Bappeda Kuningan Buka Langkah untuk Mengungkap Misteri Situs Batu Naga

BATU menhir berukirkan gambar naga dan relief menyerupai para punakawan dunia pewayangan di Gunung Pojoktilu, sekitar Dusun Banjaran, Desa Jabranti, Kec.Karangkancana, Kab.Kuningan. Menhir tersebut, diperkirakan arkeolog dari kelompok masyarakat arkeologi
NURYAMAN/PRLM
BATU menhir berukirkan gambar naga dan relief menyerupai para punakawan dunia pewayangan di Gunung Pojoktilu, sekitar Dusun Banjaran, Desa Jabranti, Kec.Karangkancana, Kab.Kuningan. Menhir tersebut, diperkirakan arkeolog dari kelompok masyarakat arkeologi indonesia merupakan bangunan massa pra sejarah.*

KUNINGAN, (PRLM),-Rencana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kuningan untuk mengungkap misteri situs batu naga di puncak pegunungan Pojoktilu, sekitar Dusun Banjaran, Desa Jabranti, Kecamatan Karangkancana, dipastikan akan dimulai pertengahan Oktober ini.

Kepala Bappeda Kuningan Dian Rahmat Yuniar, menyebutkan, untuk itu pihaknya juga telah membentuk satu tim khusus untuk perjalanan ekspedisi ke lokasi situs tersebut.

Tim ekspedisi bentukkan Bappeda Kuningan itu, menurut Dian, beranggotakan antara tiga hingga lima orang. Anggotanya ada personil dari Bappeda, arkeolog, unsur masyarakat pemerhati budaya, dan unsur pers.

"Saya bersama beberapa staf teknis di Bappeda Kuningan juga akan turut bergabung dalam perjalanan ekspedisi itu," ujar Dian Rahmat Yuniar, kepada "PRLM", Jumat (4/10/2013), seraya menambahkan, untuk kegiatan itu pihaknya juga akan mengundang dan mengajak serta Ketua Masyarakat Arkeologi Indonesia Dr Ali Akbar.

Dian menyebutkan langkah penelitian itu, dilakukan Pemkab Kuningan melalui Bappeda untuk mengetahui nilai-nilai budaya dan sejarah masa lalu yang tergambarkan di area situs batu naga itu.

"Untuk itu, semua gambaran atau keterangan yang terhimpun tim ekspedisi situs batu naga, nantinya akan coba kami kaji melalui seminar," ujar Dian.(A-91/A-107)***

Baca Juga

WARGA mencoba mengakses layanan elektronik, seusai peluncuran Pelayanan Perizinan Terpadu Secara Elektronik, di Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung, Jln. Cianjur, Kota Bandung, Kamis (28/5/2015).

Permudah Izin, DPMPTSP Luncurkan Program "Si Teteh"

KARAWANG, (PR).- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, meluncurkan program "Si Teteh" (Sistem Informasi Tepat dalam pelaksanaan, Transparan dalam pelayanan, Efektif dalam proses, dan Handal dalam pengel

RS Intan Barokah Bantah Tahan Bayi karena Biaya Perawatan

KARAWANG, (PR).- Pihak Rumah Sakit Intan Barokah Karawang membantah keras menahan bayi karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya perawatan. Bayi tersebut belum diperbolehkan pulang karena masih dalam kondisi sakit.