Video Pelatihan Pelacur Bocor di Internet

INSTRUKTUR  tengah mengajari para pelacur untuk meningkatkan pelanggan.*
YOUTUBE/PRLM
INSTRUKTUR tengah mengajari para pelacur untuk meningkatkan pelanggan.*

BEIJING, (PRLM).- Sebuah video yang menunjukkan sekelompok pelacur Cina tengah menjalani kursus kilat tentang cara menggunakan internet untuk menjajakan diri telah bocor dan tersebar secara online.

Klip berdurasi dua menit ini dimulai dengan seorang instruktur, seorang wanita yang mengenakan setelan hitam dan kemeja putih, mengatakan kepada para gadis yang hadir bahwa media sosial, seperti Twitter Cina, tidak hanya cara terbaik untuk memasarkan diri bagi 'klien yang kaya' tetapi juga untuk menyedot para 'pecundang'.

"Anda semua ingin memiliki lebih banyak pelanggan, tips yang banyak?" kata instruktur dalam tayangan video itu. "Saya akan mengajarkan Anda bagaimana menggunakan keterampilan media jejaring sosial untuk memperluas basis pelanggan Anda," tambahnya seperti dikutip Daily Mail, Senin (28/10/2013).

Sementara keaslian video itu masih belum diverifikasi, tayangan ini telah menyebar dengan cepat di beberapa situs hosting video seperti Youku, Sohu, dan YouTube.

Tampaknya video ini telah direkam oleh salah satu siswa peserta pelatihan dengan ponselnya dan bocor di internet pada bulan Februari lalu. (Aya/A-147)***

Baca Juga

Pemerintah Turki Beredel Puluhan Media Massa

ANKARA, (PR).- Pemerintah Turki telah mengumumkan penutupan puluhan organisasi media massa sebagai tindak lanjut dari kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016 lalu.

Penjara Filipina Disesaki Penjahat Narkoba

MANILA, (PR).- ​S​ejak berkuasa di Filipina 1 Juli​ 2016 lalu​, Presiden Rodrigo Duterte mengklaim, 43.000 terduga penjahat narkoba telah menyerahkan diri dan sebanyak 300 kilogram sabu disita.

Topan Nida Lumpuhkan Penerbangan Hong Kong

HONG KONG, (PR).- Topan Nida yang menyapu Hong Kong pada Selasa 2 Agustus 2016 mengganggu hampir semua aktivitas termasuk ratusan penerbangan. Sementara itu, daerah yang lebih rendah berada dalam peringatan rawan banjir.

Remaja Somalia Ditangkap Terkait Serangan London

LONDON, (PR).- Penikaman massal di Alun-alun Russel, London pada Kamis 4 Agustus 2016 dini hari WIB, yang menewaskan seorang turis Amerika dan melukai 5 orang lainnya dari Australia, Inggris dan Israel, telah membuat keamanan di London ditingkatkan.