Pengojek Temukan Bocah 12 Tahun yang Dijadikan PSK di Ujungberung

SOREANG, (PRLM).- Pencarian anak perempuan yang berusia 12 tahun dan diduga dijadikan PSK, kini telah diketemukan. Anak tersebut diketemukan oleh seorang pengojeg, di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, Rabu (16/10/2013). Lantas anak tersebut dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar Bandung untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu Kepolisian akan menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, untuk pemulihan kondisi korban.

"Polisi akan kerjasama dengan P2TP2A untuk pemulihan kondisi mental korban, yang mungkin terganggu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Martinus Sitompul, di Markas Kepolisian Resor Bandung, Jalan Bhayangkara No 1, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/2013).

Martinus mengatakan kasus menimpa anak di bawah umur tersebut menjadi perhatian dari pihak Polda Jabar. Saat ini perkaranya ditangani serius Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung.

"Penyidik juga meminta keterangan pria berinisal RF (26) yang diduga melakukan pelecehan dan asusila terhadap korban. Petugas masih menyelidiki dan mendalami kasus ini," kata Martinus.

Sebelumnya diberitakan SC(31), ibu tiga orang anak mengaku kehilangan anak sulungnya yang berusia 12 tahun. Anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas empat itu sudah satu bulan tidak kunjung pulang ke rumahnya di kawasan Margahayu, Kota Bandung.

Pada September lalu, dirinya menyebarkan selembaran di kawasan Cibiru, ada beberapa orang yaitu tukang ojeg, pedagang asongan dan warga sekitar yang pernah melihat anak sulungnya berinisial SM beberapa kali naik angkutan umum.

"Setelah beberapa kali ditunggu di daerah Cibiru nggak pernah keliatan lagi, tukang ojeg juga nggak pernah lihat. Dari situ kehilangan jejak lagi," kata SC saat ditemui, Rabu (16/10/2013).

Meski menemui jalan buntu, Suzan tidak patah arang, dia terus mencari jejak hingga akhirnya menemukan petunjuk nomer telepon. Pada awal Oktober melakukan beberapa kali kontak kepada dirinya dan setelah itu, komunikasi beberapa kali dilakukan olehnya termasuk dengan pesan singkat telepon.

Setelah itu kontak kembali hilang. Namun saat Senin (14/10/2013) lalu, ada orang yang memberi informasi bahwa anaknya berada di daerah Ujungberung dan tinggal bersama seorang pria dalam satu rumah beberapa minggu terakhir ini.

"Setelah saya ketemu sama orang yang ngasih informasi. Saya tahu rumah pria yang bawa anak saya. Di situ saya sama adik datengin rumahnya (RF) dan ketemu sama dianya (RF) tapi nggak ngaku," ucapnya. (A-113/A-211/A-88)***

Baca Juga

Akses Tunanetra Terhadap Alquran Braille Masih Perlu Ditingkatkan

NGAMPRAH, (PR).- Bekerja sama dengan Balai Penerbitan Braille Indonesia (BPBI) Abiyoso, Ummi Maktum Voice menyelenggarakan Alquran Braille Camp 2018 di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Lembang, Kabupaten Bandung B

Sempat Ditolak, Ustaz Felix Siauw Disambut Ribuan Orang

NGAMPRAH, (PR).- Sempat mendapatkan penolakan dari sejumlah ormas, penceramah kondang Ustaz Felix Siauw disambut antusiasme ribuan jemaah saat mengisi kajian Ramadan di Masjid Al Irsyad, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung

Dinsos Kota Bandung Tangani Sudarwati

BANDUNG, (PR).- Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung akan mengawal kebutuhan keluarga warga Antapani, Sudarwati (54), yang terkendala ekonomi dan kesehatan anak disabilitas.