Untuk Pengamanan Presiden

Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi tidak Boleh Dilalui Kendaraan

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM),-Pengamanan ketat dilakukan dilintasan Jl. Bhayangkara, Kota Sukabumi, Senin (21\10\2013). Bahkan seluruh kendaraan umum yang melintasi Jl Bhayangkara tidak diperkenankan mendekat areal Lembaga Pembentukan Perwira Polisi (Lemdikpol) Polri Sukabum. Petugas preman dengan bersenjata lengkap terlihat dibeberapa titik sebelum masuk komplek di Lapangan Sutadi Ronodipuro.

Pengamanan secara berlapis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan saat presiden SBY mendatangi Kota Sukabumi.

Presiden datang ke Kota Sukabumi untuk meresmikan program ASKES. “Kami melihat tidak hanya personil tentara dan polisi tetapi ada kendaraan lapis baja disekitar lapangan,” kata warga Gunung Puyuh, Yanto kepada "PRLM" (A-162/A-107)***

Baca Juga

Pedagang Daging Sapi Masih Mogok Jualan

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Pemasok sapi H. Elan Suherlan mengatakan, dampak dari pengurangan kuota pengiriman sapi ke Tasikmalaya berimbas terhadap kenaikan daging sapi di pasaran. Kondisi ini bisa mengacaukan distribusi sapi dari pemasok Kabupaten Subang dan Malangbong Kabupaten Garut.

Kekeringan Dampak El Nino dan Kebiasaan Buruk Petani

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).-Kekeringan yang melanda areal pesawahan di Kabupaten Sumedang pada musim kemarau tahun ini, selain karena pengaruh El Nino (musim kering berkepanjangan), juga dampak kebiasaan buruk “dulik” (ngadu milik/ atau mengundi nasib).

Ditahan, Tersangka Penyimpangan Program Penanaman Pohon Mangvore

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Kejaksaan Negeri Subang menahan satu dari dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyimpangan pada program penanaman mangrov di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Subang. Selasa (4/8/2015) sekitar pukul 16.30 WIB.

Warga Terbelah Soal BIJB Kertajati, Empat Rumah Dirusak

JAWA BARAT

MAJALENGKA, (PRLM).- Empat rumah warga Blok Jumat, Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dirusak masa, Rabu (5/8/2015). Pelakunya diduga warga setempat yang tidak menyetujui pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).