Lomba Karya Tulis Wartawan, Sambut Hari Nusantara 2013

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Dalam rangka peringatan Hari Nusantara 2013 serta sebagai bentuk apresiasi bagin insan pers, Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memberikan Penghargaan untuk Wartawan Terbaik (PWT) tahun 2013. Penghargaan diberikan untuk karya tulis terbaik bertemakan “Inovasi Teknologi Kelautan dan Perikanan, Ujung Tombak Bagi Kemajuan Bangsa”.

"Penilaian akan dilakukan Dewan Juri profesional yaitu Dr. Ir. Achmad Purnomo (Pelaksana Tugas Kepala Balitbang KP), Dr. Ir. Ninok Leksono (Redaktur Senior Harian Kompas), Ir. Budiman, MSi (Pemimpin Redaksi Majalah Sains Indonesia)," kata Budiman, Pemred Majalah Sains Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Dijelaskan, karya tulis harus memenuhi persyaratan yaitu, harus dimuat di media cetak (nasional dan daerah) berbahasa Indonesia periode 1 Januari 2013 sampai 1 November 2013. Karya tulis mengusung topik inovasi teknologi di bidang kelautan dan perikanan yang meliputi energi terbarukan, bioteknologi, penginderaan jauh, lingkungan, rekayasa pantai, mitigasi bencana, pengembangan pulau-pulau kecil, atau pengolahan pascapanen.

"Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya tulis. Semakin banyak karya tulis yang dikirim akan mendapat nilai tambah dalam penilaian. Karya tulis harus diterima Panitia PWT Balitbang KP 2013 paling lambat 5 November 2013 dengan melampirkan foto copy identitas wartawan dan biodata singkat," kata Budiman.

Selanjutnya karya tulis akan diseleksi oleh Dewan Juri dan diumumkan pada Acara Penutupan Gelar Inovasi Litbang Kelautan dan Perikanan serta Launching Buku di Gedung Mina Bahari, Jakarta, 13 November 2013. Karya tulis meliputi: kedalaman laporan (indept reporting), ide yang ditulis bermanfaat bagi kemajuan bangsa, serta menggunakan bahasa ilmiah populer (EYD secara baik dan benar).

"Tiga karya tulis terbaik akan mendapatkan penghargaan baik plakat dan piagam dari Menteri Kelautan dan Perikanan serta Kepala Balitbang KP, hadiah uang berjumlah total puluhan juta rupiah, serta fasilitas (berupa akomodasi, transportasi, dan uang saku) dari Balitbang KP untuk meliput kegiatan ilmiah kelautan dan perikanan di salah satu negara ASEAN pada Desember 2013," tutur Budiman. (A-78/A-147)***

Baca Juga

Indonesia Lahir dari Suatu Revolusi

NASIONAL
DR. Daoed Joesoef tampil sebagai pembicara dalam diskusi panel serial yang berjudul  "Makna Nilai-Nilai Keindonesiaan bagi Pembangunan Negara Bangsa"  bersama  Pembina Yayasan Suluh Nuswantara Bakti Pontjo Sutowo yang digelar di Ballroom The Sultan Hotel

JAKARTA, (PRLM).- Para pemimpin politik yang pernah berkuasa selalu mengatakan pembangunan adalah untuk mengisi kemerdekaan. Ucapan ini misleading. Seolah-olah ada wadah yang cukup solid untuk menampung “isi”. Padahal kenyataannya tidak begitu. Pembangunan adalah untuk membuat wadah yang ideal.

Muktamar Ke-47 Muhammadiyah

Din Syamsuddin: Muhammadiyah tak Segan Kritik Pemerintah

NASIONAL

MAKASSAR, (PRLM).- Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan bahwa Muhammadiyah akan selalu mendukung program-program pemerintah yang pro rakyat. Akan tetapi, Muhammadiyah pun akan menentang kebijakan pemerintah yang menyimpang dari konstitusi.

Kejagung Sita Mobil Listrik

NASIONAL

YOGYAKARTA,(PRLM).- Kejaksaan Agung RI menyita sebuah mobil listrik PT Pertamina yang dihibahkan ke Universitas Gadjah Mada, Selasa (4/8/2015).

Bangkrut dan Dipenjarakan, Wajib Pajak Depresi

NASIONAL

PURWOKERTO, (PRLM).- Wajib pajak Dewi Wigati (30), warga Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang dijebloskan penjara oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Purwokerto dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) II Jawa Tengah mengalami depresi.