Headlines

Persiapan Event Paralayang Sudah 75 Persen

SUMEDANG, (PRLM).- Pengurus Besar (PB) FASI (Federasi Aerosport Seluruh Indonesia) mengharapkan penyelenggaraan ajang Pra Kejuaran Dunia Paralayang di Batudua, Kec. Cisitu, Minggu (29/9/13) nanti, berlangsung tanpa terjadi kecelakaan atau zero accident.

“Pelaksanaan yang baik, apabila event ini zero accident. Oleh karena itu, berbagai persiapan baik pengelolaan acara maupun teknis pertandingan harus dipersiapkan matang. Beberapa yang mesti diperhatikan, terutama jaminan kesehatan dengan kesiapan tenaga dan sarana medis, penyelamatan dari tim SAR (Search and Rescue) serta keamanan dari kepolisian dibantu pihak lainnya,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB FASI dan PGPI (Pardirga Gantole Paralayang Indonesia), Dharmawan Sirin di sela persiapan “Pre World Cup Paragliding 2013” di lokasi terbang Paralayang Batudua, Kec. Cisitu, Minggu (22/9/13).

Menurut dia, kesiapan sarana kesehatan, keselamatan dan keamanan itu sangat penting, terlebih para atlet yang akan bertanding sebagian besar atlet dunia. Dari 80 pilot (atlet) yang akan bertanding, 50 di antaranya atlet asing dari 18 negara. Bahkan 20 orang di antaranya, atlet ranking dunia.

“Pengalaman dan biasanya, ketika atlet asing tiba di lokasi tidak melihat ambulan, mereka enggan terbang. Oleh karena itu, kami mohon tenaga medis berikut sarana kesehatannya harus standby termasuk tim SAR,” ujar Dharmawan.

Ketika ajang kejuaran dunia berlangsung tanpa ada kecelakaan yang berarti atau zero accident, kata dia, secara langsung akan meningkatkan kredibilitas lokasi pertandingan, nama daerah berikut para panitia penyelenggara lomba. “Dan secara otomatis, akan dilanjutkan dengan kejuaraan dunianya. Oleh karena itu, event Paralayang dunia dengan zero accident sangat penting,” tuturnya.

Ia menambahkan, lokasi terbang di Batudua, Kec. Cisitu dengan ketinggian sekitar 950 dpl (di atas permukaan laut) dinilai sangat potensial dan layak dipakai ajang kejuaraan dunia. Terlebih jika 3-4 tahun ke depan Waduk Jatigede sudah digenang berupa danau, akan menambah indah pemandangan dan tantangan olah raga Paralayang.

“Di tambah lagi, Sumedang punya sejumlah atlet potensial, salah satunya Aries Pribaya. Sebelumnya, Sumedang punya lokasi terbang Toga di Kec. Sumedang Selatan. Lokasi terbangnya salah satu yang terbaik di Indonesia. Karena sekarang ada perumahan, potensinya jadi hilang. Nah, mudah-mudahan Batudua bisa menggantikan Toga bahkan bisa lebih baik lagi. Saya berharap, mudah-mudahan pada event nanti berjalan sukses, aman dan lancar,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Panitia “Pra Kejuaraan Dunia Paralayang 2013, Batudua, Kec. Cisitu, Kab. Sumedang” yang juga Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kab. Sumedang , Drs. Herman Suryatman, M.Si., mengatakan kesiapan penyelenggaraan event tersebut secara umum sudah mencapai 75 persen. Kesiapan itu, dari sisi manajemen penyelenggaraan acara maupun teknis pertandingannya.

“Kesiapan infrastruktur jalan ke lokasi terbang sudah 50 persen dilakukan perbaikan. Sehari menjelang pelaksanaan, semuanya sudah 100 persen beres dan siap digunakan. Jalan utama yang dipakai yaitu melalui jalur Kasongambang-Linggajaya. Kita juga menyediakan jalan alternatif melalui Jalan Pasiringkig,” katanya.

Kesiapan lainnya, kata dia, semua puskesmas, rumah sakit, tenaga medis berikut mobil ambulan sudah disiapkan Dinas Kesehatan. Sejumlah anggota SAR pun akan standby di sejumlah lokasi. Selain itu, penyediaan mobil dan hotel untuk akomodasi para atlet sudah disiapkan. Sebanyak 350 personel kepolisian disiagakan untuk pengamanan jalur lalu lintas, lokasi terbang dan lokasi mendarat para pilot.

“Termasuk kita juga sudah menyiapkan sarana telekomunikasi. Mudah-mudahan penyelenggaraan event ini berlangsung sukses dengan perjuangan, pengorbanan serta dukungan dari semua pihak,” tutur Herman. (A-67/A-108)***