjajakan diri telah bocor dan tersebar secara online.

Klip berdurasi dua menit ini dimulai dengan seorang instruktur, seorang wanita yang mengenakan setelan hitam dan kemeja putih, mengatakan kepada para gadis yang hadir bahwa media sosial, seperti Twitter Cina, tidak hanya cara terbaik untuk memasarkan diri bagi 'klien yang kaya' tetapi juga untuk menyedot para 'pecundang'.

"Anda semua ingin memiliki lebih banyak pelanggan, tips yang banyak?" kata instruktur dalam tayangan video itu. "Saya akan mengajarkan Anda bagaimana menggunakan keterampilan media jejaring sosial untuk memperluas basis pelanggan Anda," tambahnya seperti dikutip Daily Mail, Senin (28/10/2013).

Sementara keaslian video itu masih belum diverifikasi, tayangan ini telah menyebar dengan cepat di beberapa situs hosting video seperti Youku, Sohu, dan YouTube.

Tampaknya video ini telah direkam oleh salah satu siswa peserta pelatihan dengan ponselnya dan bocor di internet pada bulan Februari lalu. (Aya/A-147)***

Baca Juga

Madu dari Bangkai Halal atau Haram

WASHINGTON, (PR).- Tak semua madu yang diproduksi oleh lebah didapatkan dari serbuk sari bunga atau madu bunga, percaya atau tidak ternyata ada golongan lebah yang membuat madu dari hewan yang telah mati.

Ribuan Warga Filipina Diungsikan Terkait Bahaya Topan Dahsyat

MANILA, (PR).- Mengantisipasi terjadinya serangan topan dahsyat Nock-Ten dengan kecepatan angin 235 Km per jam tersebut, pemerintah Filipina pun mengevakuasi ribuan warga dari kawasan timur provinsi Catanduanes Serangan topan tersebut, seperti dilaporkan AFP, Minggu 25 Desember 2016, telah menyeb

Obama Belum Umumkan Sanksi untuk Rusia

WASHINGTON, (PR).- Tiga pekan menjelang lengser, Presiden Amerika Serikat Barack Obama ingin memastikan Rusia mendapat pelajaran terkait dugaan peretasan yang mengintervensi Pemilihan Presiden AS pada November lalu.