PKPU Nomor 15 Tahun 2013 Kurang Efektif

POLITIK
SEJUMLAH atribut caleg masih banyak terpampang di pertigaan Desa Kebulen Kec. Jatibarang Kab. Indramayu.*
SURATNO/PRLM
SEJUMLAH atribut caleg masih banyak terpampang di pertigaan Desa Kebulen Kec. Jatibarang Kab. Indramayu.*

INDRAMAYU, (PRLM).- Meski batas waktu, Sabtu (28/9/2013) lalu, merupakan diberlakukannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.1 tahun 2013 tentang lokasi penempatan alat peraga kampanye per-desa/kelurahan satu alat peraga Caleg/Parpol, tetapi hingga Senin (30/9/2013), di sejumlah titik di Kab. Indramayu masih banyak terpampang gambar Caleg. Salah satu diantaranya, dipertigaan jalan Desa Kebulen Kec.Jatibarang maupun Jembatan Murah Nara Kec. Sindang Kab. Indramayu.

Menanggapai hal itu, Ketua Panwaslukab Indramayu, Syamsul Bachri Siregar mengatakan, hingga tanggal 27 September 2013 KPUD Indramayu belum menetapkan lokasi pemasangan alat peraga yang memuat lokasi dan penyediaan media pemasangannya, sebagaimana ketentuan pasa 17 ayat (1) hurup c dan d. Pihak KPU akan mengeluarkan surat pemberitahuan No.235/Seskab/IM.011.329110/IX/2013 yang belum dapat dijadikan dasar hukum operasionalnya. “Ketentuan PKPU No 15 tahun 2013 itu, terlebih isinya belum memuat lokasi sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.

Dikatakan Syamsul, menyangkut penertiban alat peraga kampanye, KPU Indramayu sesuai dengan kewenangannya harus memerintahkan peserta pemilu yang telah memasang alat peraga di tempat-tempat yang dilarang untuk mencabut atau memindahkannya, sebagaimana ketentuan pasal 17 ayat (3) PKPU No 15 tahun 2013.

Jika peserta pemilu tidak melaksanakan perintah KPU tersebut, maka Panwaslu akan merekomendasikan kepada pihak pemerintah daerah (pemda) dan aparat keamanan untuk mencabut atau memindahkan alat kampanye itu. “Hal itu, tertuang didalam pasal 17 ayat (4) PKPU tahun 2013,”ungkap Syamsul.

Ketua Panwaslucam Jatibarang, Kodrat Alam menambahkan, zonasi pemasangan alat peraga, baru ditetapkan oleh PPK. Dan,pihak panwaslucam Jatibarang bersama unsur muspika setempat akan mengawal ketentuan zonasi tersebut. “Zonasi itu, hendaknya dipatuhi oleh para Caleg dan pimpinan Parpol kecamatan,” imbaunya. (rat/A-147)***

Baca Juga

Tidak Bisa Wujudkan Nawacita, Pantas Direshuffle

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Jajaran kabinet yang tidak bsa mewujudkan nawacita, sudah pantas direshuffle. Ada dua pembantu Presiden Jokowi yang menjadi prioritas untuk diganti jika reshuffle atau rombak kabinet jadi dilakukan.

Ade Komarudin Dilantik Jadi Ketua DPR, Sempat Banjir Interupsi

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ade Komarudin (A-261) secara resmi dilantik menjadi Ketua DPR RI, menggantikan Ketua DPR RI sebelumnya, Setya Novanto (F-PG/A-300), yang mengundurkan diri saat hendak dibacakan vonis di sidang Mahkamah Kehormatan (MKD) bebrpa waktu lalu.

Rhoma Sebut Teror di Sarinah Rugikan Umat Islam

POLITIK
SEMARANG, (PRLM).- Raja Dangdut yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama, menyebut bahwa aksi terorisme di kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, 14 Januari 2016, merugikan umat Islam.
 

KPU Tetapkan Anna-Supendi Sebagai Bupati dan Wabup Indramayu Terpilih

POLITIK
KPU Tetapkan Anna-Supendi Sebagai Bupati dan Wabup Indramayu Terpilih

INDRAMAYU, (PRLM).-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Indramayu menetapkan Anna Sophanah-Supendi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih periode 2016-2020.