Headlines
ISG 2013 di Palembang

Perolehan Medali Indonesia Lambat

PALEMBANG, (PRLM).- Perolehan medali kontingen Indonesia pada pembukaan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Pelmbang, Sumatera Selatan melambat.

Hari Senin, tiga cabor yang menggelar pertandingan, yakni karate, bulutangkis, dan voli indoor. Dari ketiga cabang tersebut, baru karate yang melakukan perebutan medali, sedangkan bulutangkis dan voli indoor masih menjalani babak penyisihan.

Karena hanya karate yang memperebutkan medali, maka dari cabang ini Indonesia berharap bisa menambah perolehan medali. Jika hingga kemarin pagi Indonesia masih menempati posisi puncak klasemen sementara perolehan medali dengan perolehan satu emas dan satu perunggu hasil dari cabang bola basket. Namun hasil di karate kembali membuat persaingan merebutan medali memanas dan sayangnya, perolehan medali Indonesia kemudian melambat.

Target medali perak yang di patok dari cabang karate di nomor kata individu putri dari Yulianti Safrudin gagal dipersembahkan. Dia hanya menghasilkan perunggu. Kendati gagal, namun di tiga nomor lainnya, -55 kg, -61 kg, dan -50 kg putri, target yang dibebankan berbuah medali.

Sayangnya, tambahan empat perunggu tersebut tidak bisa mempertahankan posisi Indonesia di klasemen perolehan medali sementara. Kemarin, posisi Indonesia pun merosot ke rangking enam dengan hasil satu emas dan lima perunggu.

Pimpinan klasemen sementara perolehan medali diambil alih oleh Iran yang kemarin menggondol langsung tiga emas dan satu perak dari cabang karate.

Di belakang Iran, Turki masih bercokol di peringkat dua dengan dua emas, dua perak, dan empat perunggu. Begitu juga Mesir yang menguntit dibelakangnya dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. (A-161/A-26).***

×