Awal Musim Hujan Umumnya Oktober dan November 2013

KEPALA BMKG Andi Eka Sakya (ketiga dari kiri) saat konferensi pers di Kantor Pusat BMKG, Kemayoran Jakarta, Selasa (17/9/2013) sore. BMKG memprakirakan, awal musim hujan 2013/2014 di 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia umumnya mulai Oktober dan November 201
AGUS IBNUDIN/PRLM
KEPALA BMKG Andi Eka Sakya (ketiga dari kiri) saat konferensi pers di Kantor Pusat BMKG, Kemayoran Jakarta, Selasa (17/9/2013) sore. BMKG memprakirakan, awal musim hujan 2013/2014 di 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia umumnya mulai Oktober dan November 2013.*

JAKARTA, (PRLM).- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, awal musim hujan 2013/2014 di 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia umumnya mulai Oktober dan November 2013. Pada Oktober diprakirakan sebanyak 120 ZOM (35,1 persen) dan pada November diprakirakan sebanyak 98 ZOM (28,7 persen).

Demikian terungkap dalam keterangan pers Kepala BMKG Andi Eka Sakya dan Deputi Bidang Klimatologi BMKG Widada Sulistya di Kantor Pusat BMKG, Kemayoran Jakarta, Selasa (17/9/2013) sore.

Sedangkan, beberapa daerah lainnya awal musim hujan terjadi pada Juli 2013 sebanyak 3 ZOM (0,9 persen), Agustus 2013 sebanyak 10 ZOM (2,9 persen), September 2013 sebanyak 71 ZOM (20,8 persen).

Kemudian, Desember 2013 sebanyak 28 ZOM (8,2 persen), Januari 2014 sebanyak 1 ZOM (0,3 persen), Februari 2014 sebanyak 1 ZOM (0,3 persen), Maret 2014 sebanyak 8 ZOM (2,3 persen), April 2014 sebanyak 1 ZOM (0,3 persen), dan Mei 2014 sebanyak 1 ZOM (0,3 persen).

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Widada Sulistya mengatakan, jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981-2010), awal musim hujan 2013/2014 sebagian besar daerah, yaitu 192 ZOM (56,1 persen) maju terhadap rata-ratanya dan sebanyak 107 ZOM (31,3 persen) sama terhadap rata-ratanya.

“Sedangkan, yang mundur terhadap rata-ratanya 43 ZOM (12,6 persen),” ujarnya.

Mengenai prakiraan sifat hujan, selama musim hujan 2013/2014 di sebagian besar daerah, yaitu 192 ZOM (56,1 persen) diprakirakan normal dan 128 ZOM (37,4 persen) diprakirakan atas normal. Sedangkan, bawah normal sebanyak 22 ZOM (6,4 persen).

Sementara itu, Kepala BMKG Andi Eka Sakya menuturkan pentingnya masyarakat waspada karena akan memasuki masa perubahan dari kemarau ke hujan. Ini biasanya akan ditandai dengan ketidakteraturan cuaca, seperti adanya angin kencang dan bahkan puting beliung. (A-94/A-88)***

Baca Juga

Gempa Tasikmalaya Pun Terasa Hingga Jawa Tengah

TASIKMALAYA, (PR).- Gempa bumi mengguncang beberapa kota dan kabupaten di Jawa Barat, Senin, 24 April 2017. Guncangan gempa rupanya sampai juga ke Jawa Tengah. Di antaranya, Banyumas, Banjarnegara, Purwokerto, dan Cilacap.

Ini Jadwal KA Tambahan Selama Libur Panjang

BANDUNG, (PR).- PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung kembali menjalankan KA tambahan Argo Parahyangan relasi Bandung-Jakarta (PP)   dan KA Ciremai tambahan relasi Bandung–Semarang Tawang (PP).

Begini Cara Jokowi Menyentil Kinerja Pemprov Jabar

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung naiknya tingkat pengangguran terbuka di Jawa Barat. Tidak hanya itu, dia juga menyinggung tentang kurangnya koordinasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

jokowi hari ini

245 Proyek yang Harus Dikebut Jokowi Sampai 2019

JAKARTA, (PR).- Ada 245 proyek dan 2 program yang dikebut Presiden Joko Widodo selama masa pemerintahannya sampai 2019. Jumlah 245 proyek itu merupakan jumlah terakhir setelah mengalami beberapa pengurangan dan penambahan.