Revitalisasi Cikapundung Jadi Proyek Percontohan BBWS Citarum

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menjadikan revitalisasi Sungai Cikapundung sebagai proyek percontohan penangangan wilayah aliran Sungai Citarum. Ketika revitalisasi di Cikapundung rampung, BBWS akan melakukan hal serupa pada13 kabupaten dan kota yang teraliri Sungai Citarum.

"Dalam upaya revitalisasi Cikapundung, kami membagi dalam dua tahap," ucap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemberdayaan Masyarakat BBWS Citarum, Yayat Yuliana saat dijumpai di bantaran Sungai Cikapundung, bawah jembatan Jalan Siliwangi Bandung, Rabu (9/10/13).

Proyek Cikapundung tahap pertama, tutur Yayat, sudah mulai berlangsung. Pembuatan lintasan joging di bantaran Cikapundung mengawali rangkaian proses revitalisasi.

Dalam waktu dekat, BBWC Citarum bekerjasama dengan Pemkot Bandung segera mengeruk lumpur dan limbah domestik rumah tangga. Pengerjaan itu beriringan dengan penataan ruang interaksi publik di pinggiran dan bantaran Cikapundung, seperti gagasan dari Pemerintah Kota Bandung.

Alokasi anggaran untuk proyek tahap pertama, ternyata bukan Rp 2,5 miliar, melainkan Rp 3,5 miliar. Besaran anggaran tersebut berasal dari Kementrian Pekerjaan Umum.

"Tahap pertama akan rampung pada Januari 2014, lalu langsung berlanjut pada revitalisasi tahap dua," tutur Yayat.

Yayat menuturkan, kebutuhan anggaran revitalisasi tahap dua lebih besar dibandingkan tahap pertama. Supaya ajuan alokasi anggaran tahap dua tercapai, saat ini, pimpinan BBWS Citarum sedang berjuang pada rapat dengar pendapatan dengan komisi V DPR.

Pembangunan ruang interaksi publik sepanjang 100 meter pada tahap pertama, ditambah lagi 100 meter dari pengerjaan tahap dua. Selain itu, bendungan penjernih air dan bendungan pembangkit listrik berskala kecil pun masuk dalam perencanaan revitasilasi tahap dua.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi aparatur kewilayahan untuk pembabasan rumah warga di pinggiran Cikapundung. Kendati lahan tersebut milik pemkot, pihaknya tetap menyiapkan anggaran penggantian dengan besaran sesuai peraturan berlaku.

Supaya penataan optimal, Ridwan pun segera memidahkan tempat pembuangan sementara di pinggir Jalan Siliwangi. "Tidak jauh, masih di sekitar sini. Hal itu dilakukan, supaya keberadaan TPS tidak mengganggu ruang interaksi publik," ucapnya.

Ruang interaksi publik beroperasi selama 24 jam. Untuk petugas keamanan, pihaknya memberdayakan warga setempat.

"Di salah satu sisi pinggiran Cikapundung berdiri amphitheather. Pengunjung tempat makan yang berada di seberang sungai bisa bersantap sambil menikmati musik atau suguhan pentas lainnya," tutur Ridwan.

Sementara untuk persiapan pembangunan bendungan penjernih air dan bendungan pembangkit listrik, sedang dalam proses penyusunan detailed engeenering design. Pihaknya berharap seluruh tahap revitalisasi dan penataan Cikapundung rampung pada akhir 2014. (A-206/A-108)***

Baca Juga

Yuddy: Tak Ada Pemecatan Sejuta PNS

BANDUNG RAYA

BANDUNG,(PRLM).- Pemerintah tidak akan memecat sejuta Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan saat ini muncul pemberitaan yang meresahkan kalangan PNS.

Buruh CV Sungai Indah Audiensi ke DPRD Kab Bandung

BANDUNG RAYA
Buruh CV Sungai Indah Audiensi ke DPRD Kab Bandung

Jumlah Warga Miskin di Jawa Barat Meningkat

BANDUNG RAYA
SEORANG pria tua tertidur pulas di samping becak miliknya di Jln. Malabar, Kota Bandung, Selasa (12/1/2015). Dalam setahun terakhir jumlah warga miskin di Jawa Barat mengalami kenaikan sebesar 9,57% dari sebelumnya  4.435.699 orang kini menjadi 4.485.654

Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Siliwangi

BANDUNG RAYA
KESADARAN masyarakat membuang sampah masih rendah. Kondisi itu terlihat sepanjang pinggir  Jalan Siliwangi, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (13/1/2016), masih banyak tumpukan sampah berserakan.*