Berita Korupsi Ketua MK Indonesia Mendunia

LUAR NEGERI

NUSA DUA, (PRLM).- Berita penangkapan pejabat tinggi hukum Indonesia yang juga Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, langsung mendunia. Pasalnya, saat insiden itu terjadi, Kamis (3/10/2013), Indonesia sedang menyelenggarakan perhelatan internasional KTT APEC yang dihadiri lebih dari 1.500 wartawan.

Jumlah ini masih akan bertambah karena yang terdaftar, menurut Wakil Ketua panitia APEC, Chairul Tanjung, mencapai 3.200 jurnalis.

Kehadiran para wartawan asing inilah membuat berita penangkapan RI No.9 itu mengglobal. Setidaknya, penangkapan Akil dimuat di sejumlah laman media ternama dunia, seperti Straits Times (Singapura), Aljazeera (Qatar), Fox News (AS), dan ABC News (Australia).

Akibatnya, berita soal APEC 2013 pun terkalahkan oleh berita korupsi yang dilakukan mantan politisi Golkar itu. Kebetulan event APEC yang berlangsung saat ini lebih banyak melanjutkan isu pada APEC sebelumnya di Rusia. Tambahan pula, mayoritas peliput, khususnya wartawan asing menunggu liputan APEC pada KTT puncak, 7-8 Oktober yang akan dihadiri sejumlah pemimpin besar dunia seperti Rusia dan Cina. (A-133/A-88)***

Baca Juga

Jerman Protes Hukuman Mati untuk Anggota Ikhwanul Muslimin

LUAR NEGERI

BERLIN, (PRLM).- Pemimpin Jerman, Angela Merkel, mempertanyakan kebijakan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, yang menjatuhkan hukuman mati kepada para anggota gerakan Ikhwanul Muslimin. Pernyataan ini ia sampaikan saat menerima kunjungan Presiden Sisi di Jerman, hari Rabu (3/6/2015).

Pengadilan Banding Perintahkan Mubarak Kembali Disidangkan

LUAR NEGERI

KAIRO, (PRLM).- Sebuah pengadilan banding Mesir memerintahkan mantan Presiden Hosni Mubarak (87) untuk kembali diajukan ke pengadilan terkait pembunuhan pengunjuk rasa di tahun 2011.

11 Pendaki Terluka Kena Longsoran G Kinabalu

LUAR NEGERI

KOTA KINABALU, (PRLM).- Data AP yang dikutip Yahoo News menyebutkan 11 pendaki terluka. Tak ada korban jiwa.

Uskup Agung Minnesota Dituntut Kasus Pelecehan Seksual

LUAR NEGERI

MINNESOTA, (PRLM).- Beberapa tuntutan pidana telah diajukan terhadap Uskup Agung Katholik-Roma St. Paul dan Minneapolis di Minnesota karena gagal melindungi anak-anak dari pastur yang kejam.