Indonesia Ajukan Platform Pengurangan Kemiskinan Dimasukkan dalam APEC

LUAR NEGERI

NUSA DUA, (PRLM).-Pemerintah Indonesia mengajukan tiga platform baru dalam kerjasama ekonomi yang tergabung dalam Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Ketiga platform baru tersebut adalah rural development (pembangunan desa), povery alleviation (pengentasan kemiskinan), dan green growth (pertumbuhan berwawasan lingkungan). Sebagai negara pemegang inisiatif platform tersebut, Indonesia membutuhkan minimal dua negara pendukung platform agar dapat disetujui dalam forum KTT APEC.

Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi mengatakan itu dalam Business Luncheon yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) dan Masyarakat Kelapa Sawit Indonesia (MAKSI) dalam rangkaian penyelenggaraan KTT APEC di Nusa Dua, Jumat (4/10/2013).

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, strategi pertumbuhan ekonomi harus memasukkan platform pembangunan desa dan pengurangan kemiskinan. Ketiga platform tersebut pertama-tama akan menjadi bagian integral dalam industri kertas, pulp, dan kelapa sawit. Sebab, ketiga industri tersebut sangat terkait dengan keberlangsungan lingkungan. Selain itu, ketiga industri tersebut adalah penyumbang terbesar kedua setelah energi terhadap PDB Indonesia, yaitu mencapai 23 miliar dolar AS.

“Dan yang lebih penting, ketiga industri itu menciptakan lapangan kerja untuk 15 juta lapangan kerja baik secara langsung maupun tidak dan mayoritas di wilayah desa yang miskin,” ujarnya.

Bayu optimistis forum APEC akan dapat menyetujui penggunaan platform ini dalam kesepakatan ekonomi bidang pulp, kertas, dan kelapa sawit. Sebab, sudah ada empat negara yang setuju untuk menjadi co-sponsor (pendukung) proposal Indonesia dalam mengegolkan platform tersebut. Namun, Bayu masih enggan menyebutkan nama keempat negara tersebut demi menjaga etika diplomasi.(A-156/A-107)***

Baca Juga

Pastikan Puing Reunion Milik MH370, Australia Libatkan Malaysia dan Tiongkok

LUAR NEGERI

SYDNEY, (PRLM).- Badan Keselamatan Transportasi Udara Australia (ATSB) mengungkapkan, jika hasil penyelidikan terkait temuan di La Reunion sudah selesai, maka hasil penyelidikan akan segera diumumkan.

Polisi Jepang Tangkap Pemimpin Bitcoin Soal Raibnya Rp 5,3 T

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- Polisi Jepang telah menangkap Mark Karpeles, kepala MtGox Bitcoin, atas hilangnya mata uang virtual senilai 390 juta dolar AS atau Rp 5,3 triliun.

Dunia Berharap Misteri Hilangnya MH370 Segera Terjawab

LUAR NEGERI

KUALA LUMPUR, (PRLM).- ​Semua pihak, khusunya keluarga korban MH370 dan tim investigasi MH370 berharap penemuan dua benda di Pulau La Reunion, yang diduga milik Malaysia Airlines itu, akan mengakhiri misteri hilangnya MH370.

PBB Kutuk Pembunuhan Tentara Penjaga Perdamaian

LUAR NEGERI

NEW YORK, (PRLM).- Juru bicara PBB Hamadoun Toure mengatakan, seorang tentara penjaga perdamaian PBB tewas dan delapan lainnya cedera hari Minggu (2/8) di ibukota Republik Afrika Tengah (CAR) setelah diserang oleh kawanan bersenjata senapan mesin dan granat.