Rehabilitasi Lahan Kritis Tepian Sungai

48 Kelompok Tani Mendapat Dana Kebun Bibit Rakyat

JAWA BARAT
PETANI tengah menyiram bibit pohon di Kebun Bibit Rakyat, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/10/2013). Tahun ini sebanyak 28 kelompok tani mendapat bantuan dana pengelolaan Kebun Bibit Rakyat.*
IRFAN SUBHAN/PRLM
PETANI tengah menyiram bibit pohon di Kebun Bibit Rakyat, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/10/2013). Tahun ini sebanyak 28 kelompok tani mendapat bantuan dana pengelolaan Kebun Bibit Rakyat.*

PALABUHANRATU, (PRLM).- Sebanyak 48 kelompok tani di Kabupaten Sukabumi mendapat bantuan kucuran dana untuk pengelolaan Kebun Bibit Rakyat (KBR). "Jumlah tersebut untuk tahun ini (2013), seusai dengan jumlah propoasal yang masuk," tutur Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan bidang Rehabilitasi Lahan dan Hutan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Kabupaten Sukabumi, Denden Junjungan, Kamis (17/10/2013).

Denden mengatakan, Kebun Bibit Rakyat ini merupakan program dari Kementerian Kehutanan yang nantinya disalurkan kepada kelompok-kelompok tani di seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia. KBR ini merupakan upaya rehabilitasi dalam menanggulangi lahan kritis dengan memberdayakan masyarakat di setiap daerah.

"Program KBR ini untuk menyediakan bibit tanaman kayu-kayuan atau tanaman serbaguna (MPTS) dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus mendukung pemulihan fungsi dan daya dukung hutan dan lahan," katanya.

Program Kebun Bibit Rakyat di Kabupaten Sukabumi sudah berjalan sejak tahun 2010, setiap kelompok tani diwajibkan memiliki 40.000 bibit pohon, hasil bibit itu untuk merehabilitasi lahan kritis khususnya di sepanjang daerah aliran sungai.

Denden mengatakan, KBR dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat, bibit hasil KBR digunakan untuk merehabilitasi hutan dan lahan kritis serta kegiatan penghijauan lingkungan.

"Program ini sebagai salah satu amanat Peraturan Menteri Kehutanan P.12/Menhut-II/2013 tentang pedoman penyelenggaraan KBR benih generatif jenis kayu-kayuan diutamakan berasal dari sumber benih bersertifikat,"ujarnya.

Denden menuturkan setiap kelompok tani menerima bantuan sebesar Rp. 50 juta untuk menyediakan benih, menanam, dan memelihara bibit sampai siap tanam. Namun, sebelum bantuan KBR bagi kelompok tani dikucurkan, proposal masuk di verifikasi oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) yang menjadi pintu terakhir untuk menilai kelayakan permohonan Kebun Bibit Rakyat. (A-193/A-88)***

Baca Juga

Tarif Angkot di Cirebon Kembali Naik

JAWA BARAT

CIREBON, (PRLM).- Kalangan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Cirebon kembali menaikan tarif angkot sebesar Rp 500 per penumpang menyusul kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sebesar Rp 7.400 per liter.

Berdalih Jasa Keamanan

Petani Keluhkan Aksi Premanisme

JAWA BARAT

KARAWANG, (PRLM).- Sejumlah petani di sejumlah sentra produksi padi di Kabupaten Karawang mengeluhkan aksi premanisme setiap musim panen tiba. Ketika petani memetik hasil, para preman kampung kerap memalak mereka dengan dalih jasa pengamanan padi dari pencurian.

Kejari Jemput Paksa Syekh As Panji Gumilang

JAWA BARAT

BANDUNG, (PRLM).- Syekh As Panji Gumilang, Pimpinan Ponpes Al Zaytun di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, dijemput paksa oleh Kejari Indramayu dan langsung dijebloskan ke LP Kelas II B, Indramayu, Selasa (31/3/2015).

Pembangunan Pelabuhan Diusulkan Satu Area Dengan Bandara

JAWA BARAT

KARAWANG, (PRLM).-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengusulkan membangun Pelabuhan Cilamaya dibangun satu area dengan pelabuhan udara (bandara). Artinya dua instfrastruktur bertarap internasional tersebut didirikan dalam satu hamparan, yakni di Karawang bagian utara.